Tag Archives: desain rumah
Tahapan Pemasangan Keramik
Tahapan Pemasangan Keramik – Keramik merupakan salah satu bahan finishing yang sangat menentukan keindahan dan keanggunan sebuah bangunan. Karena itu pemasangannyapun harus diperhatikan dengan baik. Cara pemasangan dan tahapan-tahapan pemasangan merupakan kunci dari kualitas penampilan keramik itu sendiri.
Ada beberapa tahapan yang perlu anda perhatikan sebelum pemasangan keramik :
* Bersihkan area dari tumpukan material atau barang-barang lainnya yang tidak ada kaitannya dengan pemasangan keramik.
* Tentukan lokasi yang mudah diakses ke semua ruangan di dalam rumah sebagai patokan awal pemasangan keramik.
* Rendam keramik di dalam air terlebih dahulu beberapa saat sebelum dipasang
* Tentukan besaran nat atau jarak keramik (kisaran 3-6mm)
* Mulailah memasang keramik satu baris ke arah memanjang dari setiap ruangan.
* Pastikan permukaan lantai benar-benar bersih dari kotoran dan tumpahan minyak.
* Siram dengan air permukaan lantai rabat beton yang akan dipasangi keramik.
* Besi semen pada bagian bawah keramik yang sudah dicampur air sedikit.
* Pastikan adukan semen benar0benar padat dan merata.
* Lakukan pengecekan terhadap ketinggian permukaan, hindari keramik terinjak orang sekitar 2-3 hari
* Lakukan pekerjaan pengisian nat setelah 5-7 hari sejak pemasangan keramik.
Permainan Warna dan Tekstur
Permainan Warna dan Tekstur - Pilihan warna fasade pada bangunan biasanya juga disesuaikan dengan nuansa / gaya arsitektur desain yang digunakan. Misalnya bangunan bergaya klasik mungkin lebih sesuai menggunakan warna putih agar terlihat lapang megah dan elegan. Tetapi untuk bangunan yang bergaya minimalis warna bisa variatif dan berani. Bangunan bergaya minimalis modern banyak mengaplikasikan warna-warna primer seperti biru, merah, atau kuning menyala dalam satu fasade yang diberi aksen putih. Paduan warana-warna primer yang cerah tidak hanya tegas dan menyolok tetapi juga harus terlihat bersih dan elegan misalnya warna primer merah, kuning, dan biru diberi aksen putih pada list (moulding) sehingga akan memberikan sentuhan nilai estetika yang tegas dan menawan.
Kreativitas lain yang dapat dilakukan dalam memperindah fasade adalah dengan mengolah tekstur . Artinya membuat fasade menjadi berkarakter dan mempunyai kesan tertentu misalnya permainan lembut dan kasar serta membuat bidang maju mundur pada fasade. Konsep permainan tekstur fasade pada bangunan khususnya rumah tinggal dapat berupa upaya untuk menyeimbangkan bagian yang tidak perlu ditonjolkan dan menonjolkan bagian tertentu agar permukaan fasade menjadi berkarakter.
Tekstur pada kolom atau dinding juga dapat diciptakan dengan membuat tali air, memberi pelapis batu alam atau batu artifisial dengan motif tertentu misalnya garis horisontal minimalis , ekspos beton, dengan plesteran kamprut dan lain-lain.
Rak Penyimpanan
Rak penyimpanan dapat dirancang dalam berbagai bentuk sejauh bentuk itu fungsional. Pada umumnya rak berbentu geometris. Karena dengan bentuk geometris modul rak lebih mudah dirancang. Ada yang dibuat dalam pola yang sama ada pula yang dibuat dalam pola berbeda. Seiring dengan perkembangan jaman, bentuk-bentuk baru selain bentuk geometris yang berkesan kaku mulai bermunculan.
Kini kita mulai mengenal rak dalam bentuk organik. Sehingga bentuk mulai dibuat tidak lancip ujungnya. Meski demikian sebuah bidang yang lurus tetap dipertahankan sebagai struktur rak. Gunanya untuk mempermudah sistem penyimpanan barang di dalam rak. Rak dalam bentuk organik memiliki nilai tambah lain. Selain fungsional bentuknya yang unik dapat menjadi focal point dinding, bahkan menjadi fokus perhatian sebuah ruang. Anda cukup meletakkan rak seperti ini di salah satu dinding rumah dan letakkan benda-benda dalam susunan yang menarik di dalamnya.
Bentuk rak juga dipengaruhi oleh penempatannya. Jika rak diletakkan di bawah tangga atau di loteng rumah otomatis bentuknya harus disesuaikan dengan area yang tersedia. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membuat rak :
* Menentukan tipenya bisa berupa rak tanam atau rak siap pakai
* Tentukan ukurannya: cobalah untuk mulai mencatat barang-barang yang akan dimasukkan ke dalam rak. Kelompokkan berdasarkan kegunaanya. Kemudian mulailah mengukur besaran dari barang-barang tersebut. Sisakan beberapa centimeter untuk ruang bebas. pengukuran yang tepat akan membuat rak menjadi fungsional.
* Pilih materialnya : ada kayu, besi, kaca.
* Pilih aksesori pelengkapnya
Kanopi
Kanopi sebenarnya cocok untuk rumah di Indonesia yang beriklim tropis. Hujan dan panas yang silih berganti dapat merusak elemen rumah yang terbuat dari kayu. Dengan adanya kanopi paparan panas matahari dapat dikurangi sehingga udara di dalam rumah dapat stabil dan nyaman.
Model kanopi ada berbagai macam dan bahanyapun ada yang dari kain sejenis terpal/ kanvas, akrilik, dan polyester. Yang berbahan kanvas sifatnya lentur sedang akrilik lebih kaya warna. Kanopi yang terbuat dari polyester lebih halus dan anti jamur.
* Model bulat, membentuk sudut 90 derajat dengan rangka besi menopang bidang bulat.
* Model dome : menyerupai kubah setengah lingkaran dengan diameter yang menaungi ruang di bawahnya.
* Model elips : biasanya untuk melindungi jendela yang besar. seringkali ditambah rumbai yang menarik.
* Model rol: menggunakan tuas atau tali yang dapat menarik atau menggulung kain kanopi.
Periksa posisi jendela di rumah anda, apakah jendela memerlukan kanopi? Pembuat teralis biasanya juga menyediakan kanopi sebagai pelengkap.
Dak Beton
Dak Beton – Desawa ini tidak semua bangunan rumah tinggal menggunakan atap pelana atau perisai. Semakin menjadi tren untuk memiliki atap datar yang berupa dak beton. bagi yang rumahnya dilengkapi dengan roof top / roof deck, ruang dak beton tersebut dapat dimanfaatkan sebagai ruang beraktifitas, duduk-duduk santai , menyantap makanan, maupun olah raga. Roop top / roof deck disukai olah banyak orang karena pada lantai tanpa atap tersebut tersedia ruang kosong yang luas untuk beraktivitas. Selain itu ruang yang terbuka ke atas ini memiliki view yang luas dengan udara segar. Berada di roop top / roof deck memberikan suasana yang tenang dan kontemplatif. Jauh dari keramaian aktivitas di dalam rumah serta jauh dari jalan.
Tempat ini juga bisa dimanfaatkan untuk tempat berolah raga . Jenis olah ragapun beragam mulai dari skipping, senam, yoga, aerobic, bulu tangkis,sampai tenis meja. Tetapi perlu diperhatikan bahwa pada olah raga yang menggunakan bola, terpaan angin yang cukup kencang dapat menjadi penghambat. Selain angin kencang panas matahari dan hujan juga mempengaruhi aktivitas dan timing berolah raga.
Penyimpanan alat-alat juga harus diperhatikan. Karena lokasi ruang olah raganya berada di luar, penyimpanan alat memerlukan penanganan khusus. Misalnya dengan menyediakan lemari atau tempat penyimpanan di ruang dalam yang letaknya dekat dengan akses ke dak.
Sebaiknya pastikan bahwa desain bangunan sudah memenuhi standar desain yang baik di mana keselamatan pengguna merupakan hal yang penting. Dinding pembatas di tepi dak berupa dinding atau railing merupakan elemen yang wajib ada dengan ketinggian minimal 1 meter.
Proporsi Visual Fasade
Proporsi Visual Fasade – Setiap bangunan mempunyai elemen-elemen fasade yang akan menciptakan kesan tertentu dan sifatnya pengarahan. Contohnya jika anda melihat bangunan yang megah dan elegan maka sebetulnya anda melihat konfigurasi elemen fasade tersebut didominasi oleh elemen-elemen yang penataannya memanjang vertikal. Dengan demikian akan menghasilkan kesan bangunan yang tinggi, megah, dan elegan.
Kesan bangunan yang tinggi bisa diciptakan dengan beragam cara antara lain dengan menbuat jendela-jendela vertikal, kolom-kolom vertikal, bukaan ruang yang menjulang vertikal, bidang masif atau transparan yang disusun vertika maupun elemen-elemen estetika horisontal berupa list profil (moulding) atau elemen estetika vertikal lainnya.
Proporsi visual fasade yang dominan vertikal atau terlihat tinggi akan menciptakan kesan visual yang lega serta lapang baik bagi pengamat maupun penghuni yang tinggal di dalamnya. Untuk memberi kesan tinggi dan elegan pada bangunan juga dapat digunakan elemen fasade tambahan yaitu berupa sun shading atau kulit kedua bangunan, sehingga bangunan tersebut mempunyai double fasade. Upaya ini bermanfaat untuk mencegah sinar matahari masuk secara langsung, mereduksi panas sekaligus akan menambah nilai estetika fasade.
Tips Dapur
Tips Dapur – Pada prinsipnya dapur merupakan ruang kerja , tempat membuat makanan untuk keluarga, mulai dari persiapan memasak, sampai menyajikan. Aktifitas utama tersebut sebagai segitiga kerja yang akan mempengaruhi desain penempatan furnitur.
Anda bisa melengkapi dapur anda dengan meja bar mini yang fungsinya untuk menyiapkan bahan baku masakan sekaligus menyantap makanan dapat berlangsung bersamaan. Untuk kitchen set bisa anda lengkapi dengan lemari, laci, dan rak. Jika anda keluarga kecil ada baiknya pula dibuat meja makan mungil yang menyatu dengan kitchen set.
Untuk mengisi dapur ada beberapa tips :
* Manfaatkan dapur seefisien mungkin
* Gunakan furnitur multiguna berupa lemari yang memiliki banyak rak, laci, gantungan, dan meja kerja untuk memotong makanan atau meracik bumbu.
* Rancanglah meja yang memiliki ruang untuk bak cuci, kompor, lemari es, oven, dan hobs supaya perkakas dapur tertata rapi.
Kolam
Kolam - Sudah terbukti bahwa unsur air mendatangkan efek psikologis yang menyejukkan terutama untuk mata. Kehadiran air yang bersifat cair juga mampu melunakkan suasana kaku akibat bentukan elemen-elemen bangunan seperti lantai, dinding, dan langit-langit yang terbuat dari material padat. Oleh karena itu kolam menjadi pilihan yang disukai banyak orang untuk melengkapi penampilan hunian mereka.
* Reflecting pool : jenis kolam yang satu ini mempunyai fungsi spiritual yaitu bisa menjadikan rumah sebagai tempat merenung, bermeditasi atau merefleksikan jiwa sehingga dapat melihat cerminan diri. Sesuai konsep Zen, reflecting pool sellau tampil dalam desain simpel dan sangat sesuai untuk jenis rumah yang bergaya minimalis yang tidak terlalu banyak menghadirkan ornamen.
* Kolam ikan : Selain membuat rumah tampak asri kolam ikan merupakan media penyaluran hobi bagi orang-orang yang senang memelihara binatang. Kolam ikan bisa diletakkan di mana saja di dalam maupun di luar rumah. Biasanya kolam merupakan bagian dari taman yang menghiasi pekarangan dalam hunian. Desain kolam ikanpun saat ini sangat beragam dari gaya bali, klasik, minimalis, dan lain-lain. Efek air bergerak dan suara yang ditimbulkan tidak hanya menciptakan suasana yang lebih dinamis namun juga mampu memberikan kesegaran.
Plafon dari Bambu dan Rotan
Plafon dari Bambu dan Rotan – Wacana ecogreen dan sustainable construction yang berembus kencang kian menyebabkan pamor bahan-bahan yang berasal dari alam kian popular. Bambu dan rotan misalnya menjadi contoh dua bahan alami yang kini semakin digemari berbagai kalangan. Sekarang pengetahuan tentang pengolahan dua bahan tersebut berkembang dengan pesat, menjangkau hal-hal yang tidak terpikirkan sebelumnya. Kini penggunaanya tidak hanya sebatas untuk dinding saja tetapi sudah dimanfaatkan sebagai bahan plafon. Pemakaian kedua bahan tersebut kerap diasosiasikan dengan konsep bangunan secara keseluruhan, biasanya bangunan yang mengusung konsep natural dan ingin menampilkan kesan alami.
Bambu dan rotan yang akan dipakai bahan plafon biasanya harus dianyam terlebih dahulu . Selain teknik anyam dua bahan tersebut dapat dibentuk menjadi lembaran dengan cara dipotong kecil-kecil hingga berbentuk bilah-bilah batang tipis. Setelah itu batang disatukan dengan cara diikat dengan benang. Karena dua material tersebut cenderung mudah renggangsebaiknya jangan menghitung ukuran plafon dari rotan dan bambu berdasarkan hitungan plafon dari gypsun dan multipleks. Dengan kata lain ukuran plafon tidak bisa dibuat ke dalam bentuk modul ukuran tertentu.
Plafon bambu dan rotan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihannya citra kedua bahan tersebut unik, tradisional, mempunyai nilai tersendiri, memungkinkan udara keluar masuk dengan leluasa sehingga menghasilkan suhu ruang yang sejuk. Kekurangannya bahan tersebut mudah renggang dan daya tahan terhadap cuaca rendah. Oleh karena itu sebaiknya anda membuat rangka atau penyangga yang lebih kokoh di atas plafon ini. Selain mudah renggang, dua bahan tersebut membutuhkan proteksi ekstra agar tidak mudah berjamur atau dimakan rayap.
Balkon dan Railing
Balkon dan Railing – Balkon merupakan suatu bentuk konstruksi yang terletak menempel di bagian luar dinding lantai dua. Balkon mempunyai fungsi seperti teras yaitu dapat digunakan untuk tempat istirahat serta penunjang estetika bahkan artikulasi fasade bangunan. Untuk tujuan keamanan dan melengkapi kesempurnaan tampilan balkon maupun fasade bangunan , biasanya pada balkon dilengkapi dengan railing.
Railing yaitu pagar pembatas yang digunakan untuk pengaman pada balkon. Karena keberadaan railing juga sangat menunjang kesempurnaan desain fasade, maka desain railing juga harus disesuaikan dengan karakter desain fasadenya. Penggunaan balkon dan railing bisa menciptakan sebuah warna serta bentuk ekspresi fasade yang mempunyai citra khas, karena itu kita bisa menciptakan gaya arsitektur tertentu menggunakan kreasi balkon dan railing.
Teras, balkon, dan railing merupakan elemen fasade yang sering digunakan sebagai media pembentuk artikulasi fasade (point of interest), karena teras , balkon dan railing dapat diekspos dan ditonjolkan dari segi bentuk, warna, tekstur maupun ukuran. Contoh bentuk dan desain balkon maupun railing yang diekspos bisa menggunakan stainless dan kaca atau besi besi holo yang dicat sebagai artikulasi fasade, dapat mengoptimalkan fungsi ruang dan menunjang ekspresi visual bangunan.












