Tag Archives: desain rumah
Suasana Homey Di Lantai Bawah
Menciptakan suasana nyaman dan homey dapat dicapai dengan beberapa cara di antaranya dengan memilih gaya interior yang tepat. Gaya interior meliputi banyak faktor. Warna dan pilihan material elemen-elemen yang ada di dalamnya menjadi salah satu tolak ukur berguna. Rumah ini contohnya. Tampilan fasade bangunan didominasi permainan bentuk garis vertikal dan horizontal yang dipercantik denganaksen railing balkon besi motif lingkaran berwarna putih. Material batu alam dengan tehnik susun sirih yang diterapkan di beberapa bidang dinding menjadi aksen lain yang kian mempercantik tampilan fasade rumah.
Setelah mendapat tampilan fasade yan gatraktif kita disambut dengan suasana yang homey dan hangat di bagian dalam rumah. Pilihan menggunakan perabot dalam balutan warna-warna monokrom membuat keserasian antara warna dinding rumah dengan warna perabot tetap terjaga. Sebuah sofa bed yang dapat dipakai sebagai sofa sekaligus tempat tidur diletakkan sebagai pengisi ruangan ini. Jika ada tamu yang datang menginap ruang ini segera disulap menjadi ruang tidur yang nyaman.. Untuk memaksimalkan besaran ruang, model pintu yang dipakaipun dipilih model pintu geser dari kaca yang tidak membutuhkan area untuk membuka dan menutup daun pintu.
Ruang makan dan dapur terletak di bagian kiri diletakkan dalam lokasi yang bersebelahan. Pembatas ruangannya hanya berupa meja dapur yang dibuat menerus dari dinding pembatas selebar 60 cm. Meski hanya ditutupi dengan meja dapur, aktivitas memasak tetap terlindung dan tak terlihat dari ruang tamu.
Rumah ini didesain untuk keluarga yang tidak memilik asisten rumah tangga. Sehingga tidak ada ruang tidur pembantu . Karena semua kegiatan ervis dikerjakan oleh penghuni rumah, maka ruang cuci di lantai dua dapat dicapai dengan mudah dari tangga ada di dapur.
Perpaduan Atraktif Penghadir Kesan Romantis
Memadukan warna memang bukan pekerjaan yang mudah terlebih pada aplikasi desain kamar tidur ini yang dituntut tetap selaras dengan keseluruhan tampilan kamar. Penggunaan wallpaper berwama abu-abu dan bermotif beragam sebagai finishing dinding, mampu menyatu dengan desain beddings yang mengusung warna merah.
Material kaca juga turut dihadirkan pada sebagian tampilan dindingnya untuk menyiasati kondisi kamar yang tidak terlalu luas sehingga kamat terkesan lebih lapang Desain ini mampu menghadirkan warna yang lembut dan cerah serta jauh dari kesan monoton. Penataan perabot yang memperhatikan sistem sirkulasi di dalam ruang mampu memberikan kesan longgar bagi penggunanya. Selain terasa nyaman, penataan semacam ini juga akan menghadirkan sirkulasi udara yang lebih sehat. Peletakan kaca lengkap dengan sistem pencahayaan downlight semakin memperkuat kesan atraktif yang ingin ditampilkan oleh pemiliknya.
Furnitur Futuristik Dengan aksen Merah
Warna futuristik disukai kaum muda sebagai warna interior rumah. Seperti warna abu-abu beraksen merah yang diterapkan pada furnitur ruang makan ini. Desain furnitur disesuaikan dengan karakter penghuni. Letaknya menyatu dengan ruang untuk bersantai. Lahan kedua ruang ini hanya 3.5 m x 4 meter. Ruang makan mendapat alokasi 2 m x 2 m . Cukup sempit, sirkulasi orang disatukan dengan ruang santai tadi.
Bisa diperhatikan detail lemari dengan banyak pintu itu. Aksen merah ada pada pintu rak di samping, di atas microwave dan pintu penutup dispenser. Pintu merah itu diberi lubang-lubang , sebagai pemanis sekaligus sirkulasi udara. Selain itu ada juga pintu berkaca dan cermin. Pada bagian depan lemari ditempatkan meja setengah lingkaran. Penyangganya berupa besi bulat stainless steel. Meja dibuat melengkung agar penggunaannya lebih leluasa dan aman. Kursinya terbuat dari rangka besi yang dapat dilipat.
Garis desain furnitur ini memberi kesan dinamis. Ruangpun menjadi fleksibel. Furnitur ruang makan yang menyatu dengan ruang bersantai diisi furnitur multifungsi. Fungsinya sebagai lemari tempat menyimpan makanan dan peralatan makan minum, tempat microwave, tempat dispenser, untuk memajang pernak pernik serta meja makan. Karena lahan terbatas kursipun simpel dapat dilipat dan dapat dipindah-pindahkan dengan mudah.
Memaksimalkan Ruang
Luas hunian yang minim bisa disiasati dengan desain kompak yang diaplikasikan dalam tata ruang, pemilihan furnitur, dan dekorasi serta warna. Dalam hal ini pemilik rumah dituntut untuk kreatif dalam mengolah lahan yang tersisa. Untuk mengatasi lahan seperti ini dibuatlah konsep yang mengusung desain sederhana tetapi dapat memenuhi semua kebutuhan pokok dari keluarga anda seperti beristirahat, memasak, dan berkumpul dengan keluarga.
Umumnya konsep ini identik dengan pengaturan ruang yang rapat dan terorganisir. Tiap ruang didesain secara fungsional dan simpel. Antara dapur, ruang makan, ruang keluarga didesain tanpa adanya sekat dinding pemisah. Sehingga ruang terlihat luas dan besar. Furniturpun bisa dihadirkan dengan desain simpel, fungsional dan seperlunya. Inilah yang membuat kesan lapang. Gunakan furnitur yang berkesan ramping untuk menghindari kesan bulky. Demikian juga dekorasi, usahakan tidak banyak yang ditampilkan, sehingga nantinya rumah ini akan kelihatan polos saja. Ini adalah salah satu trik agar rumah kelihatan bersih.
Agar terkesan nyaman tetap dirasakan pemilihan material untuk interior juga perlu diperhatikan. Material kayu untuk penutup lantai cocok untuk type ini sehingga nantinya akan mampu menciptakan kehangatan di dalam rumah. Ini yang menjadi tujuan utama perencanaan desain ini. Warna putih akan sangat cocok untuk latar ruangan rumah ini. Putih dipakai sebagai cara untuk memanipulasi ruangan agar terlihat luas.
Aksesori Pintu
Pintu dapat dibuka atau ditutup dengan bantuan handel. Berbagai ragam handel dapat disesuaikan dengan model pintu. Bentuk handel dapat menambah cantiknya sebuah pintu. Handel sebaiknya dipasang pada jarak yang cukup untuk memegangnya tanpa terganggu atau menbentuk kusen. Biasanya dipasang pada saat pintu telah proses finishing. Maksudnya agar terhindar dari cairan kimia yang mungkin dipoleskan pada saat finishing. Untuk handel biasanya orang memilih stainless steel karena lebih tahan terhadap cuaca, udara dan juga sentuhan tangan yang mungkin berkeringat saat memegangnya.
* Gagang terdiri dari gagang hidup yang digunakan untuk menggerakkan pasak lidah dari rumah kunci dan gagang yang mati yang tidak dapat digerakkan berfungsi sebagai pegangan untuk pintu dorong dan tarik atau geser.
* kunci : dengan adanya kunci pintu dapat dibuka atau ditutup sesuai kebutuhan.
* Rumah kunci (lock case) terdiri dari rangkaian peralatan sehingga memungkinkan untuk menggerakkan alat penguncinya yaitu lidah pengunci dan pasak pengunci.
*Silinder kunci (lock cylinder) dan anak kunci (key) dipasang pada rumah kunci berfungsi untuk menggerakkan pasak pengunci dengan bantuan anak kunci.
* Ada rumah kunci yang menjadi satu dengan handel pembuka dan ada yang terpisah. Pemilihan rumah kunci tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan desain pintu. Pilih rumah kunci yang sesuai dengan jenis pintu.
* Produsen kunci ada yang menyediakan jasa pengorganisasian kunci sehingga sebuah rumah bisa memiliki sistem kunci (master key system) untuk kemudahan pengontrolan anak kuncinya.


















