Tag Archives: rumah murah
Wajib Tahu Nih, Cara Untuk Membangun Rumah Tahan Gempa
Dengan potensi resiko yang ditimbulkan untuk meminimalkan kerusakan dan timbulnya korban jiwa akibat gempa. Pastinya membahayakan diri sendiri dan juga keluarga. Karena Indonesia rentan dengan gempa bumi, maka memiliki pengetahuan soal membangun rumah tahan gempa menjadi penting. Berikut adalah beberapa pertimbangan untuk membangun rumah tahan gempa, yang perlu diketahui. Apa saja ya, elemen pentingnya?
Cara membangun rumah tahan gempa ada beberapa prinsip, apa saja
Karena Indonesia rentan sekali dengan gempa bumi, maka memiliki pengetahuan soal membangun rumah tahan gempa menjadi penting untuk diketahui para pemilik rumah. Membayangkan soal potensi resiko yang ditimbulkan untuk meminimalkan kerusakan dan timbulnya korban jiwa akibat gempa, pasti sudah membuat kalian ketakutan. Jadi supaya bisa sedikit mengurangi rasa takut, panik dan khawatir, nih ada 4 prinsip yang wajib diketahui untuk membangun rumah tahan gempa.
Coba buat denah dan struktur bangunan yang simetris
Denah yang sederhana dan simetris akan memudahkan kita menentukan letak titik-titik kolom dan pondasi yang akan menjadi rangka struktuk utama pada rumah kita. Misalnya untuk kolom beton bertulang yang ideal untuk rumah tinggal biasanya berjarak 3 – 4 m. Struktur bangunan rumah yang sederhana dan simetris, diperkirakan dapat menahan gaya gempa yang lebih baik dari pada bangunan dengan bentuk yang tidak beraturan. Ini disebabkan karena gaya gempa yang terjadi dapat terdistribusi secara merata ke semua elemen struktur.
Pemilihan material jadi hal yang tidak bisa dilupakan untuk membangun rumah tahan gempa
Besarnya gaya gempa yang menimpa sebuah bangunan itu, berbanding lurus dengan berat bangunan itu sendiri. Itu sebabnya, penting untuk membuat bangunan menjadi lebih ringan dengan menggunakan bahan bangunan yang ringan. Kalau diperhatikan sebagian rumah-rumah tradisional Jepang, hampir semua berstruktur kayu dan umumnya satu tingkat. Aplikasi material partisi antar ruangan pun hanya memakai bilah bambu dan kertas yang sangat ringan. Tak heran jika, Jepang merupakan negara dengan teknologi konstruksi rumah tahan gempa yang terbaik.
Menurut sejarah, sebenarnya rumah tradisional Indonesia itu, ternyata dirancang tahan gempa, lho! Pemakaian struktur kayu dan bambu dengan atap memakai rumbia atau ijuk terbukti dapat bertahan ketika ada goncangan gempa. Banyak material di pasaran sekarang yang mendukung perencanaan rumah tahan gempa. Pemakaian dinding beton aerasi atau bata ringan juga lebih baik daripada bata dan batako. Untuk atap juga dipakai rangka baja ringan dan genteng aspal atau seng gelombang. Pemakaian partisi dari gypsum atau GRC juga dapat membuat massa bangungan menjadi lebih ringan.
Sistem konstruksi rumah tahan gempa
Pada konstruksi rumah tahan gempa perlu diperhatikan agar struktur pondasi, kolom, balok dan struktur atap menyatu dengan sambungan yang memadai. Untuk konstruksi kayu misalnya, selain perlu tambahan struktur menyilang (bracing) harus dilengkapi dengan plat baja pengikat di setiap pertemuan (joint) sehingga menjamin fleksibilitas geraknya.
Jangan melupakan struktur pondasi
Bukan cuma struktur konstruksi, pondasi juga tak kalah penting dalam membuat rumah yang tahan gempa lho Karena itu sebaiknya agar tahan gempa, bangunan rumah pun dibangun di atas tanah yang mempunyai permukaan keras. Kedalamannya pun harus dipertimbangkan dengan baik nih. Karena agar rumah tersebut lebih aman dan kuat, pondasi harus berada minimum di kedalaman 60 – 75cm.
Pasca Gempa, Ini Indikasi Fisik Bangunan Yang Harus Diperhatikan
Indonesia termasuk negara dengan intensitas gempa cukup tinggi. Karenanya saat akan membuat bangunan atau rumah, struktur bangunan tahan gempa cukup perlu diperhatikan. Tujuannya agar bangunan tidak mudah roboh, serta untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan akibat gempa. Namun tak cukup hanya struktur dan konsep bangunan tahan gempa saja yang perlu diperhatikan, ternyata indikasi fisik bangunan pasca gempa terjadi juga tak kalah penting untuk diperhatikan lho!
Untuk Indikasi Fisik Bangunan Pasca Gempa Itu Harus Cek Kolomnya
Jika ingin melihat kondisi bangunan setelah terjadinya gempa, maka kolom atau tiang bangunan, termasuk salah satu indikasi fisik pertama yang harus kalian perhatikan. Jika kondisi atau bentuknya tidak ada yang berubah, maka kemungkinan tak ada masalah pada bangunan akibat gempa.
Namun jika ada retakan atau rekahan, maka kalian harus perhatikan dengan lebih teliti. Jika retakan tersebut hanya berada di permukaan, maka kemungkinan yang rusak hanya bagian finishing-nya saja. Namun jika retakan atau rekahan pada strukturnya tersebut besarnya lebih dari 5 mm, atau beberapa bagian terutama pada sambungan kolom dan balok tampak tertekuk dan bentuknya berubah, maka itu artinya indikasi fisik bangunan tak lagi aman untuk ditempati kembali.
Perhatikan Bagian Balok Bangunan
Umumnya unsur atau bagian struktur balok, berada melintang di atas kolom dan saling menghubungkan antara satu kolom dengan kolom lainnya.
Perhatikan jika terdapat retakan atau kondisinya ada yang berubah. Mengingat kerusakan balok termasuk salah satu ancaman yang berbahaya karena efeknya bisa membuat bangunan langsung roboh. Pastikan sambungan antara balok dan kolom bangunan, tetap berada dalam kondisi baik dengan tidak adanya retakan, pergeseran tumpuan atau perubahan bentuk setelah terjadinya gempa.
Kondisi Fondasi Bangunan Pasca Gempa Tak Kalah Penting
Pengecekan indikasi fisik fondasi bangunan pasca terjadinya gempa bisa kalian lakukan melalui permukaan lantai. Misalnya jika ada permukaan lantai yang tampak berubah seperti ambles atau pecah karena efek permukaan lantai yang meletup, artinya kondisi fondasi bangunan ada kemungkinan telah berubah nih. Jika hal ini terjadi, ada baiknya kalian kembali berkonsultasi kepada para ahli.
Atap, Juga Salah Satu Komponen Bangunan Yang Harus Dicek
Memperhatikan kondisi atap bangunan, umumnya tak lepas dari kondisi kolom dan balok bangunan. Mengingat jika kondisi kedua elemen tersebut tetap baik, maka kemungkinan kondisi atap bangunan pun tak memiliki masalah. Namun jika struktur rangka atap (kuda-kuda, gording, usuk) sebagian besar ikatan komponennya lepas atau bergeser, maka itu jadi indikasi fisik bangunan pasca gempa yang tak lagi baik dan tidak aman untuk ditempati.
Langit-langit atau plafon bangunan, juga termasuk dari bagian atap yang wajib kalian perhatikan ya. Karena retakan pada bagian langit-langit bisa membuat bangunan jadi mudah runtuh.
Bangunan Tampak Miring?
Jika setelah terjadinya gempa kondisi bangunan jadi tampak miring atau condong ke sisi kanan atau kiri, maka kalian tak boleh mengabaikannya. Baik itu pada bangunan bertingkat atau bangunan satu lantai. Karena jika itu terjadi, artinya kondisi bangunan sudah tidak lagi aman untuk ditempati.
Selain kondisi-kondisi fisik tersebut, kalian juga tak boleh lupa untuk memastikan kondisi sambungan kusen pintu dan jendela rumah dalam keadaan baik. Jika kalian memiliki rumah bertingkat, sambungan antara lantai dengan tangga juga harus dipastikan dalam keadaan baik. Secara keseluruhan, bagian-bagian rumah seperti kanopi, lemari, lampu dan lain-lain ada baiknya juga dipastikan aman ya.
Rumput Sintetis Vs Rumput Alami, Mana Sih Yang Lebih Baik Untuk Hunian
Rumput termasuk salah satu elemen penting pada sebuah hunian, terutama kalau kalian punya taman rumah. Mengingat taman yang cantik biasanya tak lepas dari peranan rumput hijau yang terawat dengan baik. Apalagi saat ini jenis rumput yang bisa diaplikasikan pada hunian bukan aja jenis rumput alami, tapi juga ada rumput sintetis.
Mengingat dari kedua jenis rumput tersebut punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi tak sedikit pula yang bingung memilih jenis rumput yang tepat untuk dekorasi rumah. Sebagai pertimbangan kalian, ini lho tentang rumput sintetis serta rumput alami yang perlu diketahui.
Rumput Sintetis
- Merupakan rumput buatan yang biasanya terbuat dari plastik. Karenanya jika ingin menggunakan rumput sintetis, kalian harus memilih produk yang berkualitas bagus. Sehingga rumput ini bisa tahan lama hingga 8-15 tahun.
- Sistem perawatan yang lebih mudah dibanding rumput alami. Sehingga kalian cukup membersihkannya secara rutin setiap hari dengan vacuum cleaner.
- Tidak membutuhkan sinar matahari, karenanya rumput sintetis bisa diaplikasikan di dalam ruangan atau area indoor. Jadi jika kalian ingin memiliki taman kering di dalam rumah, bisa menjadikan rumput jenis sintetis sebagai pilihan untuk lantai taman.
- Bukan hanya bisa digunakan untuk lantai, rumput sintetis juga bisa diaplikasikan pada area-area yang biasanya susah untuk pengaplikasian rumput alami, seperti pada area dinding rumah lho. Karenanya rumput sintetis juga banyak digunakan sebagai dekorasi untuk mempercantik hunian.
- Lebih ramah lingkungan karena hemat air, bahan bakar motor, pestisida serta bahan-bahan kimia lainnya. Sehingga biaya perawatannya pun lebih hemat dibanding rumput alami..
Rumput Alami
- Karena rumput alami merupakan tanaman asli, jadi pengaplikasikan rumput alami pada taman rumah bisa memberikan tambahan oksigen.
- Rumput alami bisa meminimalkan suhu panas, jadi taman yang menggunakan rumput alami akan terkesan lebih segar.
- Membutuhkan air, pupuk atau pestisida dalam proses pemeliharaannya agar tetap hidup dan tumbuh dalam kondisi baik.
- Meski biaya pemasangannya relatif cukup murah, namun membutuhkan perawatan yang lebih intens dan biaya lebih banyak dibanding rumput jenis sintetis.
- Kurang cocok untuk pengaplikasian dalam ruangan, karena membutuhkan sinar matahari.
- Jika tidak dirawat dengan benar bisa membuat permukaan taman yang menggunakan rumput alami terasa tidak rata.
Jika dilihat dari beberapa poin tersebut, rumput sintetis memang cenderung punya lebih banyak kelebihan dibanding rumput alami. Kalau menurut kalian, mana nih yang lebih cocok untuk hunian?
Seberapa Penting Sih, Fungsi Mini Bar Di Dalam Rumah Itu?
Keberadaan mini bar memang bukanlah hal yang wajib di rumah ala Indonesia. Namun meski begitu, belakangan ini konsep mini bar mulai banyak diterapkan pada konsep rumah minimalis di Indonesia. Pasalnya, beberapa fungsi mini bar menjadi pertimbangan tersendiri oleh para pemilik rumah. Tapi seberapa penting sih, fungsi mini bar di dalam rumah itu? Yuk, temukan jawabannya di dalam uraian berikut ini!
Karena bentuknya kecil, fungsi mini bar di dalam rumah itu bisa menggantikan meja makan
Memang tidak harus membuat sebuah mini bar di dalam rumah, tapi jika rumah kalian memang berukuran kecil dan luasnya terbatas, fungsi mini bar di dalam rumah kalian bisa berubah menjadi meja makan. Apalagi untuk gaya desain rumah minimalis, adanya mini bar dapat membantu memaksimalkan space rumah agar lebih leluasa. Udah gitu kalau ada mini bar, kalian tak harus membeli meja makan dan menyiapkan ruang makan khusus lagi kan?
Sesuai untuk suasana rumah yang modern dan santai
Salah satu fungsi mini bar di dalam rumah itu adalah untuk memunculkan suasana modern dan santai, yang bisa jadi salah satu healing spot dalam hunian. Agar lebih mewah dan elegan, kalian bisa memilih penggunaan bahan atau material yang juga disesuaikan dengan konsep dapur. Umumnya, bahan atau material yang dapat digunakan untuk mini bar antara lain adalah material kayu, besi ringan, baja ringan, beton, serta marmer. Kalian bisa menyesuaikannya kembali berdasarkan kebutuhan dan konsep yang diinginkan.
Kehadiran mini bar itu multi-fungsi banget loh
Selain karena memang fungsi mini bar di dalam rumah itu mampu menggantikan meja makan, tapi ternyata mini bar itu multi-fungsi loh! Jika dilihat dari segi desain, mini bar itu selalu memiliki laci-laci di bagian sisi bawahnya, sehingga mini bar juga bisa digunakan untuk menjadi tempat penyimpanan. Bisa jadi tempat menyimpan peralatan dapur, atau bisa juga digunakan untuk menyimpan bahan-bahan masakan dapur yang jenisnya kering seperti tepung terigu, susu bubuk, gula pasir, dll. Letaknya yang berada di garis luar dapur pun, bisa membuat mini bar sekaligus berfungsi sebagai penyekat dapur dengan ruangan lainnya.
Ciri-Ciri Taman Rumah Tropis Yang Wajib Diketahui
Desain hunian bergaya tropis memang jadi satu aliran gaya desain di Indonesia yang mulai banyak digemari selain gaya minimalis. Tentunya hal itu tidak terlepas dari iklim Indonesia yang sesuai untuk desain hunian bergaya tropis. Nah, supaya desain hunian tropis semakin kuat, jangan lupa untuk membuat desain taman rumah tropis juga. Jika belum tahu, apa saja syarat dari sebuah taman rumah tropis, ini dia ciri-ciri taman rumah tropis yang wajib kalian ketahui! Apa saja ciri-ciri dari desain taman rumah bergaya tropis? Mari sekalian, simak artikel berikut ini!
Pengertian dari taman rumah tropis
Gaya taman rumah tropis sebenarnya sudah ada sejak zaman dulu. Hanya saja waktu itu budaya desain minimalis yang mendadak populer, membuat gaya desain tropis terlupakan. Namun karena di zaman sekarang, banyak orang yang peduli dengan lingkungan, maka gaya desain tropis yang ramah dengan lingkungan sekitar menjadi kembali populer.
Sehingga tidak ada salahnya kan, untuk membuat taman rumah tropis di rumah kalian masing-masing. Menurut pemahaman sederhana, taman tropis sendiri merupakan sebuah taman yang disesuaikan dengan iklim setempat. Karena dengan menyesuaikan iklim di tempat kita tinggal, merawat taman rumah tentu akan jauh lebih mudah.
Mengenal lebih dekat ciri-ciri taman rumah tropis
Menurut Basuki Triwidodo, seorang arsitek lanskap dari Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI), bahwa ciri-ciri taman rumah tropis yang berada di Indonesia dapat diwakili dari penampilan taman Bali. Sementara itu, Ketua Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI) DKI Jakarta Ir Bagus Tatang Dewantoro menyebut, bahwa ciri-ciri taman rumah tropis ialah taman yang rimbun. Taman rumah tropis sendiri merupakan, taman yang menggunakan banyak tanaman yang tidak terbatas sehingga lebih rimbun dan banyak bunga.
Jenis tanaman untuk taman rumah tropis
Karena prinsip rimbun, maka memilih jenis tanaman yang akan digunakan pada taman rumah menjadi hal yang wajib diperhatikan. Untuk di Indonesia, jenis tanaman mulai jahe-jahean, pisang-pisangan, beringin, balancing, talas, palem, kelapa sawit, kacang hias, adenium, hingga anthurium bisa dipilih untuk menghiasi taman rumah kalian, lho!
Perhatikan juga elemen jalan setapak dan unsur air pada taman tropis
Elemen jalan setapak pada taman tropis biasanya menggunakan batu-batuan alam, seperti batu kali, batu tempel, maupun kerikil. Sehingga taman yang ingin ditampilkan mampu tampil harmonis dengan jenis tanaman yang ada. Biasanya pula sebuah taman tropis dihiasi sebuah kolam dengan ciri yang sangat kental dengan nuansa alami. Kolam pun dapat diisi ikan-ikan dan dihiasi tanaman air yang khas tropis. Tanaman yang bisa menghias kolam pada taman tropis, seperti teratai, kala lili (water lily), pontederia, atau tanaman ilalang air.
Inilah Tips Memakai Warna Pastel Untuk Interior Rumah Anda
Banyak sih yang bilang jika, warna hunian yang cerah itu bagus untuk psikologis sang pemilik rumah. Kenapa bisa begitu? Karena penggunaan warna cerah yang terang, secara psikologis lebih bisa memancing perasaan bahagia. Nah, tapi gimana kalau sang pemilik rumah ingin menggunakan nuansa warna pastel untuk huniannya? Adakah tips memakai warna pastel di interior hunian, yang bisa dicoba? Yuk, simak ulasan sekaligus tips dan trik jitunya berikut ini!
Tips memakai warna pastel di dalam rumah bisa disiasati dengan pemakaian pola geometris
Satu tips memakai warna pastel di dalam rumah kalian, bisa disiasati dengan pemakaian pola-pola geometris untuk memunculkan kesan menarik dan atraktif. Desain lantai yang bermotif tidak lagi sekedar sebuah warna yang bercampur, namun juga warna tersebut berada pada bentukan geometris yang memperlihatkan garis-garis tegas namun dengan warna yang lembut. Nah, perpaduan tersebut akan terasa cantik dan memperlihatkan kesan modern di dalam ruangan.
Penggunaan warna pastel yang dikolaborasikan dengan material kayu
Warna pastel akan tampil lebih maksimal jika dipadukan dengan berbagai macam perabotan ataupun material yang menenangkan. Dengan kesan lembutnya, tentu saja kolaborasi dengan material kayu sangat menyenangkan. Apalagi material kayu sangat cocok dengan warna pastel, maka dari itu pemilihan kayu sebagai material lantai ataupun dinding harus diperhatikan. Misalnya saja warna pastel kuning akan cocok dengan warna dari kayu mahogany ataupun coklat gelap dari kayu karena tampil kontras namun tetap indah.
Warna pastel bisa jadi warna utama atau warna aksen untuk ruangan
Di dalam mendekor ruangan di dalam rumah, warna pastel tidak selalu harus menjadi warna utama di dalamnya. Tidak selalu semua warna dalam ruangan harus memiliki warna yang sama. Tampilkan warna pastel sebagai warna utama akan memberikan kesan menonjol dalam ruangan, namun menjadikannya sekedar aksen dari warna dominan lainnya juga menjadi hal yang menarik pada interior ruangan. Misalnya saja menggunakan kursi atau peralatan dapur berwarna pastel di dalam dapur dengan dominan warna putih. Aksen warna pastel tersebut pastinya akan menarik perhatian, karena tampil menonjol di antara warna dominan putihnya.
Letak Dapur Di Bagian Depan Rumah Itu Ternyata Menguntungkan
Mungkin banyak orang yang menganggap bahwa letak dapur itu harus di belakang sebuah hunian. Namun kalian tahu ga sih, jika ingin membuat letak dapur di bagian depan rumah kalian itu menguntungkan banget lho!! Kok bisa sih? Nih, berikut sedikit penjelasannya.
Kenapa sih, letak dapur di bagian depan rumah itu boleh diaplikasikan?
Memang pada umumnya kita berpendapat bahwa dapur selayaknya berada di area bagian belakang rumah. Sebab, area dapur itu termasuk area kotor yang tidak seharusnya diperlihatkan pada tamu atau orang lain. Padahal penataan letak dapur di bagian depan rumah juga bisa juga membuat tampilan dapur menarik!. Lalu untuk menjawab pertanyaan soal, kenapa letak dapur di bagian depan rumah itu boleh, kalian harus mengetahui beberapa fakta menarik berikut ini.
Akan lebih menjaga aspek kebersihan dan kerapian
Kalau letak dapur di bagian depan rumah, bisa jadi area dapur lebih mudah dijaga kebersihannya. Dikarenakan bagian depan rumah lebih sering terlihat oleh tamu, maka tentunya kalian akan menjadi lebih rajin dan teratur untuk menjaga kebersihan dan kerapiannya. Sehingga konsekuensi yang didapatkan adalah Anda bisa lebih serius dan bersungguh-sungguh, dalam hal menjaga kebersihan area dapur. Karena tentu saja rasa malu akan datang, jika dapur terlihat kotor!
Lebih mudah menyajikan makanan saat ada tamu
Kalau letak dapur ada di bagian depan hunian yang dekat dengan ruang tamu dan ruang keluarga, tentunya saat ada teman, kolega, kerabat atau tamu datang berkunjung ke rumah, kalian bisa lebih mudah dan efisien untuk menyajikan makanan karena ga perlu jauh-jauh pergi ke bagian belakang rumah. Malahan Anda bisa sekalian cooking show di hadapan para teman, kolega, kerabat atau tamu yang sedang berkunjung. Keren kan?
Tidak ada alasan untuk takut pergi ke dapur di malam hari
Pasti banyak banget deh kalian yang suka takut untuk pergi ke dapur di malam hari, hayo ngaku deh?! Nah, oleh karena itu jika dapur ada di bagian depan rumah yang dekat dengan kamar tidur dan ruang tamu, maka ga perlu lagi kan merasa ketakutan untuk pergi ambil minum di dapur waktu malam hari?!
Dapur bisa jadi area menarik untuk interior hunian
Jika biasanya ruang tamu dan ruang keluarga yang jadi ‘tanda’ atau ‘simbol’ menarik dan atraktif-nya sebuah hunian, mungkin sudah saatnya untuk mencoba menjadikan dapur sebagai bagian depan hunian yang menarik. Sebab, banyak sekali spot di dalam dapur yang bisa dieksplor untuk menjadi sudut kreatif dan menarik bagi interior hunian.
Wah, ternyata meletakkan dapur di bagian depan rumah memberikan banyak manfaatnya. Tertarik untuk mencobanya ga?
Kenapa Harus Ada Ruang Santai Pada Sebuah Hunian
Keberadaan sebuah ruang santai pada hunian, memang tidak harus berupa satu ruangan khusus yang digunakan untuk bersantai. Namun, bisa saja kalian memfungsikan ruang keluarga, teras atau balkon sebagai ruang santai yang bisa Anda gunakan ketika sedang ingin healing time. Nah kemudian, ada pertanyaan yang sesekali muncul di benak kalian, yaitu kenapa harus ada ruang santai di sebuah hunian? Tentu saja jawabannya akan ada dalam uraian berikut ini!
Memberikan suasana yang nyaman pada sebuah hunian
Untuk menjawab pertanyaan soal kenapa harus ada ruang santai pada sebuah hunian, coba kita mulai dengan ilustrasi sederhana berikut ini! Sebuah hunian yang nyaman tentu terdiri dari ruang-ruang standard seperti ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, kamar tidur, dan kamar mandi. Tapi karena terlalu memikirkan fungsi dari setiap masing-masing ruangan, jadinya sebuah hunian terasa kaku. Oleh karena itu kehadiran ruang baca yang juga berfungsi sebagai ruang santai, berguna untuk memberikan suasana relax, dan juga nyaman dalam sebuah hunian. Makanya desain di dalam ruang baca biasanya didesain dengan sofa yang empuk, tumpukan bantal yang banyak demi memunculkan suasana nyaman untuk menghilangkan stress!
Ruang santai pada hunian itu bisa jadi tempat mencari inspirasi
Balik lagi ke pertanyaan, kenapa harus ada ruang santai di sebuah hunian, ya sudah pasti jawabannya untuk menjadi tempat tenang mencari sebuah inspirasi. Dalam sebuah hunian tentu saja, perlu ada satu ruang khusus yang bisa dijadikan tempat untuk kalian mencari inspirasi. Inspirasi soal perjalanan karis, keluarga, percintaan, hobi atau yang lainnya.
Jadi tempat yang cocok dan tepat untuk menyendiri
Meski ruang santai ada untuk menjadi tempat kalian sebagai pemilik rumah bersantai, menenangkan pikiran sambil mencari inspirasi. Ternyata dengan adanya ruang santai pada hunian bisa juga jadi tempat yang cocok untuk kalian merenung, melakukan introspeksi diri. Sambil merenung, melakukan introspeksi serta refleksi diri, kadang berada di dalam ruang santai malah justru bisa membuat Anda berpikir jernih, sembari melakukan evaluasi pada kehidupan yang telah dilalui.
Pagar Kayu Atau Pagar Besi, Mau Pilih Yang Mana Untuk Pagar Rumah kalian
Pagar merupakan satu elemen pelengkap sebuah rumah supaya kita tidak gampang dibobol oleh orang asing terutama seorang penjahat. Untuk itulah, dalam membangun pagar rumah, perlu dipertimbangkan seberapa besar ukuran pagar yang akan kita pilih. Selain itu, hal yang tak kalah pentingnya adalah menentukan jenis bahan pagar itu sendiri, apakah kita akan membuat pagar dari kayu atau pagar besi? Kira-kira, di antara pagar kayu atau pagar besi lebih baik yang mana sih?
Pagar kayu atau pagar besi nih yang tampilannya lebih menarik?
Menanggapi soal berbagai bahan material yang bisa dipilih untuk menjadi bahan sebuah pagar rumah, coba kita mulai kerucutkan di antara pagar berbahan kayu dan pagar berbahan besi. Berbicara soal pagar berbahan kayu, ternyata ada beragam juga jenis kayu yang bisa diaplikasikan untuk sebuah pagar rumah. Dimulai dari jenis kayu cedar, cemara, kayu mahoni, hingga kayu jati.
Setelah sudah menentukan jenis kayu apa yang akan digunakan sebagai materiap pagar rumah, kalian harus melangkah ke tahap selanjutnya yaitu menentukan desain pagar rumah yang seperti apa untuk hunian kalian. Apakah mau model pagar kayu yang disusun secara lurus-lurus biasa, atau model pagar kayu yang berujung runcing seperti pensil.
Sedangkan untuk pagar rumah dari bahan logam, jenis logam dari besi dan aluminium merupakan jenis bahan logam yang paling sering digunakan sebagai model pagar rumah. Apalagi secara tampilan model pagar rumah dari logam besi mampu memberikan tampilan fasad sebuah rumah terlihat lebih kuat, kokoh dan tegas!
Secara perawatan, mana yang lebih mudah antara pagar kayu atau pagar besi
Untuk lokasi rumah yang berada di iklim yang kering dan hangat, maka pagar berbahan kayu adalah pilihan yang paling tepat. Soalnya dalam kondisi iklim seperti itu, pagar kayu akan lebih mudah dalam segi perawatan. Namun, untuk daerah dengan iklim yang lembab dan curah hujan tinggi, tentu pagar berbahan dasar kayu bukanlah pilihan yang terbaik. Kondisi iklim semacam itu akan membuat kayu mudah rapuh sehingga harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan untuk perawatan berkala.
Untuk itulah hadir jenis atau model pagar besi yang cocok untuk ingkungan yang lembab dengan curah hujan tinggi. Dan agar menghindari pagar besi berkarat, jangan lupa untuk melapisi pagar besi dengan cat anti karat. Kalau sudah dilapisi oleh cat anti karat, pagar besi bisa tahan lama.
Kalau menurut kalian bagaimana? Mana nih yang mau dipilih diantara pagar kaya atau pagar besi?
Sebenarnya, Perbedaan Ruang Keluarga Dan Ruang Tamu Itu Apa Ya?
Berbicara soal konsep dekorasi ruang keluarga, tentu tidak bisa dilepaskan dari makna sebuah ruang keluarga itu sendiri. Apalagi banyak banget belakangan ini, yang mendesain konsep ruang tamu sebagai ruang keluarga. Ukuran rumah yang terbatas menjadi alasan utama, mengapa ruang keluarga dan ruang tamu didesain melebur menjadi satu. Padahal ada 3 perbedaan mendasar antara ruang keluarga dan ruang tamu, yang membuatnya harus terpisah. Lalu apa saja, bedanya ruang keluarga dan ruang tamu tersebut? Nih, 3 jawabannya untuk kalian semua!
Letak posisi keberadaan antara ruang keluarga dan ruang tamu jadi alasan pertama perbedaan
Untuk menjawab rasa penasaran kalian soal bedanya ruang keluarga dan ruang tamu, coba perhatikan kembali dengan detail di mana posisi keberadaan ruang keluarga dan ruang tamu. Perbedaan mencolok antara ruang keluarga dan ruang tamu terlihat dari posisi letaknya. Pada prinsipnya letak ruang tamu pasti berada di area depan hunian, karena untuk memudahkan pemilik rumah menyambut tamu. Sedangkan posisi letak ruang keluarga biasanya ada di area tengah hunian, sehingga sering banget ruang keluarga disebut sebagai ‘jantung’ sebuah hunian. Karena di sanalah para anggota keluarga berkumpul dan bercengkerama untuk saling mengakrabkan diri, sehingga tidak sembarang orang bisa masuk dan berada di sana.
Bedanya ruang keluarga dan ruang tamu bisa juga dilihat dari segi desainnya
Soal masalah desain juga adalah salah satu alasan, mengapa sebaiknya antara ruang keluarga dan ruang tamu itu dipisah. Bedanya ruang keluarga dan ruang tamu jika dilihat dari segi desain, bisa kalain identifikasi dari pemilihan sofa yang lebih nyaman dan empuk, model meja yang lebih besar hingga pemilihan bahan karpet yang lebih tebal. Karena menjadi ‘jantung’ sebuah hunian, makanya desain ruang keluarga selalu dibuat khusus dan spesifik. Sedangkan untuk ruang tamu, biasanya pemilihan meja dan kursi berukuran lebih kecil. Dan disesuaikan dengan besaran luas ruang tamu yang tidak terlalu besar.
Persoalan fungsi jadi alasan mendasar perbedaan ruang keluarga dan ruang tamu
Fungsi yang berbeda jelas menjadi dasar perbedaan antara ruang keluarga dan ruang tamu pada sebuah hunian. Dilihat dari namanya, ruang tamu dan ruang keluarga tentu memiliki fungsi yang sangat berbeda. Di mana ruang keluarga berfungsi sebagai tempat untuk menjamu tamu, sedangkan ruang keluarga lebih berfungsi sebagai tempat untuk berkumpulnya anggota keluarga. Sehingga tak heran jika ruang keluarga sifatnya lebih privasi dan untuk orang-orang terdekat saja.












