Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek

Tag Archives: rumah nyaman

Dak Beton

Desawa ini tidak semua bangunan rumah tinggal menggunakan atap pelana atau perisai. Semakin menjadi tren untuk memiliki atap datar yang berupa dak beton. bagi yang rumahnya dilengkapi dengan roof top / roof deck, ruang dak beton tersebut dapat dimanfaatkan sebagai ruang beraktifitas, duduk-duduk santai , menyantap makanan, maupun olah raga. Roop top / roof deck disukai olah banyak orang  karena pada lantai tanpa atap tersebut tersedia ruang kosong yang luas untuk beraktivitas. Selain itu ruang yang terbuka ke atas ini memiliki view yang luas dengan udara segar. Berada di roop top / roof deck  memberikan suasana yang tenang dan kontemplatif. Jauh dari keramaian aktivitas di dalam rumah serta jauh dari jalan.

Tempat ini juga bisa dimanfaatkan untuk tempat berolah raga . Jenis olah ragapun beragam mulai dari skipping, senam, yoga, aerobic, bulu tangkis,sampai  tenis meja. Tetapi perlu diperhatikan bahwa pada olah raga yang menggunakan bola, terpaan angin yang cukup kencang dapat menjadi penghambat. Selain angin kencang panas matahari dan hujan juga mempengaruhi aktivitas dan timing berolah raga.

Penyimpanan alat-alat juga harus diperhatikan. Karena lokasi ruang olah raganya berada di luar, penyimpanan alat memerlukan penanganan khusus.  Misalnya dengan menyediakan lemari atau tempat penyimpanan di ruang dalam yang letaknya  dekat dengan akses ke dak.

Sebaiknya pastikan bahwa desain bangunan sudah memenuhi standar desain yang baik di mana keselamatan pengguna merupakan hal yang penting. Dinding pembatas di tepi dak  berupa dinding atau railing merupakan elemen yang wajib ada dengan ketinggian minimal 1 meter.

Proporsi Visual Fasade

Setiap bangunan mempunyai elemen-elemen fasade yang akan menciptakan kesan tertentu dan sifatnya pengarahan. Contohnya jika anda melihat bangunan yang megah dan elegan maka sebetulnya anda melihat konfigurasi elemen fasade tersebut didominasi oleh elemen-elemen yang penataannya memanjang vertikal. Dengan demikian akan menghasilkan kesan bangunan yang tinggi, megah, dan elegan.

Kesan bangunan yang tinggi bisa diciptakan dengan beragam cara antara lain dengan menbuat jendela-jendela vertikal, kolom-kolom vertikal, bukaan ruang yang menjulang vertikal, bidang masif atau transparan yang disusun vertika maupun elemen-elemen estetika horisontal berupa list profil (moulding) atau elemen estetika vertikal lainnya.

Proporsi visual fasade yang dominan vertikal atau terlihat tinggi akan menciptakan kesan visual yang lega serta lapang baik bagi pengamat maupun penghuni yang tinggal di dalamnya. Untuk memberi kesan tinggi dan elegan pada bangunan juga dapat digunakan elemen fasade tambahan  yaitu berupa sun shading atau kulit kedua bangunan, sehingga bangunan tersebut mempunyai double fasade. Upaya ini bermanfaat untuk mencegah sinar matahari masuk secara langsung, mereduksi panas sekaligus akan menambah nilai estetika fasade.

Tips Dapur

Pada prinsipnya dapur merupakan ruang kerja , tempat membuat makanan untuk keluarga, mulai dari persiapan memasak, sampai menyajikan. Aktifitas utama tersebut sebagai segitiga kerja yang akan mempengaruhi desain penempatan furnitur.

Anda bisa melengkapi dapur anda dengan meja bar mini yang fungsinya untuk menyiapkan bahan baku masakan sekaligus menyantap makanan dapat berlangsung bersamaan. Untuk kitchen set bisa anda lengkapi dengan lemari, laci, dan rak. Jika anda keluarga kecil ada baiknya pula dibuat meja makan mungil yang menyatu dengan kitchen set.

Untuk mengisi dapur ada beberapa tips :

* Manfaatkan dapur seefisien mungkin

* Gunakan furnitur multiguna berupa lemari yang memiliki banyak rak, laci, gantungan, dan meja kerja untuk memotong makanan atau meracik bumbu.

* Rancanglah meja yang memiliki ruang untuk bak cuci, kompor, lemari es, oven, dan hobs supaya perkakas dapur tertata rapi.

Kolam

Sudah terbukti bahwa unsur air mendatangkan efek psikologis yang menyejukkan terutama untuk mata. Kehadiran air yang bersifat cair juga mampu melunakkan suasana kaku akibat bentukan elemen-elemen bangunan seperti lantai, dinding, dan langit-langit yang terbuat dari material padat. Oleh karena itu kolam menjadi pilihan yang disukai banyak orang untuk melengkapi penampilan hunian mereka.

* Reflecting pool : jenis kolam yang satu ini mempunyai fungsi spiritual yaitu bisa menjadikan rumah sebagai tempat merenung, bermeditasi atau merefleksikan jiwa sehingga dapat melihat  cerminan diri. Sesuai konsep Zen, reflecting pool sellau tampil dalam desain simpel dan sangat sesuai untuk jenis rumah yang bergaya minimalis yang tidak terlalu banyak menghadirkan ornamen.

* Kolam ikan : Selain membuat rumah tampak asri kolam ikan merupakan media penyaluran hobi  bagi orang-orang yang senang memelihara binatang. Kolam ikan bisa diletakkan di mana saja di dalam maupun di luar rumah. Biasanya kolam merupakan bagian dari taman yang menghiasi pekarangan dalam hunian. Desain kolam ikanpun saat ini sangat beragam dari gaya bali, klasik, minimalis, dan lain-lain. Efek air bergerak dan suara yang ditimbulkan tidak hanya menciptakan suasana yang lebih dinamis namun juga mampu memberikan kesegaran.

 

Plafon dari Bambu dan Rotan

Wacana ecogreen dan sustainable construction yang berembus kencang kian menyebabkan pamor bahan-bahan yang berasal dari alam kian popular. Bambu dan rotan misalnya menjadi contoh dua bahan alami yang kini semakin digemari berbagai kalangan. Sekarang pengetahuan tentang pengolahan dua bahan tersebut berkembang dengan pesat, menjangkau hal-hal yang tidak terpikirkan sebelumnya. Kini penggunaanya tidak hanya sebatas untuk dinding saja tetapi sudah dimanfaatkan sebagai bahan plafon. Pemakaian kedua bahan tersebut  kerap diasosiasikan dengan konsep bangunan secara keseluruhan, biasanya bangunan yang mengusung konsep natural dan ingin menampilkan kesan alami.

Bambu dan rotan yang akan dipakai bahan plafon biasanya harus dianyam terlebih dahulu . Selain teknik anyam dua bahan tersebut dapat dibentuk menjadi lembaran dengan cara dipotong kecil-kecil hingga berbentuk bilah-bilah batang tipis. Setelah itu batang disatukan dengan cara diikat dengan benang. Karena dua material tersebut cenderung mudah renggangsebaiknya jangan menghitung ukuran plafon dari rotan dan bambu berdasarkan hitungan plafon dari gypsun dan multipleks. Dengan kata lain ukuran plafon tidak bisa dibuat ke dalam bentuk modul ukuran tertentu.

Plafon bambu dan rotan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihannya citra kedua bahan tersebut unik, tradisional, mempunyai nilai tersendiri, memungkinkan udara keluar masuk dengan leluasa sehingga menghasilkan suhu ruang yang sejuk. Kekurangannya bahan tersebut mudah renggang dan daya tahan terhadap cuaca rendah. Oleh karena itu sebaiknya anda membuat rangka atau penyangga yang lebih kokoh di atas plafon ini. Selain mudah renggang, dua bahan tersebut membutuhkan proteksi ekstra agar tidak mudah berjamur atau dimakan rayap.

Balkon dan Railing

Balkon merupakan suatu bentuk konstruksi yang terletak menempel di bagian luar dinding lantai dua. Balkon mempunyai fungsi seperti teras yaitu dapat digunakan untuk tempat istirahat serta penunjang estetika bahkan artikulasi fasade bangunan. Untuk tujuan keamanan dan melengkapi kesempurnaan  tampilan balkon maupun fasade bangunan , biasanya pada balkon dilengkapi dengan railing.

Railing yaitu pagar pembatas yang digunakan untuk pengaman pada balkon. Karena keberadaan railing juga sangat menunjang kesempurnaan desain fasade, maka desain railing juga harus disesuaikan dengan karakter desain fasadenya. Penggunaan balkon dan railing bisa menciptakan sebuah warna serta bentuk ekspresi fasade yang mempunyai citra khas, karena itu kita bisa menciptakan gaya arsitektur tertentu menggunakan kreasi balkon dan railing.

Teras, balkon, dan railing merupakan elemen fasade yang sering digunakan sebagai media pembentuk artikulasi fasade (point of interest), karena teras , balkon dan railing dapat diekspos dan ditonjolkan dari segi bentuk, warna, tekstur maupun ukuran. Contoh bentuk dan desain balkon maupun railing yang diekspos bisa menggunakan stainless dan kaca atau besi besi holo yang dicat sebagai artikulasi fasade, dapat mengoptimalkan fungsi ruang  dan menunjang ekspresi visual bangunan.

 

 

Elemen Pendukung Powder Room

Mengolah powder room menjadi sudut  memajang artwork koleksi pribadi merupakan hal yang dapat membuat unik dan personal. Anda bisa menata powder room sedemikian rupa sehingga dilengkapi sudut rias dan bersih-bersih  yang ada di sampin area wastafel. Elemen lain yang wajib ada di area powder room  selain perangkat saniter  adalah cermin.

Saat ini cermin digunakan sebagai elemen estetika  yang cukup penting untuk membentuk interior powder room kian menarik. Pilihan cermin bisa beragam  tergantung selera serta kesan yang ingin ditonjolkan . Jika mengusung tema keselarasan, sebaiknya disesuaikan pilihan bentuk, ukuran,  dan gaya cermin dengan perangkat saniter yang ada.

Ingat semakin besar ukuran cermin, kesan yang timbul adalah semakin lapang . Tak perlu berlebihan menggunakan cermin sebesar mungkin demi mengejar kesan ruang yang kian lapang.  tetap sesuaikan dengan keseluruhan elemen dalam powder room.

Untuk saniter yang ada di powder room yang mungil  bisa dipilih bak wastafel yang freestanding berbentuk tabung sementara urinoirnya berbentuk segitiga yang menempel di dinding dalam ukuran kompak. pertimbangan utama memilih saniter  untuk powder room adalah kesesuaian dengan ukuran luas powder room. Beberapa produk saniter sudah memiliki saniter  berukuran kompak untuk mengakomodasi kebutuhan ini.

Menyeimbangkan Langit-Langit Ruang yang Terlalu Tinggi

Ada kalanya kita menemukan ruang yang terasa terlalu tinggi sehingga ruang itu terlihat kosong dan dingin. Ada beberapa trik agar langit-langit tidak terasa jauh :

* Catlah plafon dengan warna gelap sementara bagian dindingnya warna terang

* Berilah batasan atas dan bawah pada permukaan dinding. cat bagian batas atas dan permukaan plafon dengan cat berwarna gelap sementara batas bawah dengan warna terang. Ini untuk menimbulkan kesan seolah-olah  plafon sudah dimulai dari batas atas permukaan dinding yang berwarna gelap.

* Menerapkan teknik plafon yang diturunkan (down ceilling).

* Menerapkan kombinasi teknik plafon down ceilling dengan bantuan cat. Modifikasi down ceillling dengan cara membuat trap pada bidang vertikal plafon yang diturunkan. Trap ini akan menciptakan celah. Teknik ini akan menimbulkan kesan seolah-olah plafon dekat dengan kepala kita.

* Manfaatkan teknik down ceilling yang dimodifikasi dengan tambahan pengaturan tata cahaya. Arahkan sinarnya ke dinding.

* Letakkan dua lampu dinding dengan teknik pencahayaan direct lighting beberapa centimeter di bawah plafon. Cat plafon dengan warna gelap. cahaya lampu yang berasal dari dinding bisa menciptakn kesan seolah-olah berasal dari plafon.

* Selain lampu hologen yang ditanam, pencahayaan pada plafon yang dinaikkan juga bisa disembunyikan , lampu dipasang pada bagian yang lebih rendah sehingga cahaya yang memantul pada up ceilling terlihat lebih lembut.

Pentingnya Menata Foyer, Powder Room, dan Koridor

Foyer dan powder room meskipun bukan ruang utama dalam hunian namun merupakan ruang yang berhubungan erat dengan tamu. Sebagai ruang penerima sudah selayaknya foyer ditata sedemikian rupa agar terlihat “welcoming”. hal ini penting agar tamu yang datang merasa  disambut baik. Posisi foyer di area paling depan rumah otomatis juga menjadi etalase yang mencerminkan keseluruhan isi ruamh anda. Jika foyer anda tertata apik orang yang melihatnya akan mendapatkan inspirasi yang positif.

Tidak berbeda dengan foyer, toilet untuk tamu juga wajib diperhatikan penataannya. Hindari pembuatan dan penataan yang asal-asalan apalagi sampai melupakan unsur kebersihan. Memberikan kenyamanan pada tamu yang datang tentu tidak cuma menyennagkan tamu tapi juga anda sebagai tuan rumah.

Sementara itu meskipun berfungsi utama sebagai ruang sirkulasi, tak ada salahnya anda memberikan sentuhan tersendiri pada koridor agar tampak lebih istimewa. Tentu menyenangkan mendapati ruang yang kerap anda lalui ini didesain menarik dibandingkan melihatnya tanpa tatanan sama sekali. Idealnya dimensi koridor dalam hunian disesuaikan dengan luas hunian itu sendiri .

Agar fasade Tampil Menarik dan Estetis

Wajah sebuah bangunan (hunian) dapat dikenali dari bagian depannya (tampak depan). Bagian depan /tampak sering dikenal dengan istilah fasade. Karena fasade merupakan cermin karakter  dari ruang dalam bangunan, maka perencanaan fasade sebaiknya juga harus disesuaikan dengan lay out dan bentuk ruang yang berada di dalamnya.

Karena tampilan fasade bangunan dapat mencerminkan tata ruang dalam sekaligus karakter dari bangunan tersebut , maka hanya dengan melihat wajah / fasade bisa didapatkan gambaran karakter bangunan secara keseluruhan. Citra sebuah bangunan arsitektural sangat ditentukan oleh hasil rancangan fasade yang baik dan benar, karena itu desain fasade biasanya lebih difokuskan dalam proses perencanaan di samping program ruangnya. Hal itu dilakukan agar fasade terlihat menarik dan estetis.

Agar diperoleh desain fasade yang menarik dan estetis sesuiakan tuntutan pemenuhan fungsi, penerjemahan konsep, maupun keselarasan antara desain dengan kondisi dan keadaan lingkungan sekitar di mana bangunan tersebut berada. Upaya lain yang bisa dilakukan untuk membuat fasade menarik adalahj padu padan material fasade, permainan bidang pada fasade, permainan warna dan tekstur maupun permainan garis pada bidang fasade.

 

Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek