Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek

Tag Archives: jasa renovasi dan bangun rumah

Menata Ruang Tamu

Ruang tamu merupakan cerminan keluarga yang tinggal di dalamnya.

Oleh karenanya, cara menata ruang tamu wajib dipikirkan secara terperinci, terutama bagi keluarga yang kerap menerima tamu dalam kaitan bisnis atau sekadar bersosialisasi.

Tips menata ruang tamu yang sempit sehingga lebih nyaman ditempati dan berfungsi maksimal:

1. Tambah Penyimpanan di Sofa

Ruang keluarga berantakan akibat banyak barang?

Berarti kamu membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih banyak.

Salah satu yang dapat dijadikan ruang penyimpanan adalah kaki sofa yang biasanya hanya dibiarkan untuk menunjang sofa.

Biasanya, laci di bawah sofa berukuran sama dengan satu sofa yaitu selebar 85cm.

Namun, saat ini belum terlalu banyak toko furnitur yang menjual sofa dengan laci di bagian kaki seperti ini.

Untuk itu, kamu  dapat memesannya di pengrajin furnitur.

Manfaatkan ruang sofa sebagai tempat penyimpanan

2. Pouffe Serbaguna

Jika ruang tamu tak cukup menampung sebuah sofa, kamu dapat menggantinya dengan pouffe atau kursi untuk satu orang dengan busa tanpa kaki dan sandaran. Pouffe umumnya berbentuk balok dengan ukuran 60cm x 60m dan sering digunakan sebagai kursi untuk meja rias.

Tak hanya sebagai tempat duduk, pouffe ternyata juga bisa difungsikan untuk tempat penyimpanan, dengan menjadikan tubuhnya yang tidak berkaki.

Di ruang kecil ini kamu bisa menyimpan mainan anak atau bantal sofa.

3. Furnitur Beroda Lebih Fleksibel

Untuk mengakali sempitnya ruangan, kamu perlu menggunakan furnitur yang lebih fleksibel sehingga dapat dipindahkan ketika sedang tidak digunakan, misalnya furnitur beroda.

Roda memudahkan kamu untuk memindahkan furnitur sehingga mendapat ruang yang lebih untuk beraktivitas.

Misalnya, ketika anak-anak membutuhkan ruang di karpet untuk bermain, kamu dapat dengan mudah menggeser meja yang beroda ke pinggir ruang keluarga.

4. Ganti Meja dengan Meja Sudut

Menggunakan karpet dapat memberi ruang lebih untuk bersantai di ruang keluarga.

Untuk itu, bagi ruang keluarga mungil, hindari penggunaan coffee table besar atau meja di tengah yang dapat membatasi gerak di ruang keluarga. Sebagai penggantinya, kamu dapat menggunakan meja sudut dengan ukuran yang lebih kecil untuk meletakkan barang-barang keperluan. Namun, jangan meletakkan terlalu banyak pernik di atasnya.

5. Lesehan tanpa Sofa

Ruangan tak muat untuk kehadiran sebuah sofa? Cobalah dengan menciptakan ruang keluarga lesehan. Dengan sebuah karpet atau tikar yang dilengkapi dengan bantal-bantal yang nyaman, ruang tamu akan terlihat lebih simpel, lapang, dan “bikin” betah.

Agar ruang tamu tetap sehat, jangan lupa untuk selalu membersihkan karpet minimal satu bulan sekali. Karpet ini juga dapat diganti dengan placemat berbahan karet yang aman dan tidak mudah kotor saat si kecil sedang bermain.
Tertarik? Selamat mencoba ..

 

Menata Taman Belakang Rumah

Bahan lahan di belakang rumah kadang tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya. Tak jarang, bagian belakang identik dengan gudang yang menyimpan barang-barang yang tak lagi terpakai.

Padahal, adanya lahan di belakang rumah dapat dimanfaatkan sebagai taman belakang yang bermanfaat sebagai tempat bersantai. Tak perlu berkecil hati jika lahan yang tersedia terbatas alias sempit. Dengan sedikit kreativitas, lahan sempit di belakang rumah pun bisa disulap menjadi taman yang asri dan tentunya cozy.

Di taman belakang, kamu bisa menenangkan diri setelah melakukan kesibukan pekerjaan yang membuat pikiran penat tanpa harus keluar rumah. Selain itu, taman belakang rumah bisa digunakan sebagai tempat untuk sekadar bersenda gurau bersama keluarga maupun kerabat di waktu senggang.

Ada beberapa tips menata taman belakang rumah :

1. Sebuah taman kecil dengan meja dan beberapa kursi melingkar bisa jadi pilihan terbaik.

 2. Tak hanya meja dan kursi, kamu bisa menaruh hammock di taman belakang rumah untuk bersantai.

3. Sebuah kolam renang juga bisa jadi pilihan untuk sekadar bermain air menghilangkan penat. Kolamnya pun tak perlu luas.

4.Tak harus selalu menggunakan paving block, kamu bisa menggunakan batu-batuan putih.

5. Selain itu, alas berupa kayu juga tak salah untuk dicoba.

6. Suasana asri akan terasa dengan banyaknya tanaman hijau yang kamu taruh di taman belakang.

7. Kursi panjang memutar cocok digunakan untuk ngobrol santai bersama kerabat dan keluarga.

 

 

Merancang Kamar Anak

Merancang kamar tidur anak itu tidak bisa asal. Banyak unsur-unsur yang perlu diperhatikan. Simak tips penting agar anak merasa senang dengan kamar tidurnya sendiri

1. Warna Cat Dinding yang Lembut 

Banyak yang mengira semua kamar untuk anak, seperti kamar tidur, kamar bermain, dan ruang belajar harus menggunakan warna cerah.

Memang betul, di bawah alam sadarnya, anak-anak-akan lebih tertarik dengan warna-warna yang cerah dan kontras, seperti biru, merah, dan kuning. Namun warna cerah yang mampu menstimulasi rasa aktif ini lebih cocok digunakan di kamar bermain.

2. Tentukan Furnitur Berjangka Panjang yang Tepat

Anak akan tumbuh dan bertambah tinggi, sebaiknya pilih tempat tidur dan matras berukuran single yang standar (100 x 200 cm

3. Dinding Tumbuh

Dinding tumbuh maksudnya adalah sediakan satu dinding kosong yang dijadikan wall of fame si kecil, misalnya untuk menaruh gambar-gambar, poster superhero kesayangannya, atau pun foto bersama teman-teman sekolahnya.

4. Bentuk furnitur dan Keamanannya

Bentuk dari furnitur anak bisa bermacam-macam, mulai dari karakter animasi hingga hal-hal sederhana yang terlihat dalam keseharian, seperti awan, binatang, dan berbagai kendaraan.

 

Tips Mendesain Ruang Tidur Utama Ukuran Kecil

Berikut ini adalah tips-tips untuk mendesain kamar tidur utama ukuran kecil dengan konsep minimalis:

  • Letakanlah barang-barang yang bisa/layak ditempatkan di kolong tempat tidur dan buatlah tepat tidur menjadi lebih tinggi agar kolong tempat tidur/keranjang tidur menjadi luas dan lebih leluasa meletakan barang-barang dibawahnya.
  • Pada salah satu sudut ruangan tidur dapat diletakan meja  yang kecil untuk belajar atau selain belajar. Dan untuk peletakan meja kecil tersebut disesuaikan dengan kenyamanan Anda, biasanya tempat yang nyaman untuk meletakan meja berdekatan dengan jendela.
  • Buatlah rak untuk meletakan buku-buku atau barang lain di dinding kamar tidur.
  • Tempat tidur/keranjang tidur dapat Anda letakan meja yang menempel dengan tempat tidur.

Hal seperti ini membuat kesan yang lebih praktis.

  • Agar Anda dapat leluasa bergerak/berpindah tempat, maka anda harus menyisakan ruangan yang cukup untuk akses bergerak.
  • Siapkanlah tempat yang khusus untuk meletakan keranjang. hal ini dulakukan agar barang-barang yang berpotensi membuat kamar menjadi berantakan.

Dan yang paling penting, jangan terlalu banyak perabotan di dalam kamar.

 

rumah-kecil-2

Tips Menata Rumah Kecil dan Sempit

Tips Menata Rumah Kecil dan Sempit :

Gunakan Warna Cerah sebagai Cat Dinding

Memang cat dinding berwarna gelap dapat membuat ruangan terasa nyaman, tetapi hal ini juga dapat menyerap cahaya dan bukan memantulkannya, sehingga membuat ruang terasa lebih kecil. Pilihlah ubin berwarna lebih terang serta warna dinding yang terang juga untuk membuat ruangan terasa lebih luas.

Hindari Menaruh Barang dan Furnitur di Pinggir

Menaruh furnitur sehingga menempel di dinding membuat ruangan terlihat dan terasa sempit. Berikan ruangan antara furnitur dan dinding, atau menaruhnya di tengah ruangan dapat membuat ruangan sempit terlihat lebih luas dari sebenarnya.

Gunakan Furnitur Multifungsi

Menggunakan furnitur yang memiliki banyak fungsi adalah cara sederhana untuk membuat sebuah ruangan terlihat lebih besar. Cobalah kursi yang dapat dibuka sebagai tempat penyimpanan atau sofabed yang dapat menjadi sofa dan tempat tidur.

Gunakan Cermin

Cermin adalah cara termudah untuk membuat ruangan tampak lebih besar. Meskipun tidak perlu menggunakan kaca di setiap ruangan, kamu dapat menggunakan kaca sebagai statement piece di dalam suatu ruangan yang dapat membuat cermin itu juga sebagai aksesoris di ruangan tersebut.

Gunakan Furnitur yang Bisa Dilipat

Furnitur lipat bukan berarti tidak bagus dipandang. Toppers bisa pilih meja atau kursi lipat di ruang makan dan jika sudah tidak dibutuhkan bisa dilipat dan simpan. Kamu juga dapat memindahkan furnitur tersebut ke ruangan apapun di rumah mu yang kamu mau. Ruangan pun terlihat lebih besar!

Warna Monokromatik

Cat dinding, furnitur, ubin, aksesoris dalam satu warna, seperti putih dan krem ​​dapat membuat ruangan terlihat lebih besar. Kamu juga dapat memberikan aksen warna sebagai pop of color agar ruangan terlihat lebih “hidup”.

Furnitur dan Aksesoris Besar

Dengan memiliki ruangan kecil kamu pasti berasumsi untuk menghias ruangannya dengan perabotan dan furnitur kecil, bukan? Tapi satu perabot atau furnitur besar dapat menonjol seperti sofa besar atau lukisan besar dapat membuat ruangan terlihat terbuka. Satu sofa besar dan bukan beberapa sofa atau meja kecil malah dapat membuat ruangan terlihat lebih kecil.

Cat Langit-Langit Ruangan

Sementara cat dinding putih yang terang dapat membuat sebuah ruangan terlihat lebih terbuka, langit-langit berwarna gelap dapat menciptakan ilusi ruangan yang lebih tinggi karena dapat membuat kita memandang ke langit-langit ruangan.

Gunakan Perabot dan Aksesoris yang Bergaris

Sama seperti garis-garis vertikal pada pakaian dapat membuat mu terlihat lebih tinggi, karpet bergaris juga akan membuat ruangan tampak lebih panjang dan luas.

Jangan Gunakan Tirai

Lebih banyak cahaya dari luar dapat memberikan ruangan terlihat lebih luas dan dalam. Jika kamu khawatir dengan privasi, blinds dapat digunakan untuk mengganti tirai.

 

window1

Tips Memilih juga Mendesain Model Jendela Rumah Minimalis Modern

Ada beberapa tips yang bisa teman-teman terapkan dalam memilih jendela :

1. Temen-temen perlu menyesuaikan model jendela rumah minimalis dengan konsep hunian yang dipilih.

Misalnya jika rumah minimalis temen-temen bertema klasik atau modern maka pilih jenis jendela bertema klasik dan modern. Perhatikan juga bahan dasar yang digunakan dalam rumah minimalis temen-temen,jika bahan dasarnya kayu maka gunakan jendela berbahan kayu pula untuk menyesuaikannya.

2. Ukuran, Bentuk dan Model

Ada yang berbentuk persegi empat, berbentuk persegi panjang keatas ataupun kesamping, dan berbentuk bulat atau oval. Ukuran jendela akan mempengaruhi perannya sebagai ventilasi udara,maka perhatikan juga lokasi rumah temen-temen berada, jika kondisi lingkungan panas maka gunakan jendela yang lebih besar namun jika dingin maka gunakan jendela yang lebih kecil. Model pembuka jendela pun bermacam-macam,ada yang dibuka dari atas, dibuka dari bawah, atau dibuka dari samping.

3. Jendela Kaca

Hal-hal ini menentukan kreatifitas dalam mempercantik bagian eksterior rumah temen-temen. Ada yang tebal dan tipis juga ada pula yang transparan dan tidak transparan,maka pilihlah jendela kaca sesuai dengan kebutuhan temen-temen.

4. Gunakan Trali besi

Untuk menjaga keamanan rumah dari kemalingan serta menambah seni dari tampilan jendela rumah, temen-temen bisa menggunakan terali besi dengan ukiran yang cantik.

 

 

 

 

 

Mengatur Rumah Minimalis

Menata rumah mungil bisa jadi tantangan tersendiri dikarenakan jumlah dan luas ruangan mungkin saja tak sesuai dengan kebutuhan yang kamu miliki. Hal ini berakibat pada kecilnya ukuran-ukuran ruang yang ada pada rumah mungil. Lalu, bagaimana untuk membuat ruangan-ruangan sempit ini, tentunya rumah mungil kamu tetap fungsional dan nyaman untuk ditinggali?

Ada beberapa kesalahan dan permasalahan yang biasanya akan kamu temui saat menata rumah mungil. Untuk menghindari hal tersebut, yuk simak berbagai tips dan trik untuk menata rumah mungil idamanmu.

1. Pemilihan Warna yang Tepat pada Rumah Mungil

 

Kebanyakan orang memilih cat atau warna pada rumah minimalis berdasarkan selera ataupun warna kesukaannya. Hal ini tentu nggak salah, bahkan baik karena mampu memberikan kenyamanan psikologis bagi penghuni rumah karena warna yang disukainya dapat ia nikmati di rumah mungil miliknya setiap hari.

Namun, perlu kamu ketahui jika nggak semua warna cocok untuk diaplikasikan pada setiap rumah mungil. Apalagi mengingat rumah mungil identik dengan ruang-ruang yang juga mungil.

Untuk membuat interior rumah mungil terasa jadi lebih luas, ada baiknya kamu menggunakan warna-warna terang pada rumah mungil yang kamu miliki. Warna putih adalah warna terbaik untuk membuat ruangan sempit terasa lebih terang dan luas. Namun, jika warna putih terkesan monoton atau terlalu polos, warna-warna terang lain seperti krem atau warna-warna muda juga bisa jadi pilihan untuk rumah mungil.

 

Rumah Mungil Warna

Jika warna favorit yang kamu miliki cenderung gelap seperti hitam atau maroon, aplikasikan warna ini pada aksesoris atau dekor pelengkap pada rumah mungil seperti karpet atau hiasan dinding. Dengan ruang yang terang, warna-warna favoritmu tetap akan menonjol tanpa perlu tampil dominan di dalam rumah mungil tersebut.

2. Hindari Pola Berlebih dalam setiap Ruang Rumah Mungil Milikmu

 

Selain warna gelap, pola-pola berlebihan, terlalu ramai ataupun padat, akan membuat ruangan terkesan jauh lebih sempit bahkan berantakan. Hindari penggunaan pola pada rumah mungil, kecuali ruangan tersebut relatif luas. Pola yang dipilih pun usahakan memiliki pola yang sederhana. Dengan begitu, kamu nggak perlu khawatir pola-pola pada karpet ataupun wallpaper pada ruangan akan membuat rumah mungil terasa sempit dan sesak.

Pilihan pola juga bisa memberikan efek visual pada ruangan mungilmu. Pola horizontal akan membuat ruang terkesan lebih tinggi, sedangkan pola vertikal bisa membuat rumah mungil terkesan lebih lebar. Sesuaikan pola ini dengan keadaan ruang dalam rumah mungil yang kamu miliki.

3. Pilih Perabot dengan Material Transparan atau Reflektif

Untuk menyiasati jika hal-hal seperti terjadi pada rumah mungil yang kamu miliki, cobalah menggunakan beberapa furniture dengan material transparan atau reflektif untuk memberikan efek visual yang lebih luas pada rumah mungil.

Material seperti akrilik dan kaca yang transparan ataupun cermin yang bersifat memantulkan cahaya bisa jadi pilihan untuk mewujudkan kesan ruangan yang tidak sesak oleh perabot di rumah mungil.

4. Hilangkan Sekat pada Ruang-Ruang di dalam Rumah Mungil

 

Daripada ruangan di dalam rumah mungil menjadi sempit karena terbagi-bagi, lebih baik kamu menggabungkan ruangan-ruangan tersebut dengan membuang sekat-sekat atau dinding yang ada. Tak cuma membuat sirkulasi menjadi nyaman, Hal ini akan membuat ruangan pada rumah mungil terasa jadi jauh lebih luas.

Ruangan seperti dapur dan ruang makan adalah salah satu contoh ruangan yang bisa kamu gabungkan di rumah mungil milikmu. Kedua ruang ini bahkan bisa kamu gabungkan dengan ruang keluarga, menjadikannya satu ruang luas dengan fungsi berbeda.

5. Efisiensi Ruang Rumah Mungil Lewat Perabot Compact

 

Seperti yang sempat disebutkan sebelumnya, perabot adalah salah satu faktor yang bisa membuat ruangan pada rumah mungil terasa kecil, sempit, dan sesak. Pilihan lain selain memilih perabot dengan material yang transparan dan reflektif adalah menggunakan perabot-perabot compact yang memiliki fungsi ganda.

Contohnya kolong pada kursi ataupun tempat tidur, daripada ruangan tersebut terbuang sia-sia, kamu bisa menjadikan kolong sebagai storage tambahan dengan memberikan laci pada kolong tersebut. Alhasil, kamu bisa mengurangi penggunaan lemari penyimpanan pada rumah mungil.

Sofa bed  ataupun meja lipat juga bisa jadi pilihan baik dengan fungsi ganda yang fleksibel sehingga kamu bisa menyesuaikan perabotan sesuai kebutuhan ruang pada saat itu.

6. Pencahayaan Maksimal pada Rumah Mungil

Ruangan yang terang akan terasa jauh lebih luas daripada ruangan yang gelap. Inilah yang menjadi alasan mengapa pencahayaan menjadi salah satu hal yang perlu kamu perhatikan dalam menata rumah mungil.

Dan ketika berbicara mengenai pencahayaan, hal ini akan terkait dengan bukaan yang ada pada rumah mungil. Maksimalkan jendela yang ada pada rumah mungil atau gunakan daun pintu yang memiliki kaca sehingga cahaya tetap bisa masuk ke dalam rumah mungil saat pintu dalam keadaan tertutup.

Jika keadaan ruangan nggak memungkinkanmu menghadirkan jendela, kamu bisa bermain dengan skylight sehingga cahaya tetap bisa menyelinap masuk.

Jika pencahayaan alami sudah tidak mungkin kamu maksimalkan, aturlah pencahayaan buatan dengan lampu yang memadai. Satu lampu utama mungkin tidaklah cukup, jadi tambahkan lampu hias terutama pada sudut ruang yang minim cahaya sehingga pencahayaan pada rumah mungil jadi lebih maksimal. Hindari juga pengunaan lampu-lampu dengan cahaya redup kecuali untuk elemen-elemen dekoratif.

7. Beralih ke Perabot Berukuran Kecil tanpa Detail Berlebih

 

Untuk membuat ruangan dalam rumah mungil terasa lebih luas, hindari mengisinya dengan perabot-perabot super besar dengan detail dan bentuk yang berlebihan. Beralihlah pada perabot minimalis dengan ukuran lebih kecil dan minim detail ketika menata rumah mungil. Lagipula, ukuran perabot nggak selalu menjamin kenyamanannya, lho.

Selain perabot, soal aksesoris dan dekorasi pada rumah mungil pun perlu kamu minimalisir. Gunakan dekorasi dan aksesoris seperlunya saja agar ruangan yang kecil tak terkesan berantakan.

 

Mengatasi Saluran Pipa Mampet

Pipa mampet adalah masalah klasik yang paling sering dihadapi oleh pemilik rumah. Penyebabnya beragam. Salah satunya adalah karena rumah ditinggal dalam waktu lama sehingga keran menjadi berkarat. Ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan untuk mengatasi hal tersebut :

* Ketuk dinding dengan palu untuk menemukan saluran pemipaan. Biasanya saluran pemipaan tertanam di balik dinding yang tidak solid . Bobok dinding untuk memastikan apakah ada saluiran pipa di baliknya.

* Jika saluran pipa telah ditemukan, potong pipa menggunakan gergaji sandflex untuk memastikan penyebabnya. Jika rumah anda menggunakan sistem buka tutup keran utama buka keran utama , buka keran utama untuk melihat apakah air yang mengalir atau tidak ketika pipa dipotong.

* Jika air tidak keluar cek seberapa jauh kemampetan pipa dengan cara memasukkan kawat besi ke dalam saluran pipa. Seberapa dalam anda memasukkan kawat sepanjang itu pula pipa harus diganti.

* Setelah dipotong tes pipa dengan memasukkan selang air ke dalam pipa . Perhatikan apakah air mengalir dari keran di balik dinding yang anda bobok. Jika air mengalir berarti anda tinggal mengganti pipa dengan yang baru.

Desain-Taman-Depan-Rumah-Bergaya-Jepang.-Yang-Mini

Inspirasi Aksesori Taman

HASRAT menghadirkan mimik taman nan ekspresif acap kali menjadikan impian pemilik rumah. Tak jarang wajah taman dipoles sedemikian rupa agar tampil sinkron dengan arsitektur hunian. Ada yang mengadopsi tren gaya terbaru atau lebih cocok dikemas dalam nuansa klasik natural yang tak terkikis arus zaman.

Walau terkesan simple, perkara menata taman ternyata tak semudah yang dibayangkan. Terdapat dua elemen penting taman Softscape dan Hardscape yang harus dipadukan keduanya agar tampil harmonis dan saling mengisi.

Lebih detail, Hardscape mengacu pada elemen padat dan keras yang mampu menciptakan karakter kuat bagi eksistensi taman. Wujudnya pun bukan hanya patung atau benda koleksi semata tapi mencakup segala aksesori dalam taman. Dari mulai pintu masuk taman, penggunaan pagar dan dinding pembatas, gazebo, kolam hias, bangku, jalan setapak hingga batuan alam semuanya dipadukan dengan Softscape taman itu sendiri berupa elemen lunak taman biasanya terdiri dari jenis tanaman yang digunakan. Apakah tanaman Perdu, tanaman merambat, tanaman peneduh atau tanaman berbunga.

Mirisnya, banyak yang beranggapan aksesori hanyalah peramai taman belaka dan sulit diterapkan terutama pada taman skala kecil. Padahal lewat rupa nan cantik plus nilai fungsional yang diusungnya, aksesori bisa jadi daya Tarik utama sekaligus magnet taman bahkan keunikan dan keselarasan aksesori terhadap element penunjang lain dipercaya mampu membangkitkan inspirasi dan imajinasi terpendam penikmatnya.

rmh7

Suasana Homey Di Lantai Bawah

Menciptakan suasana nyaman dan homey dapat dicapai dengan beberapa cara di antaranya dengan memilih gaya interior yang tepat. Gaya interior meliputi banyak faktor. Warna dan pilihan material elemen-elemen yang ada di dalamnya menjadi salah satu tolak ukur berguna.  Rumah ini contohnya. Tampilan fasade bangunan didominasi permainan bentuk garis vertikal dan horizontal yang dipercantik denganaksen railing balkon besi motif lingkaran berwarna putih. Material batu alam dengan tehnik susun sirih yang diterapkan di beberapa bidang dinding menjadi aksen lain yang kian mempercantik tampilan fasade rumah.

Setelah mendapat tampilan fasade yan gatraktif kita disambut dengan suasana yang homey dan hangat di bagian dalam rumah. Pilihan menggunakan perabot dalam balutan warna-warna monokrom membuat keserasian antara warna dinding rumah dengan warna perabot tetap terjaga. Sebuah sofa bed yang dapat dipakai sebagai sofa sekaligus tempat tidur  diletakkan sebagai pengisi ruangan ini. Jika ada tamu yang datang menginap ruang ini segera disulap menjadi ruang tidur yang nyaman.. Untuk memaksimalkan besaran ruang, model pintu yang dipakaipun dipilih model pintu geser dari kaca yang tidak membutuhkan area untuk membuka dan menutup daun pintu.

Ruang makan dan dapur terletak di bagian kiri diletakkan dalam lokasi yang bersebelahan. Pembatas ruangannya hanya berupa meja dapur yang dibuat menerus dari dinding pembatas selebar 60 cm. Meski hanya ditutupi dengan meja dapur, aktivitas memasak tetap terlindung dan tak terlihat dari ruang tamu.

Rumah ini didesain untuk keluarga yang tidak memilik asisten rumah tangga. Sehingga tidak ada ruang tidur pembantu . Karena semua kegiatan ervis dikerjakan oleh penghuni rumah, maka ruang cuci di lantai dua dapat dicapai dengan mudah dari tangga  ada di dapur.

Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek