Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek

Tag Archives: kontraktor rumah

Mengatur Pencahayaan Di Rumah

Menciptakan suasana sangat perlu dilakukan untuk membuat ruang nyaman digunakan.

Salah satu caranya adalah dengan menggunakan teknik pencahayaan. Merencanakan pencahayaan di rumah ternyata susah-susah gampang.

Mudah jika kamu mengikuti semboyan “asal terang”, tak peduli sudah memadai atau belum cahaya itu untuk menerangi kegiatan.

Susah, karena ternyata kegiatan yang ada di rumah sangat beragam, dan masing-masingnya memerlukan jenis cahaya yang berbeda.

Jika perencanaan tepat, cahaya yang keluar akan optimal, dan ujung-ujungnya bisa membuat kamu menjadi nyaman.

Tapi sebaliknya, cahaya yang tidak tepat bisa membuat mata kita cepat lelah.

Nah, agar cahaya di rumah menjadi optimal dan sesuai dengan kebutuhan, inilah tipsnya.

1. Ruang Makan

- Berikan pencahayaan setempat (task lighting) pada meja utama tempat menyantap makanan.

- Tentukan sinarnya agar tidak terlalu terang.

- Aplikasikan lampu gantung sebagai pemersatu orang-orang di meja makan.

- Atur tinggi–rendahnya lampu agar tidak menghalangi pandangan ke salah satu objek.

2. Posisi Lampu di Kamar Tidur

- Agar istirahat Anda sempurna, hindari pencahayaan yang terlalu terang dan membuat mata sakit.

- Posisi lampu tidak boleh terlalu dekat dengan area tidur.

- Untuk aksen, aplikasikan lampu dekoratif berupa lampu dinding atau lampu meja di samping tempat tidur.

3. Ruang Keluarga agar terasa luas

Untuk kesan intim, gunakan lampu meja atau lampu berdiri yang punya kesan hangat.

Untuk ruang keluarga yang kecil, pantulkan cahaya ke atas (plafon) atau dinding agar ruang terkesan lebih luas, dengan menggunakan uplight.

Sebaliknya jika ruang berukuran besar, maka gunakan task lighting, agar terlihat lebih privat dan terpisah-pisah.

4. Manfaatkan dimmer

Dengan dimmer, kita bisa mengatur keredupan lampu sesuai dengan keinginan kita.

Di ruang tidur misalnya, saat kita masih terjaga yang kita butuhkan adalah lampu yang terang.

Sedangkan saat kita ingin tidur, yang kita butuhkan adalah lampu yang cahayanya redup.

Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan dimmer pada lampu downlight atau pada lampu meja yang diletakkan di atas nakas.

Beberapa desainer bahkan memanfaatkan dimmer untuk mengatur komposisi lampu sehingga tercipta efek yang diinginkan.

5. Sediakan lampu malam

Di setiap area yang mungkin kita lewati pada jam-jam tidur sebaiknya disediakan lampu malam yang redup, yang fungsinya sekadar menghindari ruang-ruang tersebut menjadi gelap gulita sehingga sedikit sulit atau bahkan berbahaya dilalui.

Area yang memerlukan lampu ini antara lain tangga dan lorong menuju toilet.

6. Sebar titik lampu

Sinar yang bersumber hanya dari satu titik akan menyebar ke segala arah. Akibatnya, akan muncul juga bayangan di segala arah. Ruang yang demikian tentunya tidak begitu nyaman. Sebaiknya dalam satu ruang yang cukup luas (lebih besar dari 6 m x 6 m) terdapat lebih dari satu sumber sinar.

Kalaupun agak sulit mengadakan lebih dari satu sumber sinar, kita bisa membuat satu titik lampu tersebut bercabang menjadi beberapa titik sinar. (*)

 

Tips Penyimpanan Barang Untuk Rumah Berukuran Kecil

Tempat penyimpanan merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan di dalam rumah. Berbagai macam perlengkapan baik di dapur, ruang keluarga, ataupun ruang lain dalam rumah memerlukan rak penyimpanan. Hal tersebutlah terkadang yang akan menyita banyak ruang di dalam rumah. Belum lagi jika perlengkapannya cukup banyak. Berikut beberapa tips pintar untuk penyimpanan barang dan penghematan ruang untuk rumah kecil.

1. Penyimpanan Barang Secara Vertikal 

Untuk rumah yang terbilang tidak cukup besar, salah satu cara mengakalinya selain dalam penggunaan furniture adalah tempat penyimpanan secara vertikal. Ruang secara vertikal memang lebih banyak terbuang karena adanya ketinggian antara lantai dan langit-langit yang tidak dimanfaatkan. Maka dari itu memasang rak vertikal pada dinding merupakan salah satu cara memanfaatkan ruang dalam rumah. Akan tetapi jangan sekedar rak, berikan sentuhan yang menarik agar rak tersebut terlihat menarik dan juga nyaman dipandang.

2. Penyimpanan pada Lantai

Untuk rumah milik sendiri, penyimpanan yang satu ini bisa menjadi ide tersendiri. Pada lantai di rumah bisa didesain dengan area tersembunyi yang terkamuflase. Selain mudah disimpan dan diambil, tempat penyimpanan di lantai juga tidak membuat anda khawatir jika barang terjatuh seperti ketika meletakkan barang di rak vertikal.

3. Menggunakan Furniture Multi-fungsi 

Desainlah furniture yang dapat digunakan tidak hanya sebagai meja atau kursi saja namun juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan. Seperti halnya kursi makan yang dibawahnya terdapat ruang kosong untuk menyimpan barang. Ataupun meja makan dengan laci untuk menyimpan peralatan makan sehingga lebih mudah dijangkau dan juga tidak berserakan di dapur.

4. Membuat Rak Portable dengan Papan Kayu

Salah satu tempat penyimpanan yang bisa juga digunakan untuk memajang koleksi adalah rak dari papan kayu satu ini. Bukan sekedar rak biasa, rak ini didesain secara portable sehingga setiap papan yang diselipkan pada kayunya dapat dilepas dan dipasang sesuai keinginan dan juga kebutuhan. Selain itu jarak antar papan kayu untuk meletakkan barang dapat disesuaikan dengan ketinggian barang. Dengan memasang papan kayu berjajar pada dinding, berbagai macam barang dapat digantungkan. Unik dan juga mempercantik ruangan.

5. Merancang Built-in Furniture

Tempat penyimpanan untuk menghemat ruang di dalam rumah tidak harus selalu tentang barang koleksian. Kebutuhan ruang yang cukup banyak tentunya mengharuskan untuk menghemat ruang dengan berbagai cara. Salah satunya adalah menyembunyikan ruang yang tidak difungsikan dalam waktu tertentu. Seperti pada gambar, tangga menuju ruang tidurnya dapat disembunyikan ke dalam rak dan memberikan ruang lebih di dalam kamarnya.

6. Penataan Sesuai dengan Barang dan Kegunaan

Menyimpan barang jangan sampai berserakan dan asal-asalan. Aturlah barang-barangmu sesuai dengan fungsi dan bentuknya. Simpan dalam satu tempat dan berikan tanda pengenal sehingga tidak salah mengambil barang ketika sewaktu-waktu dibutuhkan. Hal ini juga akan menghemat waktu ketika mencari barang karena sudah di tempatkan pada kategorinya masing-masing di dalam ruangan.

Menata Teras Minimalis yang Cantik dan Sederhana

Berikut inspirasi teras minimalis yang bisa untuk memperkaya kreatifitas anda dalam menciptakan teras yang nyaman dan cantik:

1. Teras cantik sederhana, dengan dua kursi minimalis untuk bersantai maupun untuk tamu menunggu. Adanya kolam, berisi bunga teratai hidup, membuat teras Anda tampak manis dan berbeda.

2. Sofa empuk dan dekorasi lampu, memberikan kenyamanan bagi setiap teras yang memilikinya. Dekorasi lampu yang ditempatkan di meja dan lantai teras tentu akan memberikan keromantisan tersendiri ketika dinyalakan di malam hari.

3. Kursi gantung rotan pasti membuat teras Anda unik dan berbeda dari teras lainnya. Penambahan bantal dekoratif dapat dilakukan untuk kenyamanan ekstra. Meja kecil di teras pun makin cantik dengan terletaknya tanaman kaktus hijau.

4. Taman vertikal di teras adalah jawaban yang tepat bila Anda hanya memiliki ruang sempit untuk teras bertaman di rumah. Penggunaan set furnitur tembus pandang seperti ini juga akan membuat teras terlihat lebih luas dan minimalis.

5. Green and homey, sofa kecil berwarna hijau lime berhasil mencerahkan teras rumah ini. Tentu saja warna sofa tersebut berkolaborasi cantik dengan pot tanaman hijau di teras rumah. Penempatan karpet berwarna bumi juga terlihat harmonis dengan desain teras secara keseluruhan.

6. Teras dengan kolam ikan, pilihan yang tepat bila Anda sering bersantai di teras, entah meminum teh atau membaca buku. Suara aliran dan gemercik air dari kolam akan menenangkan hati dan pikiran Anda dan keluarga.

 

7. Set meja dan kursi teras minimalis modern, dengan gaya yang menerawang, paling pas untuk dijadikan pilihan saat memilih perabot untuk teras minimalis. Warna perabot yang netral juga harmonis dengan palet warna eksterior rumah. Lantai kayu gelap pun memberikan kesan mewah dan hangat bagi teras.

8. Teras minimalis serba kayu, mulai dari partisi hingga perabot, menjadikan rumah tampak semakin cantik natural. Bantal monokrom untuk tempat duduk di teras nampak duduk cantik mempermanis teras. Jangan lupakan keindahan taman vertikal di dinding teras!

9. Gambar teras rumah klasik dengan kursi goyang tentu pernah Anda impikan sebelumnya. Menikmati hari yang tersisa merebahkan tubuh di kursi panjang atau duduk di kursi goyang, sambil menikmati keasrian lingkungan, siapa yang tidak mau?

10. Teras mungil minimalis cantik untuk Anda yang senang menghabiskan waktu sendiri. Kurrsi berdesain modern dan stylish siap menemani Anda membaca buku sambil menikmati nikmatnya kopi kesukaan. Sebagai tambahan, pot tanaman juga merupakan dekorasi esensial untuk teras yang lebih hidup dan asri.

11. Teras rumah cantik nan apik, berkat ventilasi dinding yang cerdas serta penempatan tanaman yang manis. Dua kursi rotan yang ditempatkan menyerong berhadapan dengan jarak yang pas, memungkinkan Anda melakukan pembicaraan yang menyenangkan dengan anggota keluarga, maupun tamu.

12. Teras minimalis dengan sentuhan musim panas berhasil diaplikasikan dengan sentuhan warna-warna summer seperti oranye dan biru. Kesegaran kombinasi warna memberikan nilai estetika tersendiri bagi teras ini. Alhasil, teras rumah menjadi tempat favorit Anda dan keluarga!

13. Model teras masa kini, menunjukkan kehangatan rumah dari luar dengan palet warna bumi atau earth tone. Pemilihan lampu klasik dengan sinar kuning akan memperkuat kehangatan dari keseluruhan desain teras. Pastikan tiang rumah minimalis Anda memiliki desain yang sederhana agar teras Anda yang menjadi pusat perhatian.

14. Model teras rumah mewah, untuk Anda yang ingin menyambut tamu dengan istimewa. Dekorasi bantal dan tempat duduk yang terkesan homey, serta meja yang terbuat dari batang kayu, membuat teras rumah ini memberi kesan hangat dan cantik natural, persis seperti model teras masa kini yang diinginkan banyak orang.

 

15. Meja dan kursi lipat dengan desain sederhana, sangat cocok ditempatkan pada teras kecil di rumah Anda. Tanaman gantung tidak pernah ketinggalan jaman! Gunakan pot berwarna hitam atau putih untuk tanaman gantung Anda untuk tampilan minimalis. Lampu tempel berdesain simpel juga dapat mempermanis teras Anda,

 16. Teras minimalis monokrom. Penggunaan warna monokrom hitam dan putih memberikan gaya minimalis yang kuat pada teras. Dot decoration pada dinding pun membuat teras ini semakin artistik dan berbeda.

 

Menata Taman Belakang Rumah

Bahan lahan di belakang rumah kadang tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya. Tak jarang, bagian belakang identik dengan gudang yang menyimpan barang-barang yang tak lagi terpakai.

Padahal, adanya lahan di belakang rumah dapat dimanfaatkan sebagai taman belakang yang bermanfaat sebagai tempat bersantai. Tak perlu berkecil hati jika lahan yang tersedia terbatas alias sempit. Dengan sedikit kreativitas, lahan sempit di belakang rumah pun bisa disulap menjadi taman yang asri dan tentunya cozy.

Di taman belakang, kamu bisa menenangkan diri setelah melakukan kesibukan pekerjaan yang membuat pikiran penat tanpa harus keluar rumah. Selain itu, taman belakang rumah bisa digunakan sebagai tempat untuk sekadar bersenda gurau bersama keluarga maupun kerabat di waktu senggang.

Ada beberapa tips menata taman belakang rumah :

1. Sebuah taman kecil dengan meja dan beberapa kursi melingkar bisa jadi pilihan terbaik.

 2. Tak hanya meja dan kursi, kamu bisa menaruh hammock di taman belakang rumah untuk bersantai.

3. Sebuah kolam renang juga bisa jadi pilihan untuk sekadar bermain air menghilangkan penat. Kolamnya pun tak perlu luas.

4.Tak harus selalu menggunakan paving block, kamu bisa menggunakan batu-batuan putih.

5. Selain itu, alas berupa kayu juga tak salah untuk dicoba.

6. Suasana asri akan terasa dengan banyaknya tanaman hijau yang kamu taruh di taman belakang.

7. Kursi panjang memutar cocok digunakan untuk ngobrol santai bersama kerabat dan keluarga.

 

 

Merancang Kamar Anak

Merancang kamar tidur anak itu tidak bisa asal. Banyak unsur-unsur yang perlu diperhatikan. Simak tips penting agar anak merasa senang dengan kamar tidurnya sendiri

1. Warna Cat Dinding yang Lembut 

Banyak yang mengira semua kamar untuk anak, seperti kamar tidur, kamar bermain, dan ruang belajar harus menggunakan warna cerah.

Memang betul, di bawah alam sadarnya, anak-anak-akan lebih tertarik dengan warna-warna yang cerah dan kontras, seperti biru, merah, dan kuning. Namun warna cerah yang mampu menstimulasi rasa aktif ini lebih cocok digunakan di kamar bermain.

2. Tentukan Furnitur Berjangka Panjang yang Tepat

Anak akan tumbuh dan bertambah tinggi, sebaiknya pilih tempat tidur dan matras berukuran single yang standar (100 x 200 cm

3. Dinding Tumbuh

Dinding tumbuh maksudnya adalah sediakan satu dinding kosong yang dijadikan wall of fame si kecil, misalnya untuk menaruh gambar-gambar, poster superhero kesayangannya, atau pun foto bersama teman-teman sekolahnya.

4. Bentuk furnitur dan Keamanannya

Bentuk dari furnitur anak bisa bermacam-macam, mulai dari karakter animasi hingga hal-hal sederhana yang terlihat dalam keseharian, seperti awan, binatang, dan berbagai kendaraan.

 

Tips Mendesain Ruang Tidur Utama Ukuran Kecil

Berikut ini adalah tips-tips untuk mendesain kamar tidur utama ukuran kecil dengan konsep minimalis:

  • Letakanlah barang-barang yang bisa/layak ditempatkan di kolong tempat tidur dan buatlah tepat tidur menjadi lebih tinggi agar kolong tempat tidur/keranjang tidur menjadi luas dan lebih leluasa meletakan barang-barang dibawahnya.
  • Pada salah satu sudut ruangan tidur dapat diletakan meja  yang kecil untuk belajar atau selain belajar. Dan untuk peletakan meja kecil tersebut disesuaikan dengan kenyamanan Anda, biasanya tempat yang nyaman untuk meletakan meja berdekatan dengan jendela.
  • Buatlah rak untuk meletakan buku-buku atau barang lain di dinding kamar tidur.
  • Tempat tidur/keranjang tidur dapat Anda letakan meja yang menempel dengan tempat tidur.

Hal seperti ini membuat kesan yang lebih praktis.

  • Agar Anda dapat leluasa bergerak/berpindah tempat, maka anda harus menyisakan ruangan yang cukup untuk akses bergerak.
  • Siapkanlah tempat yang khusus untuk meletakan keranjang. hal ini dulakukan agar barang-barang yang berpotensi membuat kamar menjadi berantakan.

Dan yang paling penting, jangan terlalu banyak perabotan di dalam kamar.

 

rumah-kecil-2

Tips Menata Rumah Kecil dan Sempit

Tips Menata Rumah Kecil dan Sempit :

Gunakan Warna Cerah sebagai Cat Dinding

Memang cat dinding berwarna gelap dapat membuat ruangan terasa nyaman, tetapi hal ini juga dapat menyerap cahaya dan bukan memantulkannya, sehingga membuat ruang terasa lebih kecil. Pilihlah ubin berwarna lebih terang serta warna dinding yang terang juga untuk membuat ruangan terasa lebih luas.

Hindari Menaruh Barang dan Furnitur di Pinggir

Menaruh furnitur sehingga menempel di dinding membuat ruangan terlihat dan terasa sempit. Berikan ruangan antara furnitur dan dinding, atau menaruhnya di tengah ruangan dapat membuat ruangan sempit terlihat lebih luas dari sebenarnya.

Gunakan Furnitur Multifungsi

Menggunakan furnitur yang memiliki banyak fungsi adalah cara sederhana untuk membuat sebuah ruangan terlihat lebih besar. Cobalah kursi yang dapat dibuka sebagai tempat penyimpanan atau sofabed yang dapat menjadi sofa dan tempat tidur.

Gunakan Cermin

Cermin adalah cara termudah untuk membuat ruangan tampak lebih besar. Meskipun tidak perlu menggunakan kaca di setiap ruangan, kamu dapat menggunakan kaca sebagai statement piece di dalam suatu ruangan yang dapat membuat cermin itu juga sebagai aksesoris di ruangan tersebut.

Gunakan Furnitur yang Bisa Dilipat

Furnitur lipat bukan berarti tidak bagus dipandang. Toppers bisa pilih meja atau kursi lipat di ruang makan dan jika sudah tidak dibutuhkan bisa dilipat dan simpan. Kamu juga dapat memindahkan furnitur tersebut ke ruangan apapun di rumah mu yang kamu mau. Ruangan pun terlihat lebih besar!

Warna Monokromatik

Cat dinding, furnitur, ubin, aksesoris dalam satu warna, seperti putih dan krem ​​dapat membuat ruangan terlihat lebih besar. Kamu juga dapat memberikan aksen warna sebagai pop of color agar ruangan terlihat lebih “hidup”.

Furnitur dan Aksesoris Besar

Dengan memiliki ruangan kecil kamu pasti berasumsi untuk menghias ruangannya dengan perabotan dan furnitur kecil, bukan? Tapi satu perabot atau furnitur besar dapat menonjol seperti sofa besar atau lukisan besar dapat membuat ruangan terlihat terbuka. Satu sofa besar dan bukan beberapa sofa atau meja kecil malah dapat membuat ruangan terlihat lebih kecil.

Cat Langit-Langit Ruangan

Sementara cat dinding putih yang terang dapat membuat sebuah ruangan terlihat lebih terbuka, langit-langit berwarna gelap dapat menciptakan ilusi ruangan yang lebih tinggi karena dapat membuat kita memandang ke langit-langit ruangan.

Gunakan Perabot dan Aksesoris yang Bergaris

Sama seperti garis-garis vertikal pada pakaian dapat membuat mu terlihat lebih tinggi, karpet bergaris juga akan membuat ruangan tampak lebih panjang dan luas.

Jangan Gunakan Tirai

Lebih banyak cahaya dari luar dapat memberikan ruangan terlihat lebih luas dan dalam. Jika kamu khawatir dengan privasi, blinds dapat digunakan untuk mengganti tirai.

 

tips-membuat-tangga-di-dalam-rumah-696x522

Ini Tipsnya Kalau Ingin Membuat Tangga Di Dalam Rumah

Tangga termasuk salah satu bagian penting pada rumah bertingkat. Selain itu, desain tangga juga merupakan bagian penting dari sebuah interior rumah. Karenanya, banyak faktor yang harus diperhatikan juga saat ingin membuat tangga di dalam rumah. Spesifikasi bentuk, ukuran anak tangga, ketinggian serta kekuatannya pun termasuk beberapa hal teknis yang harus diperhatikan dengan baik.

Selain itu, elemen yang berhubungan dengan desain interior juga tak kalah penting. Misalnya seperti warna, model serta pencahayaannya. Karena itu sebagai referensi bagi kalian yang ingin membuat tangga di dalam rumah, ada beberapa tips yang sebaiknya tak diabaikan begitu saja. Apa saja sih tipsnya?

Memperhatikan Beberapa Unsur Penting

Ada beberapa unsur penting yang sebaiknya diperhatikan saat ingin membuat tangga, yaitu:

- Unsur kenyamanannya.

- Ukuran serta lokasi tangga.

- Kesesuaian model tangga dengan tema interior ruangan.

- Ketinggian pagar tangga yang aman.

- Ukuran dan ketinggian masing-masing anak tangga.

- Bentuk tangga.

- Material yang akan digunakan.

Pemilihan Gaya Atau Model Tangga

Saat ingin menentukan model atau gaya tangga yang akan dibuat, kalian sebaiknya sudah tahu terlebih dahulu apa tema yang akan diterapkan pada interior hunian. Sehingga tema seluruh ruangan dapat berkesinambungan satu sama lain dan tampak saling mendukung. Pemilihan warna dan hiasan dinding yang akan diaplikasikan pada tangga pun akan jadi lebih mudah setelah kalian tahu tema atau gaya yang akan diaplikasikan pada interior dan tangga.

Kenyamanan Menggunakan Tangga Di Rumah

Ada baiknya saat memilih jenis material yang akan diaplikasikan, kalian mempertimbangkan kebiasaan saat berjalan di dalam rumah. Misalnya jika biasa berjalan di dalam rumah tanpa alas kaki, ada baiknya menggunakan material seperti kayu untuk tangga. Mengingat lapisan kayu umumnya terasa lebih hangat dibanding material lain seperti granit.

Membuat Tangga Di Dalam Rumah Harus Perhatikan Pencahayaannya

Fungsi tangga tentu sebagai sarana untuk naik dan turun antar lantai di dalam rumah. Karenanya pencahayaan jadi salah satu unsur yang sangat penting demi kenyamanan dan keamanan untuk mengurangi resiko terjatuh. Dibanding mengandalkan cahaya alami dari matahari, sebaiknya kalian memasang lampu tambahan guna menerangi tangga di dalam rumah. Misalnya dengan memasang lampu yang memiliki desain cantik pada dinding sekitar tangga, memasang chandelier pada langit-langit ruangan yang tak jauh dari area tangga atau berbagai ide pencahayaan lainnya yang dapat disesuaikan dengan gaya interior. Lebih baik menghindari hal-hal yang tidak diinginkan bukan?

WhatsApp Image 2019-08-15 at 11.07.01 (1)

Wajib Tahu Nih, Cara Untuk Membangun Rumah Tahan Gempa

Dengan potensi resiko yang ditimbulkan untuk meminimalkan kerusakan dan timbulnya korban jiwa akibat gempa. Pastinya membahayakan diri sendiri dan juga keluarga. Karena Indonesia rentan dengan gempa bumi, maka memiliki pengetahuan soal membangun rumah tahan gempa menjadi penting. Berikut adalah beberapa pertimbangan untuk membangun rumah tahan gempa, yang perlu diketahui. Apa saja ya, elemen pentingnya?

Cara membangun rumah tahan gempa ada beberapa prinsip, apa saja

Karena Indonesia rentan sekali dengan gempa bumi, maka memiliki pengetahuan soal membangun rumah tahan gempa menjadi penting untuk diketahui para pemilik rumah. Membayangkan soal potensi resiko yang ditimbulkan untuk meminimalkan kerusakan dan timbulnya korban jiwa akibat gempa, pasti sudah membuat kalian ketakutan. Jadi supaya bisa sedikit mengurangi rasa takut, panik dan khawatir, nih ada 4 prinsip yang wajib diketahui untuk membangun rumah tahan gempa.

Coba buat denah dan struktur bangunan yang simetris

Denah yang sederhana dan simetris akan memudahkan kita menentukan letak titik-titik kolom dan pondasi yang akan menjadi rangka struktuk utama pada rumah kita. Misalnya untuk kolom beton bertulang yang ideal untuk rumah tinggal biasanya berjarak 3 – 4 m. Struktur bangunan rumah yang sederhana dan simetris, diperkirakan dapat menahan gaya gempa yang lebih baik dari pada bangunan dengan bentuk yang tidak beraturan. Ini disebabkan karena gaya gempa yang terjadi dapat terdistribusi secara merata ke semua elemen struktur.

Pemilihan material jadi hal yang tidak bisa dilupakan untuk membangun rumah tahan gempa

Besarnya gaya gempa yang menimpa sebuah bangunan itu, berbanding lurus dengan berat bangunan itu sendiri. Itu sebabnya, penting untuk membuat bangunan menjadi lebih ringan dengan menggunakan bahan bangunan yang ringan. Kalau diperhatikan sebagian rumah-rumah tradisional Jepang, hampir semua berstruktur kayu dan umumnya satu tingkat. Aplikasi material  partisi antar ruangan pun hanya memakai bilah bambu dan kertas yang sangat ringan. Tak heran jika, Jepang merupakan negara dengan teknologi konstruksi rumah tahan gempa yang terbaik.

Menurut sejarah, sebenarnya rumah tradisional Indonesia itu, ternyata dirancang tahan gempa, lho! Pemakaian struktur kayu dan bambu dengan atap memakai rumbia atau ijuk terbukti dapat bertahan ketika ada goncangan gempa. Banyak material di pasaran sekarang yang mendukung perencanaan rumah tahan gempa. Pemakaian dinding beton aerasi atau bata ringan juga lebih baik daripada bata dan batako. Untuk atap juga dipakai rangka baja ringan dan genteng aspal atau seng gelombang. Pemakaian partisi dari gypsum atau GRC juga dapat membuat massa bangungan menjadi lebih ringan.

Sistem konstruksi rumah tahan gempa

Pada konstruksi rumah tahan gempa perlu diperhatikan agar struktur pondasi, kolom, balok dan struktur atap menyatu dengan sambungan yang memadai. Untuk konstruksi kayu misalnya, selain perlu tambahan struktur menyilang (bracing) harus dilengkapi dengan plat baja pengikat di setiap pertemuan (joint) sehingga menjamin fleksibilitas geraknya.

Jangan melupakan struktur pondasi

Bukan cuma struktur konstruksi, pondasi juga tak kalah penting dalam membuat rumah yang tahan gempa lho Karena itu sebaiknya agar tahan gempa, bangunan rumah pun dibangun di atas tanah yang mempunyai permukaan keras. Kedalamannya pun harus dipertimbangkan dengan baik nih. Karena agar rumah tersebut lebih aman dan kuat, pondasi harus berada minimum di kedalaman 60 – 75cm.

kondisi-fisik-bangunan-pasca-gempa

Pasca Gempa, Ini Indikasi Fisik Bangunan Yang Harus Diperhatikan

Indonesia termasuk negara dengan intensitas gempa cukup tinggi. Karenanya saat akan membuat bangunan atau rumah, struktur bangunan tahan gempa cukup perlu diperhatikan. Tujuannya agar bangunan tidak mudah roboh, serta untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan akibat gempa. Namun tak cukup hanya struktur dan konsep bangunan tahan gempa saja yang perlu diperhatikan, ternyata indikasi fisik bangunan pasca gempa terjadi juga tak kalah penting untuk diperhatikan lho!

Untuk Indikasi Fisik Bangunan Pasca Gempa Itu Harus Cek Kolomnya

Jika ingin melihat kondisi bangunan setelah terjadinya gempa, maka kolom atau tiang bangunan, termasuk salah satu indikasi fisik pertama yang harus kalian perhatikan. Jika kondisi atau bentuknya tidak ada yang berubah, maka kemungkinan tak ada masalah pada bangunan akibat gempa.

Namun jika ada retakan atau rekahan, maka kalian harus perhatikan dengan lebih teliti. Jika retakan tersebut hanya berada di permukaan, maka kemungkinan yang rusak hanya bagian finishing-nya saja. Namun jika retakan atau rekahan pada strukturnya tersebut besarnya lebih dari 5 mm, atau beberapa bagian terutama pada sambungan kolom dan balok tampak tertekuk dan bentuknya berubah, maka itu artinya indikasi fisik bangunan tak lagi aman untuk ditempati kembali.

Perhatikan Bagian Balok Bangunan

Umumnya unsur atau bagian struktur balok, berada melintang di atas kolom dan saling menghubungkan antara satu kolom dengan kolom lainnya.

Perhatikan jika terdapat retakan atau kondisinya ada yang berubah. Mengingat kerusakan balok termasuk salah satu ancaman yang berbahaya karena efeknya bisa membuat bangunan langsung roboh. Pastikan sambungan antara balok dan kolom bangunan, tetap berada dalam kondisi baik dengan tidak adanya retakan, pergeseran tumpuan atau perubahan bentuk setelah terjadinya gempa.

Kondisi Fondasi Bangunan Pasca Gempa Tak Kalah Penting

Pengecekan indikasi fisik fondasi bangunan pasca terjadinya gempa bisa kalian lakukan melalui permukaan lantai. Misalnya jika ada permukaan lantai yang tampak berubah seperti ambles atau pecah karena efek permukaan lantai yang meletup, artinya kondisi fondasi bangunan ada kemungkinan telah berubah nih. Jika hal ini terjadi, ada baiknya kalian kembali berkonsultasi kepada para ahli.

Atap, Juga Salah Satu Komponen Bangunan Yang Harus Dicek

Memperhatikan kondisi atap bangunan, umumnya tak lepas dari kondisi kolom dan balok bangunan. Mengingat jika kondisi kedua elemen tersebut tetap baik, maka kemungkinan kondisi atap bangunan pun tak memiliki masalah. Namun jika struktur rangka atap (kuda-kuda, gording, usuk) sebagian besar ikatan komponennya lepas atau bergeser, maka itu jadi indikasi fisik bangunan pasca gempa yang tak lagi baik dan tidak aman untuk ditempati.

Langit-langit atau plafon bangunan, juga termasuk dari bagian atap yang wajib kalian perhatikan ya. Karena retakan pada bagian langit-langit bisa membuat bangunan jadi mudah runtuh.

Bangunan Tampak Miring?

Jika setelah terjadinya gempa kondisi bangunan jadi tampak miring atau condong ke sisi kanan atau kiri, maka kalian tak boleh mengabaikannya. Baik itu pada bangunan bertingkat atau bangunan satu lantai. Karena jika itu terjadi, artinya kondisi bangunan sudah tidak lagi aman untuk ditempati.

Selain kondisi-kondisi fisik tersebut, kalian juga tak boleh lupa untuk memastikan kondisi sambungan kusen pintu dan jendela rumah dalam keadaan baik. Jika kalian memiliki rumah bertingkat, sambungan antara lantai dengan tangga juga harus dipastikan dalam keadaan baik. Secara keseluruhan, bagian-bagian rumah seperti kanopi, lemari, lampu dan lain-lain ada baiknya juga dipastikan aman ya.

Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek