Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek

Tag Archives: desain rumah

Menghadirkan taman Di Kamar Mandi

Taman dapat menjadi inspirasi untuk menyegarkan dan menyejukkan suasana kamar mandi. Anda akan mendapatkan chemistry dengan membuat satu bentuk kamar mandi semioutdoor. Letakkan saja beberapa paduan bunga berjenis irish kuning di sebelah bathtub  atau di sebelah wastafel yang juga dapat berfungsi sebagai pembatas dengan kloset.

Taman minimalis juga dapat dibuat seringkas mungkin dengan menambahkan sedikit ornamen dekoratif . Perpaduan unsur tanaman dan air dibuat konsep dinamis. Penataan harus lebih praktis bentuk-bentuknya dibuat lugas dan pemeliharaannya harus mudah. Taman dibuat seefisien mungkin dengan mengoptimalkan ruang terbatas dan efektif sebagai taman terapi. Hindari bentuk-bentuk yang menyerupai gunung karena akan menambah sempit ruangan. Hadirkan rerumputan berdaun kecil dan halus seperti rumput peking. lampu sorot kecil dapat memberikan efek dramatis romantis dalam taman malam hari.

 

Penataan Ruang sesuai dengan fungsi dan kebutuhan

Nilai lebih dari sebuah desain selain pada tampak adalah pengaturan dan penempatan ruangan yang tepat menjadi suatu denah. Dalam merencanakan sebuah denah perlu dibuat zona-zona atau pengelompokan berdasarkan sifat dari  tiap-tiap runagan yang akan dihadirkan pada hunian.

* Zona pubrik adalah bersifat umum dimana semua orang dapat mengakses ruangan tersebut tanpa ada batasan-batasan. penempatan zona publik sebaiknya di lokasi yang mudah dilihat dan diakses baik dari depan maupun belakang rumah dan dapat juga di tengah-tengan bangunan sebagai pusat sirkulasi. contohnya ruang tamu dan teras

* Zona semi publik (semi privat) yang bersifat setengah umum di mana semua orang dapat mengakses maupun memakainya tapi ada kondisi  kondisi tertentu di mana orang tidak bisa dengan bebas menggunakannya. Penempatan zona semi publik sebaiknya di lokasi yang agak sulit diakses dan tidak dengan leluasa dipandang. Contohnya kamar mandi, ruang keluarga, dan ruang makan.

* Zona privat yang bersifat sangat penutup dimana tidak sembarang orang boleh mengakses atau menggunakannya tanpa ada izin dari pemiliknya.  Penempatan zona privat di lokasi yang bersifat tertutup dan sulit diakses. Contohnya : ruang tidur.

* Zona servis yang bersifat umum namun sengaja difungsikan untuk kegiatan penunjang. seperti halnya zona publik, zona servis juga diusahakan didesain pada tempat yang mudah diakses. Contohnya : dapur, ruang cuci, gudang, garasi dan carport.

* Bila lahan cukup luas dan bangunan berdiri tidak menempel pada sisi kiri dan kanan tembok pagar bumi, lay out tertutup dapat dipakai. Layout ini menghadirkan suasana ruangan yang tegas namun memungkinkan cahaya masuk.

* Bila lahan kecil dengan lebar terbatas sehingga memaksa bangunan diapit oleh pagar bumi lay out terbuka sangat dianjurkan untuk diadopsi. Lay out ini memakai prinsip pembagian ruang tidak harus memakai pembatas yang massif namun cukup dengan peninggian atau penurunan lantai atau plafon saja. Lay out ini menjadikan hunian terasa lapang, terang dan sejuk.

 

Dapur Tanpa Pintu

Ada beberapa langkah yang perlu anda perhatikan apabila anda berniat membuat dapur tanpa pintu:

* Desainlah dapur dengan membuat satu ruang luas yang sekaligus menempatkan kitchen set dengan ruang makan .

* Dapur ini lebih diutamakan sebagai dapur kering dan tidak terlalu banyak menempatkan perabotan atau barang-barang yang ada di atas kitchen set.

* Untuk dapur tradisional buatlah pembatas dengan cor beton untuk membatasi ruang lainnya tetapi arah menuju dapur dibuat lebih besar dan terbuka. Dapur ini sebaiknya menghindarkan ruang yang pengap. Dapur ini sebatas menampung aktifitas memasak dan tidak memerlukan banyak tempat untuk menyimpan peralatan dapur kecuali lemari es dan meja cor semen tempat sink dan kompor manual.

* Dalam perawatannya dapur ini harus selalu dibersihkan dan dikeringkan dari kotoran basah dan sisa kotoran memasak yang berlebihan. Dapur tanpa pintu ini dapat memungkinkan binatang pengganggu mengobrak abrik bahan makanan yang tersimpan di lemari makan.

Cara Memilih Lampu Dapur

Berikut tips-tips dalam meilih lampu dapur:

* Untuk penerangan menyeluruh lampu berjenis linier atau memanjang sangat tepat untuk digunakan di dapur . Lampu ini memberikan efek menyebar sehingga ruangan terang merata  contohnya lampu TL.

* Untuk penerangan terfokus seperti saat mengolah makanan dan aktifitas memasak lainnya lampu jenis sport light lebih tepat sehingga area dapur menjadi lebih ideal.

* Lampu reflektor atau lampu pengarah cahaya sangat bermanfaat untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian seperti di dapur.

* Lampu gantung tidak cocok diletakkan di dapur karena cahayanya tidak menyebar ke seluruh dapur. Tetapi sebaiknya pasang lampu  gantung di atas meja pantry , meja makan, atau meja bar.

* Pilihlah warna lampu TL putih yang membuat kesan  daylight sehingga dapat diletakkan di atas meja makan. Sementara itu lampu kuning yang membuat kesan warmlight baik digunakan untuk menyinari kitchen set terutama kabinet-kabinet bagian atas.

Pencegahan Anak Terhadap Bahaya Api

Anda bisa mencegah anak anda mengembangkan ketertarikanny pada api  yaitu dengan cara:

* Pasang alat-alat sirine asap dan dengan keluarga memeriksa secara teratur.

* Ikut sertakan anak anda dalam merancang rencana jalan keluar darurat rumah andadan mempraktikannya bersama  secara tetap.

* Selalu simpan korek api anda di tempat yang aman dari jangkauan anak anda.

* Ajari anak anda bahwa api bukan mainan tetapi alat yang digunakan untuk memasak bagi orang dewasa.

* Berikan pujian pada anak anda jika ia menyerahkan korek api kepada anda jika ia menemukannya.

* Pastikan anak-anak anda berada dalam pengawasan setiap waktu.

* Ajari anak anda yang lebih tua bagaimana mempergunakan korek api dan api secara aman. Tekankan pada mereka akan pentingnya kehadiran orang dewasa saat mereka menyalakan api.

Material Dan Tekstur

Material dan tekstur merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam membentuk fasad. Sebelum menemukan menentukan material, sebaiknya tentukan terlebih dahulu konsep tekstur dari fasad rumah anda. Ada berbagai pilihan tekstur yang dapat dipilih seperti tekstur halus, kasar, licin, bergelombang, dan sebagainya. Setelah tekstur ditentukan konversikan tekstur tersebut ke dalam pilihan material yang pas. Tekstur halus bisa diwujudkan dengan material plester aci, tekstur kasar bisa diperoleh dengan material dengan material plester-kamprot, tekstur licin bisa diwujudkan dengan material batu alam dan sebagainya.

Pengolahan material dan tekstur sangat berguna untuk membentuk kedinamisan fasad agar tak berkesan monoton. Kombinasi beberapa material dan tekstur memerlukan komposisi tersendiri agar tersaji dengan pas sehingga indah dipandang. Hal ini terjadi karena masing-masing tekstur memiliki karakter yang berbeda. Sebagian tekstur ada yang berkarakter keras, sebagian lagi ada yang berkarakter lunak.  Untuk lebih optimal lagi anda bisa mengkonsultasikan dengan arsitek rumah anda.

Tips menjaga Kebersihan Taman

Ada beberapa tips untuk anda yang kebetulan mempunyai taman di rumah:

* Semprokan insektisida secara berkala dalam takaran yan gdisarankan sehingga insektisida dapat segera hilang.

* Bersihkan tanah dari dedaunan yang rontok .

* Bersihkan selalu dinding yang terkena cipratan tanah . Kondisi yang lembab dan kotor bisa merangsang perkembangbiakan jamur.

* Hindarkan meletakkan batuan yang tidak terkena sinar matahari sehingga tidak tumbuh lumut.

* Bersihkan taman setiap harinya agar senantiasa bersih dan terbebas dari hama pengganggu.

Menentukan Orientasi Bangunan

Langkah praktis yang dapat dilakukan guna menyiasati  sinar matahari sebagai berikut:

* Posisi lahan yang serong sangat baik untuk menghindari pemanasan satu bidang dinding secara kontinyu sehingga panas matahari tidak sempat merambat masuk ke dalam ruangan.

* Posisi muka bangunan paling baik guna memperoleh pencahayaan matahari yang cukup untuk wilayah tropis Indonesia adalah menghadap ke selatan atau ke utara. Sebaiknya muka bangunan tidak menghadap ke arah barat.

* Jika memungkinkan bangunan diletakkan menyerong dari arah lintasan matahari untuk mencegah penyinaran yang terus menerus pada satu sisi bagian bangunan. Bila tidak memungkinkan tritisan yang rendah dan lebar dapat dipakai dengan kombinasi teras berkanopi.

* Ruang tidur ditempatkan pada bagian yang minim mendapat penyinaran siang dan sore hari agar sejuk. Ruang umum ditempatkan pada bagian yang lain.

* Untuk mengurangi radiasi panas sinar matahari dalam ruangan digunakan pohon pelindung dan penutup atap yang dapat meredam panas. Selain itu plafon ditinggikan.

* Tritisan atap dilebarkan dan direndahkan untuk menjaga sinar matahari langsung ke samping bermanfaat menepis tampias air hujan.

* Bahan penutup halaman yang dapat memantulkan cahaya matahari dapat dipakai misalnya kaca, keramik dengan permukaan halus dan cerah  atau tanaman perdu digunakan sebagai tameng.

Memilih dan Mengenal Kondisi Fisik Lahan

Memilih dan Mengenal Kondisi Fisik Lahan

Memilih dan Mengenal Kondisi Fisik Lahan – Lahan adalah sebidang tanah dengan cirikhas  tertentu dan memiliki batas-batas yang jelas.  Sebelum membeli sebuah lahan ada baiknya dilakukan survey pada lahan tersebut:

* Klimatologi dan gangguan atau pengaruh alam yang meliputi pengamatan arah mata angin, datang sinar matahari, kelembaban, hujan dan tingkat erosi.

* Hidrologi dan geologi yaitu kondidi bebatuan  dan air tanah di sekitar lahan.

* Fisik lingkungan meliputi obyek yanga da pada lahan

* Sirkulasi dan pencapaian menyangkut kondisi jalan dan kemudahan transportasi.

* Adat istiadat yang kebiasaan yang berkembang pada masyarakat sekitar.

* Vegetasi meliputi kondisi tumbuh-tumbuhan yang ada dan merupakan suatu nilai lebih sebagai pencegah erosi.

* Drainase lingkungan menyangkut jalan air di muka tanah.

* Utilitas menyangkut jaringan-jaringan pendukung bangunan misalnya listrik, telepon, dan air

* Bentuk dan kontur tanah.

* Peraturan yang mengikat pada lahan tercantum dalam surat IMB. Memilih dan Mengenal Kondisi Fisik Lahan

Karakter Rumah Real Estat

Karakter Rumah Real Estat

Karakter Rumah Real Estat – Hampir sebagian besar real estat berada di kota besar. Oleh karena itu karakter bangunan rumahnyapun cenderung mengikuti karakter  hunian urban. Secara umum karakter hunian urban sangat terkait dengan keterbatasan lahan yang ada di perkotaan. Akibatnya rumah-rumah di perkotaan banyak yang berdiri pada lahan-lahan berukuran kecil sempit ataupun langsing. hal ini juga terjadi pada hunian-hunian di kawasan real estat. Sebagian besar bangunan rumah di kawasan tersebut berdiri pada kaveling berukuran lebar  antara 6 meter hingga 7 meter. Bahkan ada beberapa rumah yang hanya memiliki kaveling selebar 5 meter. Sangat jarang dijumpai kaveling dengan lebar 8 meter atau lebih kecuali pada kawasan super elit.  Keterbatasan lahan kaveling ini menjadi tantangan tersendiri dalam mendesain rumah real estat. Selain pada perencanaan tata ruang tantangan ini juga berlaku dalam perancangan fasadnya.

Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek