Tag Archives: desain rumah
Elemen -Elemen Fasade Rumah Tinggal
Elemen fasade sebuah bangunan rumah meliputi atap, dinding, bukaan-bukaan ruang, teras, balkon, railing, maupun pagar. Fasade biasanya menjadi fokus dalam perencanaan bangunan (hunian) karena selain fasade menjadi wajah bangunan yang sekaligus mencerminkan karakter ruang di dalamnya, fasade juga sebagai faktor pencipta persepsi bentuk dan desain secara keseluruhan.
Karena desain fasade merupakan faktor pencipta persepsi bentuk dan desain bangunan maka pengolahan elemen-elemen fasade yang estetis akan mempertinggi nilai impresif sebuah bangunan.
* Atap , merupakan salah satu jenis elemen arsitektur yang mempunyai peranan sangat penting karena atap merupakan struktur bangunan yang terletak di bagian paling atas. Fungsi atap memang sangat vital karena selain merupakan pelindung seluruh bagian struktur bangunan maupun penghuninya, atap juga berfungsi sebagai mahkota dan elemen estetika yang dapat menciptakan karakter tertentu hingga dapat membedakan setiap desain yang satu dengan yang lainnya.
Di sisi lai bentuk dan warna atap juga dapat dijadikan sebagai petunjuk untuk mencari suatu bangunan tertentu. Idealnya sebuah atap harus kokoh dan kuat baik dari segi penutup atap maupun struktur pendukungnya, tetapi juga harus indah dan artistik. Jika dikaji dari fungsinya sebagai media pelindung manusia dari gangguan alam dan cuaca. Karena itu kehadiran atap tidak dapat diabaikan. Untuk wilayah Indonesia yang mempunyai iklim tropis sebaiknya kemiringan atap yang menggunakan genteng tidak kurang dari 30 derajat hal itu bertujuan untuk menghindari terjadinya rembesan atau luapan air ke dalam genteng dan agar air hujan dapat cepat mengalir ke bawah.
Maka sebaiknya sebelum membuat rancangan desain rumah tinggal sebaiknya kenali dulu atap berikut komponennya serta kaidah-kaidah perancangan estetika. Keberadaan atap sebagai pendukung struktur dan elemen arsitektur fasade pembentuk ekspresi bangunan hendaknya dapat dijadikan sebagai media untuk mengoptimalkan fungsi dan kenyamanan serta estetika sebuah hunian.
Menata Ruang Keluarga
Penataan ruang akan mempengaruhi suasana dari ruangan itu sendiri. Dengan penataan yang apik dan sesuai fungsinya maka rumah akan kelihatan nyaman dan menarik.
Beberapa tips menata rumah yang bisa Anda lakukan sendiri :
* Di ruang keluarga hadirkan lampu yang memberi kesan hangat .
* Tambahkan tanaman dengan ukuran agak besar yang bisa menjadi elemen dekorasi yang membuat ruang terasa asri
* Anda bisa menambahkan bata ekspos yang dicat putih untuk menambah unik ruang keluarga Anda.
* Manfaatkan foto dalam ruangan agar terasa hangat. Bila bingkai foto terlalu kaku, Anda bisa menyusun foto tersebut dengan cara menggantungnya menggunakan tali kemudian bentangkan ke dinding.
* Pajang tanaman artifisial dengan ambalan yang berbentuk unik. Seperti tanaman diletakkan di atas ambalan bundar yang satu sisinya tertutup salah satu sisi tertutup, satu sisinya lagi terbuka sebagai tempat tanaman.
* Anda juga bisa memanfaatkan koleksi kain yang tidak terpakai yang biasanya berakhir di lemari bersama tumpukan baju lainnya. Agar tidak sia-sia coba buat eksperimen di ruang keluarga yaitu dengan membentangkan di atas rak tangga bambu . Sebelum dijadikan elemen dekorasi, pilihlah kain batik yang warnanya kontras dan motifnya unik.
* Cat juga bisa membuat ruang keluarga Anda tampil menarik. Anda bisa memakai beberapa warna cat untuk menghias ruang keluarga. Ambilah beberapa warna cerah, padukan dengan penataan yang unik. Tiga warna sekaligus bisa menghadirkan teknik aplikasi yang menarik.
* Buatlah rak unik misalnya bentuk hexagon yang memberikan bentuk kekinian. Selain rak gantung, Anda bisa membuat beberapa penyimpanan tertutup di bawah bangku atau memanfaatkan ruang kosong di bawah kredenza.
Nah selamat mencoba..l
Pelapis Lantai
Ada banyak pelapis lantai diantaranya adalah parket, yaitu jenis kayu untuk pelapis lantai yang telah diolah sedemikian rupa , bertekstur rata halus dan indah. Jenis parket yang ada di pasaran dibedakan menjadi tiga bagian yaitu parket yang berasal dari kayu solid, kayu yang dipalis, dan serbuk kayu press. Parket dari kayu solid memilki harga yang mahal. Untuk menyiasati hal tersebut dapat digunakan kombinasi parket yang berasal dari kayu yang dilapis. Misalnya untuk lapisan atas pilih kayu yang memiliki mutu yang bagus. Adapun untuk bagian bawah dipilih jenis kayu yang mutunya lebih rendah sehingga didapat harga murah.
Untuk jenis parket yang berasal dari serbuk kayu press dilakukan penambahan serat fiber pada serbuk kayunya kemudian dilem dan dipress sehingga sering disebut HDF (high density fiber). Bagian atas fiber dilapisi dengan veneer kayu atau bisa juga karet.
* Karpet, karpet dipasang di atas lantai yang permanen seperti lantai kayu, plesteran, keramik, beton, atau jenis lain. Karpet tersebut bisa dipasang secara permanen atau gulungan. Biasanya karpet-karpet yang dipasang secara permanen digunakan di ruang kedap suara seperti bioskop. Sementara karpet yang gulungan bisa ditemui di masjid atau mushola. Jenis karpet ada 2 yaitu : wool syntetic dan karet bagian bawah. Karpet yang berkualitas baik memiliki ketebalan di atas 15 mm, yang sedang 8-9 mm dan yang berbahan polyester sintetic antar 4-6 mm. Karpet gulungan berukuran 2 m x 25 m.
* Vinil : Perkembangan jaman telah mengatasi kekurangan lantai vinil yang dahulu mudah sobek, kusam, pudar dan terbakar. Sekarang vinil berkualitas baik tahan gores, tahan api, harganya relatif mahal. Keuntungan vinil untuk pelapis lantai adalah ringan mudah pemasangannya dan bertekstur indah. Vinil jenis tertentu bahkan tahan api dan tahan bahan kimia, tetapi harganya mahal.
Di pasaran vinil dijual dalam bentuk kotak yang telah terpotong seperti keramik. Ukurannya 30 x 30cm, 40 x 40 cm, Selain itu juga tersedia lembaran besar seperti tripleks dan gulungan seperti karpet berukuran 2 m x 25 cm















