Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek

Tag Archives: rumah kekinian

Balkon dan Railing

Balkon merupakan suatu bentuk konstruksi yang terletak menempel di bagian luar dinding lantai dua. Balkon mempunyai fungsi seperti teras yaitu dapat digunakan untuk tempat istirahat serta penunjang estetika bahkan artikulasi fasade bangunan. Untuk tujuan keamanan dan melengkapi kesempurnaan  tampilan balkon maupun fasade bangunan , biasanya pada balkon dilengkapi dengan railing.

Railing yaitu pagar pembatas yang digunakan untuk pengaman pada balkon. Karena keberadaan railing juga sangat menunjang kesempurnaan desain fasade, maka desain railing juga harus disesuaikan dengan karakter desain fasadenya. Penggunaan balkon dan railing bisa menciptakan sebuah warna serta bentuk ekspresi fasade yang mempunyai citra khas, karena itu kita bisa menciptakan gaya arsitektur tertentu menggunakan kreasi balkon dan railing.

Teras, balkon, dan railing merupakan elemen fasade yang sering digunakan sebagai media pembentuk artikulasi fasade (point of interest), karena teras , balkon dan railing dapat diekspos dan ditonjolkan dari segi bentuk, warna, tekstur maupun ukuran. Contoh bentuk dan desain balkon maupun railing yang diekspos bisa menggunakan stainless dan kaca atau besi besi holo yang dicat sebagai artikulasi fasade, dapat mengoptimalkan fungsi ruang  dan menunjang ekspresi visual bangunan.

 

 

Furnitur Di Ruang Kerja dan Ruang Baca

Ruang kerja adalah ruang yang digunakan untuk bekerja. Seiring kian banyaknya orang yang bekerja di rumahsaat ini mulai muncul kebutuhan ruang kerja tersendiri di dalam rumah. Agar diperoleh ruang kerja yang nyaman, peletakan furnitur tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan. Ruang kerja yang asal-asalan akan mempengaruhi mood orang yang berada di dalamnya. Sebaliknya ruang kerja yang ditata dengan baik dapat memberi energi positif yang akan mmepengaruhi semangat dan konsentrasi dalam pekerjaan. Suasana kerja yang ditata dengan maksimal tentunya akan memberikan hasil pekerjaan yang maksimal juga.

Umumnya kelengkapan utama furnitur yang diperlukan di ruang kerja adalah satu buah meja dan kursi kerja. Bila dipandang perlu bisa ditambahkan jenis dan jumlah furnitur  tertentu sesuai kebutuhan yang berhubungan dengan jenis pekerjaan pengguna serta luas ruang yang tersedia. Furnitur tambahan yang biasa dijumpai  di ruang kerja  adalah tempat menyimpan buku, dapat berupa lemari, rak, atau ambalan dengan ukuran sesuai kebutuhan.

Kursi kerja disebut juga posture chair karena didesain dengan pendekatan pada posisi orang duduk dengan kondisi bekerja. Kursi kerja yang nyaman harus memiliki sandaran punggung yang cukup. Untuk meja kerja tinggi 70-75 cm, lebar minimal 50 cm dan panjang maksimal 60 cm dianggap cukup untuk mendukung terlaksananya pekerjaan secara optimal. Meja kerja biasanya dilengkapi dengan fasilitas tambahan berupa tempat penyimpanan seperti laci, rak  maupun sarana lainnya.

Pilih Shower Box atau Tirai?

Anda bisa memilih area kering dengan area basah di kamar mandi yang sesuai dengan budget anda. Pada saat ini orang banyak membuat kamar mandi 2 area yaitu basah (untuk mandi) dan kering (untuk kloset dan wastafel). Pada kamar mandi seperti ini kloset dan wastafel tidak terguyur air pada saat mandi. Untuk kamar mandi semi kering seperti ini anda membutuhkan pemisah . Pilihan paling ekonomis adalah tirai. Kelemahannya adalah kurang bisa menahan percikan air  ke luar area basah. Selain itu tirai juga sering berjamur hingga lama kelamaan bernoda hitam.

Bila budget anda mencukupi, anda bisa menggunakan shower box untuk area basah. Shower box adalah kotak yang terbuat dari kaca  biasanya berukuran 90 cm x 90 cm  dengan tinggi 2 meter. Saat ini banyak variasi bentuk dan model shower box, ada yang terbuat dari kaca bening maupun kaca buram . Untuk mewadahi air hasil guyuran dari shower dan mencegah air merembes ke luar, bagian bawah shower box dilengkapi alas yang disebut shower tray. Biasanya terbuat dari bahan fiber  dan berbentuk seperti mangkok. Pda shower tray ini juga ditanamkan saluran pembuangan.  Agar tidak licin permukaannya dibuat tekstur. Bila tidak menyukai shower box anda bisa membuat sendiri pintu kaca yang dipasang pada dinding. Tetapi bila anda ingin lebih privat dalam pembatas area maka pilihlag pembatas solid seprti dinding.  Sedang bila anda menggunakan kaca maka kamar mandi akan tampak lebih luas. Kaca kamar mandi sebaiknya menggunakan ketebalan 1 cm , karena jika terlalu tipis dikawatirkan mudah pecah.

Membuat Bukaan Ruang

Membuat Bukaan Ruang – Dengan menggunakan asumsi bahwa desain fasade memiliki posisi yang sangat penting dalam proses perancangan, produk fasade sebaiknya dibuat berdasarkan hasil kompromi dengan organisasi ruang dalam di baliknya. Maka untuk menentukan bukaan ruang pada fasade hendaknya dipertimbangkan juga fungsi ruang serta semua aktifitas yang akan berlangsung di dalamnya.

Keberadaan bukaan ruang (pintu, jendela, BV dan asesories) dalam sebuah rumah memang mutlak diperlukan. Namun demikian untuk membuat fasade selain harus mempertimbangkan organisasi ruang dalam di baliknya juga harus mempertimbangkan proporsi solid dan void fasade secara keseluruhan. Upayakan agar peletakan bukaan ruamg dapat mengoptimalkan desain fasade sekaligus view yang diinginkan penghuni.

Teknik pengolahan dinding dengan cara melubangi pada bagian tertentu memang identik dengan membuat bukaan. Namun ada perbedaan karena pada teknik tersebut dinding yang dilubangi tidak harus tembus. teknik melubangi dinding dibedakan menjadi dua yaitu : tembus dinding dan tidak tembus. Teknik ini dapat diaplikasikan sesuai dengan gaya arsitektur dan tuntutan karakter desain. Sedang teknik untuk melubangi dinding memang digunakan untuk mengekspos ruang atau are di baliknya.

 

Teknik Memperbarui Furnitur

Teknik Memperbarui Furnitur – Ada beberapa teknik  poles ulang furnitur  yang bisa anda coba di rumah :

* White wash : teknik ini memberikan kesan rastik lewat serat kayu pada furnitur. Caranya sikat permukaan furnitur kayu dengan sikat besi yang halus untuk mengeluarkan serat kayu. kemudian cat permukaan kayu dengan cat putih menggunakan kuas maupun alat penyemprot tipis saja.

* Decoupage : teknik ini akan memberikan corak baru pada furnitur  lama anda. Bukan cuma furnitur teknik decoupage juga cantik bila diaplikasikan pada benda dekoratif seperti tempat tisue, talenan hiasan, dan lain-lain. Caranya siap tisue atau kertas bermotif kemudian tempelkan ke permukaan furnitur. Setelah lem mengering lapisi permukaan furnitur  dengan vernis atau pelapis khusus decoupage. Biarkan mengering dan furnitur siap dipajang.

* Masking tape dan stiker : cara ini mudah sekali anda cukup tutup beberapa bagian furnitur dengan isolasi khusus masking tape. Jangan lupa buatlah pola yang menarik ketika memasang masking tape misalnya zigzag. kemudian cat permukaan furnitur dan lepas masking tape setelah cat mengering. Selain itu anda juga bisa memasang stiker khusus untuk furnitur . Anda bisa mengubah warna furnitur warna furnitur maupun memberikan corak yang unik pada furnitur tanpa repot mengecat ulang. Warna dan corak pun bisa diganti dengan mudah cukup lepas stiker yang baru.

Wastafel Berlemari Lebih Rapi

Wastafel Berlemari Lebih Rapi – Bila kamar mandi anda dilengkapi wastafel, mungkin anda perlu mempertimbangkan untuk mengganti elemen ini bila yang lama sudah tidak indah lagi. Bila sebelumnya tidak ada wastafel anda bisa sekaligus memasang wastafel saat renovasi. Benda ini berfungsi sebagai tempat mencuci tangan, menggosok gigi  atau bercukur, karena biasa dilengkapi cermin di atasnya sehingga orang juga biasa berhias di area ini. Ada keuntungan wastafel di kamar mandi daripada di luar kamar mandi. Area wastafel cenderung basah oleh cipratan air  sedang kalau wastafel di kamar mandi anda tak perlu khawatir dengan area basah atau tumpahan sabun. Tetapi wastafel di luar kamar mandi juga ada baiknya karena si pengguna tak perlu lagi antre bila hendak sekedar cuci tangan. Karena ada plus minusnya maka pertimbangkan dulu apa yang benar-benar anda inginkan.

Pemilihan desain wastafel sebaiknya disesuaikan  dengan ukuran dan tema kamar mandi. Untuk kamar mandi mungil idealnya memakai wastafel gantung karena memiliki bentuk yang simpel. Sedang untuk kamar mandi yang cukup luas anda bisa memakai wastafel yang dilengkapi lemari. namun untuk kamar mandi mungil dan membutuhkan lemari disarankan agar menggunakan wastafel dengan semi countertop yang dilengkapi meja penyangga  di bawahnya. Bentuknyapun disarankan bulat atau oval karena tidak memakan tempat.  Namun bila kamar mandi besar wastafel berbentuk kotak menjadi pilihan tepat sebagai fokal point  di kamar mandi.

