Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek

Tag Archives: desain rumah

Merancang Powder Room

Jika luas yang tersedia mencukupi buatlah powder room sebagai tempat wastafel agar ruang gerak lebih leluasa . Berikut ini tips dalam merancang powder room:

* Sediakan ruang dengan ukuran minimal 1,5 m x 2 m.

* Pasang cermin di atas wastafel serta kabinet dengan ambalan kecil di bawah meja wastafel.

* Selain di kamar mandi, alternatif lokasi powder room di dekat pintu masuk atau di sisi ruang tamu atau ruang kosong di bawah tangga

* Cairkan suasana mungil ini dengan warna dinding putih bercorak dekoratif yang didapat dari penggunaan sentuhan permainan plamir dan cat warna putih dengan menggunakan perkakas kape.

* Untuk kesan alami tampilkan batu koral hitam pada pinggiran lantai serta satu gelas sedang berisi tanaman sri gading pada susut top table.

* Untuk sirkulasi udara tempatkan exhaust fan pada salah satu dinding.

Inspirasi Kamar mandi Anak

Apabila anda berencana membuat kamar mandi sendiri untuk buah hati anda tak ada salahnya mencoba tips-tips di bawah ini :

* Agar leluasa buatlah ruangan kamar mandi dengan ukuran minimal 2 m x 2 m

* Lapisi dinding bathtub dengan keramik putih serta lantai keramik yang sewarna

* Tampilkan ruang serba terang . Efek terang ini dapat ditimbulkan oleh glassblock (ukuran 20 cm x 20 cm) yang dipasang pada salah satu dinding.

* Hiasi dinding dengan aksen dekorasi berupa hiasan gambar berupa tokoh kartun kesukaan anak serta cermin kecil dengan gambar kartun semotif

* Shower, bathtub, wastafel, dan kloset duduk dipilih yang memiliki motif atau warna sama sehingga tampil sebagai satu set. Bathtub ukuran kecil dapat difungsikan untuk berendam sekaligus bermain air.

* Agar air tidak membasahi area wastafel sediakan sekat dinding setinggi 110 cm dari permukaan lantai.

* Padukan warna-warni cerah dengan menambahkan keramik berwarna cerah seperti kuning, biru muda, atau merah muda pada bagian plin. Bisa juga dibuat kombinasi warna dan motif pada bagian list.

* Warna dan tekstur keramik di dinding bisa dibuat sama dengan keramik pada lantai. Namun untuk lantai dapat dibedakan pemasangannya  misalnya dibuat diagonal.

 

Tips Mengatasi Permasalahan Gudang Di Rumah

* Untuk mengatasi masalaha lembab, cobalah perbanyak bukaan sebagai jalan masuknya udara serta cahaya matahari. Bukaan tidak harus berupa jendela, cukup berupa jalusi saja. Jika lantai tanah di gudang mengandung air tanah yang cukup banyak, gunakanlah lantai yang kedap air  dengan dilapisi vinyl atau cukup dengan acian saja Namun jika gudang yang digunakan berdekatan langsung dengan taman yang memiliki kelembaban tinggi gunakan cat waterproof untuk melapisi dinding.

* Binatang yang biasa mendiami gudang adalah kecoa., rayap dan tikus. Bila gudang memiliki cukup banyak bukaan udara dan cahaya bisa dipastikan kecoa dan rayap akan mencari tempat tinggal laen. Sementara untuk mengatasi tikus pandai-pandailah mengatur dan menyusun barang yang ada agar selalu rapih.

* Gunakan rak agar barang tidak bertumpuk di satu titik . Pilah-pilah barang berdasar kan fungsinya, ukuran, dan waktu penggunaan. Hal ini untuk memudahkan saat harus mencari barang yang hendak digunakan.

Mengatur Pencahayaan Di Ruang Tamu

* Kedekatan dengan garis khatulistiwa mebuat pancaran sinar matahari begitu kuat dan tajam. Bila bukaan terlalu lebar ruangan bisa menjadi terlalu terang dan menyilaukan. Untuk menangkalnya lengkapi jendela dengan penutup  atau shutters. Untuk mengurangi panas sebaiknya tempatkan bukaan di sisi utara atau selatan bangunan. Jika jendela ditempatkan di dua sisi tersebut timur dan barat kemungkinan pengguna bisa melihat langsung arah matahari. Hal ini tentu tak diinginkan karena kurang baik bagi bagi kesehatan mata.

* Desain pencahayaan sebaiknya tidak mengganggu suasana dalam ruangan. Jika tidak terdapat obyek dekoratif seperti lukisan atau pajangan lainnya yang perlu dilakukan hanyalah menyorot obyek tersebut.

* Gunakan downlight yang bersifat adjustable

* Alternatif lainnya adalah menempatkan pendant di atas meja untuk meneranginya sebagai titik pusat ruangan.

* Bila perlu tempatkan cermin di seberang jendela untuk membuat cahaya masuk terpantul ke dalam ruangan sehingga bisa didapatkan cahaya dua kali lebih banyak dari yang dihasilkan.

* Hindarkan cermin tepat di seberang pintu masuk. Hal ini dapat menimbulkan kesan tidak nyaman bagi tamu.

* Gunakan aksen warna putih atau warnai ruangan dengan warna putih karena warna putih akan menimbulkan suasana yang lebih terang dan tidak panas. Agar tidak tampat pucat seperti rumah sakit tambahkan beberapa warna cerah sebagai aksen pada aksesori atau pilih furnitur dengan warna kayu.

Trik Memaksimalkan Ruang Sudut

* Tentukan fungsi tambahan yang akan dibuat apakah tempat penyimpanan, area pamer  barang koleksi, atau sekedar elemen estetis. Sesuaikan dengan konsep interior rumah agar tercipta harmoni.

* Pilih ornamen yang tidak terkesan memadati ruangan untuk menghindari kesan sumpek.

* Tambahkan permainan lighting untuk mempertegas keberadaan sudut ruangan dengan menggunakan lampu-lampu yang menarik perhatian.

* Jadikan sudut ruang sebagai area multifungsi agar supaya mengolah sudut ruang memiliki nilai tambah.

* Jangan terpaku pada bentuk bentuk kotak saat mengolah sudut ruang,. Bentuk lengkung , segitiga, ataupun bentuk lainnya dapat tampil indah di sudut ruang.

* Padu padankan aksesori yang digunakan pada susut ruang dengan elemen interior ruang lainnya agar tampak matching.

Pemilihan Material Untuk Ruang Sisa

Pemilihan material untuk mengolah ruang sisa tentunya harus mempertimbangkan fungsi dan peruntukan ruang sisa. Jika menyangkut pilihan material untuk furnitur atau pekerjaan kusen, pilihan material kayu, alumunium  atau PVC dapat dipertimbangkan. Namun jika pekerjaan mengolah kayu sisa menyangkut pekerjaan struktural misalnya akan dibuat ruang tidur  atau kamar mandi pilihan material kayu , baja, atau beton dapat dipertimbangkan. Hal ini terkait dengan beban yang akan disangga nantinya.

Ragam material untuk furnitur ruang sisa antara lain:

* kayu: kayu merupakan bahan yang apling populer untuk meja, kursi, pintu atau jendela. Bahan ini menampilkan kesan alami  dan estetis.

* Alumunium: bahan ini cukup banyak diaplikasikan pada bangunan modern. Kesan odern selalu terkait dengan pemakaian alumunium sebagai furnitur, pintu, atau jendela. Bahan ini sering dikombinasikan dengan kaca atau alumuniumnya sebagai frame ( rangka).

* PVC: pemakaian bahan ini awalnya sebagai bahan pintu kamar mandi, rangka dan daun pintu. Bahan ini lebih tahan air, ringan, bebas karat, bebas rayap. Saat ini PVc banyak digunakan sebagai frame  dari pintu dan jendela.

* Kaca: penggunaan kaca banyak digunakan sebagai furnitur pintu lemari, meja, partisi dll. Dalam perkembangannya kaca banyak didekoratif  menjadi kaca sabdblast dan decorative art blass.

* Kombinasi bahan: kreativitas untuk melakukan kombinasi bahan furnitur tak hanya dapat meningkatkan nilai furnitur secara artistik tetapi juga kekuatan dan keawetannya. Kombinasi ini dapat berupa kayu dan kaca, alumunium dan kaca atau PVC dan kaca.

Mendesain Ruang Tamu

* Mengenal sosok tamu:  Sebelum melakukan proses perancangan hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui calon pengunjung.

Hal ini nantinya akan berpengaruh pada desain.

* Menyesuaikan dengan kebutuhan: sama seperti mendesain area lainnya di dalam rumah, kebutuhan harus dikedepankan.

* Mendata aktifitas : Setiap orang memiliki kebiasaan tersendiri ketika menerima tamu. Selain berkaitan dengan latar belakang tamu, aktivitas keluarga juga dipengaruhi oleh kultur dalam keluarga.

* Memperhitungkan isi ruangan : agar ruangan terasa nyaman, perhitungkan dengan matang apa saja yang benar-benar dibutuhkan mulai dari furnitur besar seperti meja dan sofa, hingga perlengkapan kecil seperti stoples, piring-piring kecil dan cangkir untuk menjamu tamu. Semua itu harus tertata rapi dalam area yang mudah dijangkau ketika diperlukan.

* Menentukan posisi: sebagaimana fungsinya ruang tamu sebaiknya berada di depan rumah. Selain privasi di bagian dalam rumah lebih terjaga. Akan tetapi bila tamu cenderung akrab dengan keluarga tak ada salahnya ditempatkan di posisi lain misalnya sisi samping atau belakang rumah.

* Menata Lay Out: dalam penataan ruang tamu memerlukan perhitungan yang matang. Konfidurasi tempat duduk yang mengelilingi meja merupakan format standar.  Tetapi anda bisa saja mengubahnya untuk menyesuaikan dengan kebutuhan.

* Memperhitungkan Alur Sirkulasi: atur konfigurasi ruang untuk menyediakan jalur sirkulasi yang terpisah bisa dengan menaruh sofa membelakangi koridor dan menyediakan area kosong selebar  90 cm untuk dilalui penghuni.

* Menjaga Privasi: bisa dengan membuat ruang tamu serba tertutup baik dengan partisi permanen maupun non permanen.

* Mengatasi Lahan Terbatas: dengan mencat putih ruangan dan tempatkan cermin di salah satu dinding ruang.Bisa juga anda menggunakan furnitur mungil dan membuat ruangan menjadi multifungsi.

Aman Dan Nyaman Di Balkon

Balkon sering dianggap sebagai teras di lantai atas. Ruang ini biasanya didesain melayang dengan menggunakan struktur kantilever( gantung).

Karena posisinya menggantung dan besarnya beban yang harus ditanggung maka kestabilan dan kekuatan pada konstruksi balkon perlu dicermati agar tidak membahayakan penghuni rumah.

* Berika atap pada balkon : dengan adanya atap di balkon maka fungsi balkon jadi terpenuhi. Selain itu lantai yang basah dapat membahayakan keselamtan penghuni rumah akibat terjatuh atau tergelincir.

* Pastikan struktur balkon  benar-benar kuat: perhitungkanlah konstruksi dan penyangga beton dengan benar. Cermati pula perhitungan beban yang akan dipikul oleh konstruksi pada balkon. Struktur tersebut harus bisa menahan beban pada saat balkon digunakan.

* Bnagun pagar balkon dengan ketinggian standar: ukuran standar pagar balkon disesuaikan dengan tinggi manusia terutama dalam posisi setengah jongkok. Tinggi pagar balkon yang disarankan minimal 80 cm.

* Gunakan desain railing pagar yang ideal: prinsip sama dengan desain pagar pada tangga. Apabila berbentuk kisi-kisi beri jarak minimal 10 cm antar kisinya, hal ini untuk menghindari kecelakaan pada anak-anak akibat terperosok  di antara kisi tersebut.

* Pilih material dan finishing railing balkon yang tepat: hindari pemilihan material pagar balkon yang rentan terhadap perubahan kondisi di luar rumah. Pilih material yang kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca.

Agar Rumah Aman Dan Nyaman Di Musim Hujan

Agar Rumah Aman Dan Nyaman Di Musim Hujan – Mempersiapkan rumah menghadapi musim hujan sudah harus dimulai sejak membentuk konsep rumah.

Berikut saran untuk bagian  atap rumah:

1. Persiapkan atap sebelum musim hujan tiba. Sering-seringlah menengok ke atas atap apakah ada genteng  yang sudah perlu diganti atau merosot.

2. Untuk atap dari beton, asbes, atau sirap cermati kemungkinan adanya retak rambut. Jika ada beri kawat kasa atau waterproof.

3. Idealnya pemeriksaan dilakukan minimal 2 bulan sekali . Sebab retak rambut amat kecil dan tidak langsung menimbulkan kebocoran.

4. Daerah kerpusan atap juga butuh perhatian ekstra lantaran plester semen pad bagian tersebut kerap bocor. Prinsipnya semakin dini diperbaiki semakin murah biayanya.  Plafon yang dibiarkan lembab gara-gara rembesan air lama-lama bisa ambruk.

5. Sedapat mungkin gunakan alumunium foil (1-2 mili ) sebagai pelapis antar plafon dan genteng . Selain mengurangi penyerapan panas, juga menghindari tampias.

6. Cermati segi elevasi ( sudut kemiringan) materi genteng guna membentuk ketahanan terhadap hujan. Misalnya genteng keramik membutuhkan  elevasi lebih dari 30 derajat sedang asbes butuh lebih dari 15 derajat.

7. Khusu untuk atap asbes, pemasangan baut atau paku pada asbes harus diperhatikan. Asbes tidak bisa direkatkan dengan paku biasa. Asbes harus dibor dulu, dipasang paku yang dilapisi karet lalu dipelingkut di area pakunya.

8. Untuk daerah tropis materi yang paling pas adalah genteng keramik yang lebih liat menghadapi perubahan cuaca dan suhu.

Pengertian Rumah Sehat

Dalam pengertian rumah  sebagai tempat tinggal yang dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan jasmani manusia maka rumah harus dapat memenuhi syarat-syarat:

1. Dapat memberikan perlindungan terhadap gangguan-gangguan cuaca atau keadaan iklim yang kurang sesuai dengan kondisi hidup manusia misalnya panas, dingin, angin, hujan atau udara lembab.

1. Dapat memenuhi kebutuhan penghuninya untuk melalkukan kegiatan atau pekerjaan rumah tinggal yang lazim seperti memasak, berkumpul dengan anggota keluarga atau tamu , juga kegiatan rutin untuk memenuhi kebutuhan kesehatan  jasmani seperti mandi makan dan tidur.

3. Dapat digunakan sebagai tempat istirahat yang tenang sewaktu lelah atau sakit. Dalam pengertiannta rumah sebagai susunan ruang kediaman yang tertutup dari pengaruh langsung kehidupan luar, rumah harus dapat menjauhkan manusia dari gangguan kesehatan yang disebabkan epidemi penyakit menular. Selain itu rumah juga harus dapat memberikan perlindungan terhadap gangguan keamanan karena kejahatan atau kerusuhan misalnya pencurian atau perampokan.

4. Rumah juga harus dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan rohani manusia yang pokokSelain itu rumah juga harus mempunyai:

* Ruang atau kamar yang cukup agar dapat memenuhi kebutuhan penghuninya

* Memiliki tata ruang yang baik agar memudahkan komunikasi penghuninya.

* Memiliki persediaan air yang bersih untuk diminum dan untuk keperluan sehari-hari.

* Tersedia tempat pembuangan air hujan, air kotor, sampah, dll

* Kontruksi atap rumah yang rapat, konstruksi lantai yang rapat air dan kering

* Mempunyai ventilasi yang baik serta mempunyai penerangan alami yang cukup

Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek