Tag Archives: kontraktor rumah
Menyeimbangkan Langit-Langit Ruang yang Terlalu Tinggi
Menyeimbangkan Langit-Langit Ruang yang Terlalu Tinggi – Ada kalanya kita menemukan ruang yang terasa terlalu tinggi sehingga ruang itu terlihat kosong dan dingin. Ada beberapa trik agar langit-langit tidak terasa jauh :
* Catlah plafon dengan warna gelap sementara bagian dindingnya warna terang
* Berilah batasan atas dan bawah pada permukaan dinding. cat bagian batas atas dan permukaan plafon dengan cat berwarna gelap sementara batas bawah dengan warna terang. Ini untuk menimbulkan kesan seolah-olah plafon sudah dimulai dari batas atas permukaan dinding yang berwarna gelap.
* Menerapkan teknik plafon yang diturunkan (down ceilling).
* Menerapkan kombinasi teknik plafon down ceilling dengan bantuan cat. Modifikasi down ceillling dengan cara membuat trap pada bidang vertikal plafon yang diturunkan. Trap ini akan menciptakan celah. Teknik ini akan menimbulkan kesan seolah-olah plafon dekat dengan kepala kita.
* Manfaatkan teknik down ceilling yang dimodifikasi dengan tambahan pengaturan tata cahaya. Arahkan sinarnya ke dinding.
* Letakkan dua lampu dinding dengan teknik pencahayaan direct lighting beberapa centimeter di bawah plafon. Cat plafon dengan warna gelap. cahaya lampu yang berasal dari dinding bisa menciptakn kesan seolah-olah berasal dari plafon.
* Selain lampu hologen yang ditanam, pencahayaan pada plafon yang dinaikkan juga bisa disembunyikan , lampu dipasang pada bagian yang lebih rendah sehingga cahaya yang memantul pada up ceilling terlihat lebih lembut.
Pentingnya Menata Foyer, Powder Room, dan Koridor
Pentingnya Menata Foyer, Powder Room, dan Koridor – Foyer dan powder room meskipun bukan ruang utama dalam hunian namun merupakan ruang yang berhubungan erat dengan tamu. Sebagai ruang penerima sudah selayaknya foyer ditata sedemikian rupa agar terlihat “welcoming”. hal ini penting agar tamu yang datang merasa disambut baik. Posisi foyer di area paling depan rumah otomatis juga menjadi etalase yang mencerminkan keseluruhan isi ruamh anda. Jika foyer anda tertata apik orang yang melihatnya akan mendapatkan inspirasi yang positif.
Tidak berbeda dengan foyer, toilet untuk tamu juga wajib diperhatikan penataannya. Hindari pembuatan dan penataan yang asal-asalan apalagi sampai melupakan unsur kebersihan. Memberikan kenyamanan pada tamu yang datang tentu tidak cuma menyennagkan tamu tapi juga anda sebagai tuan rumah.
Sementara itu meskipun berfungsi utama sebagai ruang sirkulasi, tak ada salahnya anda memberikan sentuhan tersendiri pada koridor agar tampak lebih istimewa. Tentu menyenangkan mendapati ruang yang kerap anda lalui ini didesain menarik dibandingkan melihatnya tanpa tatanan sama sekali. Idealnya dimensi koridor dalam hunian disesuaikan dengan luas hunian itu sendiri .
Membersihkan Tirai Shower dan Kaca Kamar Mandi
Membersihkan Tirai Shower dan Kaca Kamar Mandi – Tirai shower dari plastik yang telah lama digunakan akan tampak kusam. padahal tirai belum rusak atau sobek dan masih dapat digunakan.
Ada cara mudah untuk membuat kinclong kembali :
* Campur 1 ember air hangat suam-suam kuku dengan satu cangkir soda kue.
* Lepaskan ring gantungan tirai, lalu randam tirai dengan air campuran tadi.
* Sikat dan bilas tirai dengan air bersih
Untuk kaca kmaar mandi:
* Siramlah kaca dan basahi dengan air panas
* Setelah itu olesilah seluruh permukaan kaca dengan shampo diamkan 5 menit
* Setelah shampo agak mengering siramlah kembali dengan air panas maka permukaan kaca akan bening kembali.
* Jika kaca masih kusam ulangi kembali tapi sebelumnya olesi permukaan kaca dengan minyak tanah.
Elemen-Elemen Teras
Untuk dapat menciptakan teras yang nyaman dan indah selain harus memperhatikan penempatan yang benar, perlu diperhatikan juga elemen-elemen penyusunnya yang baik. Elemen teras yang lengkap biasanya terdiri dari kolom atau tiang penyangga atap, pembatas teras, dinding, dan laintai.
* Kolom, merupakan jenis elemen struktur untuk menopang beban di atasnya. Namun demikian untuk tujuan estetis kolom teras tidak selalu bersifat struktural karena hanya berfungsi sebagai hiasan. Jika anda menggunakan kolom estetis (non struktural) maka sebaiknya bentuk dan desainnya disesuiakan dengan desain bnagunan (gaya arsitektur) secara keseluruhan agar dapat tercipta bentuk visual fasade.
* Railing (pembatas), biasanya diletakkan pada bagian sisi terluar lantai teras. Karena pertimbangan luasan teras yan gsempit maka railing sering tidak digunakan.
* Dinding, agar terlihat menarik dan estetis bisa digunakan berbagai macam finishing dinding seperti cat khusus eksterior, keramik, mozaik, maupun batu alam.
* Atap, merupakan elemen yang sangat penting karena merupakan penunjnag fasade maka desain atap teras harus menyatu dengan bentuk keseluruhan desain bangunan.
* lantai, merupakan elemen yang membuat teras menjadi menarik. Upayakan agar lantai teras bersifat heavy duty(mampu menahan berat). Pilihan bahan lantai selain keramik adalah beton, lantai kayu, atau batu alam. Sesuaikan jenis dan bahan , karakter, serta finishingnya terhadap desain fasade bangunan secara keseluruhan.
Furnitur Di Ruang Kerja dan Ruang Baca
Ruang kerja adalah ruang yang digunakan untuk bekerja. Seiring kian banyaknya orang yang bekerja di rumahsaat ini mulai muncul kebutuhan ruang kerja tersendiri di dalam rumah. Agar diperoleh ruang kerja yang nyaman, peletakan furnitur tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan. Ruang kerja yang asal-asalan akan mempengaruhi mood orang yang berada di dalamnya. Sebaliknya ruang kerja yang ditata dengan baik dapat memberi energi positif yang akan mmepengaruhi semangat dan konsentrasi dalam pekerjaan. Suasana kerja yang ditata dengan maksimal tentunya akan memberikan hasil pekerjaan yang maksimal juga.
Umumnya kelengkapan utama furnitur yang diperlukan di ruang kerja adalah satu buah meja dan kursi kerja. Bila dipandang perlu bisa ditambahkan jenis dan jumlah furnitur tertentu sesuai kebutuhan yang berhubungan dengan jenis pekerjaan pengguna serta luas ruang yang tersedia. Furnitur tambahan yang biasa dijumpai di ruang kerja adalah tempat menyimpan buku, dapat berupa lemari, rak, atau ambalan dengan ukuran sesuai kebutuhan.
Kursi kerja disebut juga posture chair karena didesain dengan pendekatan pada posisi orang duduk dengan kondisi bekerja. Kursi kerja yang nyaman harus memiliki sandaran punggung yang cukup. Untuk meja kerja tinggi 70-75 cm, lebar minimal 50 cm dan panjang maksimal 60 cm dianggap cukup untuk mendukung terlaksananya pekerjaan secara optimal. Meja kerja biasanya dilengkapi dengan fasilitas tambahan berupa tempat penyimpanan seperti laci, rak maupun sarana lainnya.
Cegah Serangan rayap dan Tikus
Rayap dan tikus merupakan salah satu penyebab kerusakan konstruksi dan furnitur di rumah khususnya yang berbahan dasar kayu. Hal ini sangat berbahaya karena bisa melemahkan kekuatan bangunan rumah. Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan :
* Hindari timbunan kayu di rumah karena dengan timbunan kayu rayap akan mudah bersarang dan meyerang perabot rumah anda.
* Pilihlah jenis kayu jati atau mermau, karena dua jenis kayu ini rayap tidak menyukai baunya sehingga kemungkinan kecil rayap akan bersarang di dalamnya.
* Oleskan kayu dengan campuran oli dan solar sebelum dicat.
* Semprotkan bahan anti rayap ke bahan berkayu, karena dengan bau bahan ini rayap tidak mau mendekat.
* Basmi tikus dengan perangkap tikus, ada beberapa jenis perangkap yang bisa anda pilih di pasaranJangan biarkan makanan berceceran, karena tempat yang kotor akan mengundang tikus memasuki rumah anda.
* Gunakan tumbukan kapur barus kemudian sebar di plafon untu kmengurangi jumlah populasi tikus di plafon.
* Tutup lubang-lubang di plafon dan pintu
*jagalah kebersihan dan kerapian rumah anda , hindari penumpukan kardus-kardus di lantai karena tikus sangat pandai membuat sarang pada tumpukan kardus.
* Perhatikan selokan / saluran air dengan menutup bagian-bagian saluran air yang memungkinkan untuk digunakan tikus masuk rumah.
Mengatur Jalur Sirkulasi Udara
Kelancaran sirkulasi udara menjadi kunci utama kenyamanan ruang. Bayangkan bila udara tidak mengalir lancar pasti merasa pengap, sumpek, dan tidak bisa bernafas dengan nyaman. Agar hal tersebut tidak tejadi anda bisa melakukan :
* Patikan setiap sisi rumah memiliki jalur sirkulasi baik berupa pintu, jendela, ataupun lubang ventilasi.
* Bila di ruang tamu tersedia sepasang jendela untuk masuknya udara, maka buatlah sepasang jendela itu di idnding yang berseberangan dengannya.
* Jarak antar dinding tersebut tidak lebih dari 12 meter, dengan jarak antar dinding di kedua sisinya masing-masing tak lebih dari 4 meter sehingga jarak totalnya 8 meter
* Agar udara panas cepat terusir dari ruangan sediakan lubang ventilasi di bagian atas dinding sebagai jalan keluar bagi udara panas tersebut. Misalnya beberapa sentimeter di atas jendela atau justru ditempatkan berdekatan dengan plafon. Hal yang penting kita tak perlu menunggu suhu udara mendingin, tetapi segera membuangnya dari dalam ruangan.
* Untuk posisi bukaan yang terbaik adalah arah utara dan timur sebab angin yang dibawa tidak lembab dan terasa lebih sehat dibandingkan angin yang datang dari barat dan selatan.
Agar fasade Tampil Menarik dan Estetis
Wajah sebuah bangunan (hunian) dapat dikenali dari bagian depannya (tampak depan). Bagian depan /tampak sering dikenal dengan istilah fasade. Karena fasade merupakan cermin karakter dari ruang dalam bangunan, maka perencanaan fasade sebaiknya juga harus disesuaikan dengan lay out dan bentuk ruang yang berada di dalamnya.
Karena tampilan fasade bangunan dapat mencerminkan tata ruang dalam sekaligus karakter dari bangunan tersebut , maka hanya dengan melihat wajah / fasade bisa didapatkan gambaran karakter bangunan secara keseluruhan. Citra sebuah bangunan arsitektural sangat ditentukan oleh hasil rancangan fasade yang baik dan benar, karena itu desain fasade biasanya lebih difokuskan dalam proses perencanaan di samping program ruangnya. Hal itu dilakukan agar fasade terlihat menarik dan estetis.
Agar diperoleh desain fasade yang menarik dan estetis sesuiakan tuntutan pemenuhan fungsi, penerjemahan konsep, maupun keselarasan antara desain dengan kondisi dan keadaan lingkungan sekitar di mana bangunan tersebut berada. Upaya lain yang bisa dilakukan untuk membuat fasade menarik adalahj padu padan material fasade, permainan bidang pada fasade, permainan warna dan tekstur maupun permainan garis pada bidang fasade.
Tips Beli Jadi Rak / Lemari
Bila kebetulan anda memilih untuk membeli lemari atau rak jadi yang tersedia di toko furnitur, anda bisa melakukan hal berikut:
* Tentukan konsep atau gaya interior yang akan dihadirkan di dalam ruangan. Konsep ini bisa melalui warna dan material.
* Pilih desain rak yang akan dibeli. Anda bisa melihat referensinya di berbagai media atau situs toko online dan bandingkan harganya untuk mengatur budget.
* Ukurlah ruang sebelum pergi ke toko . Jangan sampai anda membeli lemari atau rak yang terlalu besar.
* Bila anda memiliki rencana menambah rak di kemudian hari, pilihlah desain modular (furnitur yang memungkinkan anda membeli beberapa bagian furnitur secara bertahap, sampai akhirnya mendapatkan bentuk utuh.
Optimalkan Tata Ruang dan Desain Fasade
Salah satu bentuk realisasi perencanaan yang teliti dan matang adalah upaya untuk mengenali seberapa banyak ruang yang dibutuhkan kemudian upayakan agar ruang-ruang tersebut bisa memenuhi kebutuhan setiap anggota keluarga. Jika lahan yang tersedia cukup luas mungkin tidak ada masalah, tetapi bila lahan terbatas maka kita harus melakukan efisiensi.
Efisiensi dapat dilakukan melalui upaya mengoptimalkan desain tata ruang, sehingga masing-masing ruang bisa bersifat fungsional dan fleksibel. Selain upaya untuk mengoptimalkan fungsi ruang kita juga harus memikirkan finishing bangunan dan perabot pengisi (furnitur) masing-masing ruang. Upayakan agar finishing bangunan mudah dikerjakan dan dirawat.
Untuk memilih perabot, usahakan agar perabot (furnitur) tersebut juga fungsional dan fleksibel sehingga memudahkan penataan jika akan dilakukan perubahan sesuai dengan keinginan dan tuntutan. Dengan melakukan upaya tersebut diharapkan dapat tercipta sebuah rumah tinggal dengan fungsi yang optimal tetapi membutuhkan anggaran yang minim.
Upayakan agar perancangan desain fasade bangunan merupakan hasil kompromi dengan organisasi ruang yang berada di baliknya. Usahakan juga agar kebutuhan fungsi ruang berikut peletakannya tetap menjadi prioritas utama .












