Tag Archives: rumah nyaman
Prasyarat Membuat Beranda yang Efektif
Prasyarat Membuat Beranda yang Efektif – Penataan ruang , sesuaikan penataan furnitur dengan besar ruang. Cara anda menata furnitur di beranda sangat ditentukan oleh luas beranda anda. Perlu anda ingat bahwa sirkulasi di beranda merupakan unsur yang mesti diprioritaskan. Untuk beranda yang tidak terlalu besar, anda mesti pintar menyiasati luas ruang. Perabot dan furnitur sebaiknya ditata sesimpel mungkin. anda juga bisa menggunakan satu furnitur yang diletakkan di sudut beranda.
* Beranda berukuran sedan (4-6 m2 ) memberikan anda sedikit kebebasan untuk menata kursi dan meja. Coba letakkan 4 kursi yang tidak terlalu besar dengan posisi saling berhadapan. Pilih lokasi yang tidak menghalangi jalan menuju pintu masuk. Sementara untuk yang mempunyai beranda luas justru anda akan dituntut membuatnya tidak terlalu kosong.
*Untuk beranda yang luasnya terbatas , anda harus memprioritaskan fungsi beranda sebagai area transisi. Cukup 1 atau 2 kursi untuk area berbincang atau beberapa art work dan pot bunga, sesuaikan dengan kebutuhan anda. Perhitungkan benar jumlah dan ukuran elemen pelengkapnya. Gunakan secukupnya. Begitu juga elemen tanaman dalam pot pilih yang berukuran mungil seperti suplir, mawar atau kaktus. jangan memaksakan meletakkan furnitur atau hiasan di beranda anda jika anda tidak ingin mengalami kesulitan saat memasuki rumah.
Nah selamat mencoba..
Beranda Dalam Tuntutan Iklim Tropis Indonesia
Beranda Dalam Tuntutan Iklim Tropis Indonesia – Sebagai penduduk yang tinggal di negeri beriklim tropis , kita harus pandai-pandai menyikapi dan menyiasati iklim negara kita agar tercipta kenyamanan dalam rumah. Dulu rumah memiliki besaran yang luas dan tak terbatas sehingga tak terlalu membutuhkan bukaan yang lebar atau lapang untuk sirkulasi udara dalam rumah. Sekarang dengan semakin sempitnya luas lahan yang dapat dijadikan hunian dan mahalnya harga lahan , rumah yang dibangun cenderung hadir dengan luas lebih kompak. Ruang-ruangnya sengaja diciptakandengan fungsi lebih fleksibel dengan penataan lebih simpel agar dapat dipakai untuk dua fungsi sekaligus.
Permasalahannya adalah bagaimana menciptakan sirkulasi udara yang baik dalam rumah. Sirkulasi yang baik harus dapat mengakomodasi permasalahan yang timbul karena pengaruh iklim , antara lain suhu udara di siang hari dan sore hari yang cukup tinggi, perbedaan tekanan udara yang signifikan antara siang dan malam, serta air hujan yang masuk ke pelataran rumah saat musim hujan tiba.
Solusinya adalah ciptakan beranda sebagai tempat terbuka di depan rumah. Ruang terbuka di depan dan di belakang rumah bisa menghadirkan udara segar dan suasana outdoor yang patut anda nikmati. Dengan menciptakan taman mungil di sekeliling anda bisa menjadikan suasana nyaman.
*Tips : untuk mendapatkan tempat yang dapat anda manfaatkan sebagai beranda adalah dengan tidak menempelkan dinding samping bangunan anda dengan dinding tetangga sebelah. Sisakan sedikit ruang di samping dan buat semacam atap dengan koridor memanjang hingga ke bagian belakang rumah. Buat kolam ikan dan bangku dari rabat semen . Tambahkan tanaman sebagai unsur penyejuk. Nah anda sudah menciptakan sudut beranda yang nyaman..
Menentukan Letak dan Posisi Jendela
Menentukan Letak dan Posisi Jendela – Dengan mengetahui arah dan interval waktu dari sinar matahari bukaan jendela yang ideal adalah menghadap ke utara atau selatan. Bukan berarti menghadap ke timur dan barat tidak baik, namun arah timur – barat itu selain memberikan terang yang sangat baik pada rumah, matahari juga akan memberikan panasnya ke dalam rumah sehingga memerlukan penanganan khusus untuk membuat rumah menjadi lebih nyaman.
Rumah yang didesain menghadap utara-selatan atau sebaliknya dan memiliki bukaan besar di arah utara dan selatan akan mendapatkan cahaya matahari dan angin yang terbaik. Lintasan matahari dari arah matahari terbit sebelah timur dan terbenam di sebelah barat tidak akan memberikan pancaran panas yang dapat membuat rumah menjadi krang nyaman karena bukaan berada di sisi utara dan selatan.
Untuk rumah yang menghadap timu – barat atau sebaliknya bukaan yang menghadap ke arah matahari terbit / terbenam perlu diberi penanganan khusus agar [ancaran sinar matahari dapat membuat rumah menjadoi tetap nyaman. Untuk rumah yang didesain dari awal, bukaan-bukaan dapat disesuaikan dan didesain untuk mendapatkan kenyamanan yang diinginkan. Namun untuk rumah yang posisinya tidak bisa memilih, bukan berarti arah bukaan yang telah ada tidak baik. Pada dasarnya dengan iklim yang kita miliki semua arah hadap rumah dan bukaan itu baik. Semakin banyak bukaan maka pertukaran udara yang masuk ke dalam rumah semakin baik pula.
Desain Rumah Yang Awet
Desain Rumah Yang Awet - * Membuat desain tampak sebuah rumah sebaiknya berkonsultasi dengan seseorang yang memang ahli di bidang desain tampak yang disesuaikan dengan selera penghuni rumah. Umumnya bila desain tampak mengikuti model yang sedang digemari, maka daya tahannya tidak akan lama. Akibatnya dalam kurun waktu yang pendek desain tersebut sudah ketinggalan zaman. Rencanakan rumah yang mempunyai karakter diri anda dan mempunyai desain tampak yang tahan lama.
* Buat desain dapur sesuai kebutuhan
* Kurangi sekat antar ruang, usahakan sekat dalam rumah dibuat seminimal mungkin
* Lakukan penghematan dengan bata ekspos, jika menggunakan bata merah untuk bahan dinding sebaiknya digunakan bata ekspos agar biaya dapat diminimalisir. Dengan bata ekspos dinding tidak perlu diplester. Selain itu penampilannya memiliki keteraturan dan menambah artistik suasana. Agar terlihat indah sebaiknya bata ekspos dilapisi pelitur.
* Gunakan atap pelana untuk berhemat.
* Gunakan plafon ekspos
* Gunakan pagar tanaman, selain mempercantik taman juga ramah lingkungan. Akan tetapi dari segi keamanan pagar tanaman tidak seaman pagar tembok dan besi. Sehingga pagar ini disarankan bagi anda yang tinggal di lingkungan yang aman seperti perumahan.
* Lakukan pengolahan dinding semen
* Gunakan pot gantung agar hemat lahan, karena selain praktis juga mudah dipindah-pindahkan.
Menyiasati Ruang Tamu
Menyiasati Ruang Tamu – Untuk ruang tamu sebenarnya area yang diperlukan tidak perlu terlalu besar. Cukup sediakan area setidaknya seluas 3 meter persegi, selebihnya lakukan penyiasatan ruang seperti berikut :
* Cat seluruh dinding dengan warna putih. Fungsinya adalah untuk memantulkan cahaya sebanyak mungkin sehingga ruangan lebih terang dan terasa lapang.
* Buat bukaan berukuran besar yang menghadap langsung ke luar. Hal ini untuk memperluas pandangan manusia meskipun dalam ruangan sempit serta untuk memasukkan cahaya matahari sebanyak-banyaknya.
* Tempatkan cermin di seberang jendela . Cahaya yang masuk akan tergandakan serta matapun akan tertipu dengan keberadaan ruang imajiner
* Tinggikan plafon. Untuk menjaga agar tetap berkesan hangat dan ramah. Pilih material kayu untuk plafon. Bisa juga ditambahkan lampu gantung berbentuk kurus memanjang.
* Tempatkan furnitur merapat pada dinding . Hal ini untuk menyediakan “ruang kosong” sehingga tak terasa sumpek.
* Pilih furnitur yang berwarna senada dengan dinding . Fungsinya untuk menghilangkan garis batas yang tegas antara keduanya sehingga menimbulkan suatu kesatuan dalam ruangan
Memunculkan Warna Yang Ceria dan Simpel
Untuk membuat warna ruang anda mempunyai kesan ceria bersahaja serta simpel enak dipandang mata, ada beberapa langkah yang bisa anda coba:
* Aplikasikan warna-warna dengan intensitas cerah untuk memberi kesan ceria dan penuh kreativitas.
* Gunakan kombinasi warna kontras (contoh kuning lemon dan ungu anggur) untuk menciptakan suasana yang menceriakan dan menggugah kreativitas.
* Hindari penggunaan warna gelap secara berlebihan karena justru akan memberi kesan murung.
* Gunakan warna netral yang lembut sebagai warna yang mendominasi ruangan seperti putih gading atau abu-abu muda. Warna lembut dapat menghilangkan kesan kaku dalam ruang.
* Gunakan kombinasi warna analog dan monokromatis untuk menciptakan suasana bersahaja dengan mudah.
* Sebagai aksen dapat digunakan warna cerah tetapi tetap lembut. Meski demikian hindari pemakaian warna ini dalam bidang-bidang yang terlalu besar karena dapat mengurangi kesan bersahaja dalam ruang.
Menghadirkan Fungsi Lain
Menghadirkan Fungsi Lain – Sebagian besar foyer, powder room, maupun koridor di rumah hanya dipandang sebelah mata. Dengan kata lainketiga ruang tersebut hanya difungsikan sebagai ruang transisi atau ruang perantara dari satu ruang ke ruang lain terutama koridor yang hanya difungsikan sebagai ruang sirkulasi. Sebenarnya kita bisa memanfaatkan ketiga ruang tersebut bukan hanya sebagai ruang transisi saja . Anda bisa menghadirkan fungsi lain dari tiga ruang tersebut misalnya koridor dapat dibuat menjadi area penyimpanan. Dan karena hunian mungil dengan luas sangat terbatas kerap kali tidak mempunyai gudang atau area penyimpanan yang mamadai. Ruang transisi di sini amat potensial dijadikan area penyimpanan. hadirkan lemari atau rak besar pada salah satu atau kedua sisinya.
Foyer juga dapat digunakan sebagai area penyimpanan. Walaupun tidak luas, ruang ini dapat dilengkapi lemari kabinet pendek. Jika masih ada sisa ruang , anda bisa membuat lemari built – in yang menempel pada salah satu sisi dinding. Lemari seperti ini dapat anda manfaatkan sebagai tempat penyimpanan sepatu, payung, jaket, maupun peralatan pembersih rumah.
Koridor juga dapat dimanfaatkan sebagai area pajang koleksi artwork. Jika anda mempunyai cukup banyak koleksi lukisan, pasang saja pada dinding sepanjang koridor. Lengkapi dengan lampu sorot yang diarahkan khusus setiap lukisan. Hal yang sama bisa diterapkan pada koleksi foto-foto anda.
Memasang Listrik Tanpa Banyak Masalah
Memasang Listrik Tanpa Banyak Masalah - Umumnya pekerjaan instalasi listrik dilakukan ketika pekerjaan plafon sudah selesai. Ada beberap tahapan dalam pekerjaan instalasi listrik yang perlu anda ketahui sebagai berikut:
* Pipa kabel dipasang sebelum plafon ditutup. Kabel-kabel listrik juga dipasang atau direkatkan di atas rangka plafon agar rapi dan aman.
* Saklar dan stop kontak dipasang sebelum diplester bila menggunakan pelindung berupa PVC berdiameter 0,5 inci (1,27 cm). Dikarenakan pipa ini berfungsi untuk melindungi kabel dari kelembaban.
* Pemasangan titik lampu diusahakan tidak membebani plafon. Untuk itu disarankan lampu dipasang pada rangka plafon.
* Penyambungan daya PLN untuk rumah sederhana biasanya berdaya 1300 watt dengan voltase 220V. Penyambungan daya material oleh PLN menggunakan kabel toefur dan meteran listrik yang tersedia.
Menggunakan Jasa Arsitek
Menggunakan Jasa Arsitek – Merancang sebuah rumah tidak semudah yang terlihat karena banyak aspek yang terlibat di dalamnya, mulai dari ukuran, warna, bentuk, standar ukuran dan proporsi rumah terhadap setiap ukuran yang digunakan dan bentuk yang dipilih. Berikut beberapa keuntungan menggunakan jasa arsitek dalam mendesain rumah tinggal :
* Desain rumah sesuai kehendak pemilik rumah
* Desain rumah sesuai karakter dari pemilik rumah
* Desain rumah sesuai dengan kebutuhan pemilik rumah.
* Desain interior rumah akan tertata dengan baik
* Proporsi bentuk dan desain akan lebih baik.
* Desain rumah dapat disesuaikan dengan anggaran biaya yang tersedia.
* Bentuk dan desain rumah jauh lebih baik
* Instalasi air kotor dan air bersih serta instalasi listrik sesuai persyaratan.
* Cara kerja sirkulasi udara dan cahaya penerangan yang baik.
* Desain yang hemat energi
Menyikapi Tren Pagar Minimalis
Menyikapi Tren Pagar Minimalis - Pagar bukan hanya sebagai pembatas dan pelindung aktivitas penghuninya. Namun lebih dari itu pagar turut menambah nilai artistik dan menjadi salah satu bagian dari elemen sebuah rumah. Penggunaan bahan, tekstur, dan warna yang tepat akan menghasilkan pagar yang sesuai dengan karakter rumah secara keseluruhan dan mampu memberikan identitas bagi elemen yang ada di dalanya.
Sebelum membuat pagar sebaiknya ditentukan dulu konsep pagar yang akan dirancang. Konsep pagar harus sesuai dengan konsep rumah agar tercipta sebuah bangunan yang serasi, seimbang, dan kontekstual. Misalnya rumah dengan gaya minimalis tentu pagarnya juga harus bergaya minimalis juga. Jika tidak sama, akan tercipata kondisi bangunan yang kurang dinamis dan selaras.
Pagar rumah memberikan pengaruh yang besar karena merupakan elemen terluar rumah yang memperkuat visualisasi yang menarik. Akan tetapi sejauh ini rumah mnimalis banyak yang tidak dipagar dengan pagar yang berkonsep sama sehingga antara bangunan dan pagar menyatu. Minat masyarakat sekarang hanya terbatas pada bangunan minimalis tanpa menyertakan konsep yang sama terhadap pagar.
Rumah minimalis berkesan kokoh dan kaku karena minim olahan. Oleh karena itu diperlukan penataan luar yang dapat memperkuat konsep tersebut. Agar kesan tersebut didapat dengan baik maka pagarpun harus bertema sama, yaitu pagar minimalis sehingga visualisasinya menjadi harmonis.