Untuk material pilihlah yang berkualitas baik dan tahan lama. Bahan keramik adalah yang paling baik karena kokoh dan mudah dibersihkan. Sedang untuk meja wastafelnya ada pilihan bahan granit, keramik atau kayu. Untuk warna biasanya orang menggunakan warna putih. Sedang untuk posisi wastafel sendiri  sebaiknya ditempatkan di dekat pintu kamar mandi. Namun perhatikan juga keberadaan pintu dan posisi pintu saat dibuka atau ditutup. Jangan sampai lokasi wastafel menghalangi pintu masuk dan keluar.

Prasyarat Membuat Beranda yang Efektif

Prasyarat Membuat Beranda yang Efektif – Penataan ruang , sesuaikan penataan furnitur dengan besar ruang.  Cara anda menata furnitur di beranda sangat ditentukan oleh luas beranda anda. Perlu anda ingat bahwa sirkulasi di beranda merupakan unsur yang mesti diprioritaskan. Untuk beranda yang tidak terlalu besar, anda mesti pintar menyiasati luas ruang. Perabot dan furnitur sebaiknya ditata sesimpel mungkin. anda juga bisa menggunakan satu furnitur yang diletakkan di sudut beranda.

* Beranda berukuran sedan (4-6 m2 ) memberikan anda sedikit kebebasan untuk menata kursi dan meja. Coba letakkan 4 kursi yang tidak terlalu besar dengan posisi saling berhadapan. Pilih lokasi yang tidak menghalangi jalan menuju pintu masuk. Sementara untuk yang mempunyai beranda luas justru anda akan dituntut membuatnya tidak terlalu kosong.

*Untuk beranda yang luasnya terbatas , anda harus memprioritaskan fungsi beranda sebagai area transisi. Cukup 1 atau 2 kursi untuk area berbincang atau beberapa art work dan pot bunga, sesuaikan dengan kebutuhan anda. Perhitungkan benar jumlah dan ukuran elemen pelengkapnya. Gunakan secukupnya. Begitu juga elemen tanaman dalam pot pilih yang berukuran mungil seperti suplir, mawar atau kaktus. jangan memaksakan meletakkan furnitur atau hiasan di beranda anda jika anda tidak ingin mengalami kesulitan saat memasuki rumah.

Nah selamat mencoba..

Menata Furnitur Di Kamar Mandi

Menata Furnitur Di Kamar Mandi - Kamar mandi adalah ruang yang dipakai untuk aktivitas yang berhubungan dengan kebersihan tubuh manusia. Untuk itu kebersihan kamar mandi harus menjadi prioritas utama. Peletakan furnitur juga  perlu mendapat perhatian untuk menunjang kegiatan tersebut.  Kelengkapan furnitur sebuah ruang kamar mandi tak selalu seragam. Hal ini terkait juga  dengan luas ruang yang tersedia. Jika memungkinkan dapat ditempatkan lemari  atau rak yang cukup besar untuk menampung segala kelengkapan kamar mandi. Namun jika luasan yang ada terbatas dapat ditempatkan ambalan atau lemari kecil di bawah wastafel.

Biasanya furnitur dalam kamar mandi berupa  lemari kecil yang diletakkan di bawah wastafel  untuk menghemat ruang. Untuk mempercantik kamar mandi  desain lemari dibuat cantik dan fungsional sehingga semua keperluan mandi tertata dengan rapi.  Ukuran lemari minimal disesuaikan dengan ukuran wastafel terkecil yakni lebar 40 cm panjang 60 cm dan tinggi sekitar 80 cm. Ukuran furnitur di kamar mandi ini dapat disesuaikan dengan besarnya ruangan. Buatlah lemari agak menonjol untuk menghadirkan kesan berbeda dan menarik dengan bentuk yang simpel minimalis. Bagian  atas selain wastafel dapat dimanfaatkan untuk meletakkan pajangan yang berhubungan dengan  perlengkapan mandi.

Desain Rumah Yang Awet

Desain Rumah Yang Awet - * Membuat desain tampak sebuah rumah sebaiknya berkonsultasi dengan seseorang yang memang ahli di bidang desain tampak yang disesuaikan dengan selera  penghuni rumah. Umumnya bila desain tampak mengikuti model yang sedang digemari, maka daya tahannya tidak akan lama. Akibatnya dalam kurun waktu yang pendek desain tersebut sudah ketinggalan zaman.  Rencanakan rumah yang mempunyai karakter diri anda dan mempunyai desain tampak yang tahan lama.

* Buat desain dapur sesuai kebutuhan

* Kurangi sekat antar ruang, usahakan sekat dalam rumah dibuat seminimal mungkin

* Lakukan penghematan dengan bata ekspos, jika menggunakan bata merah untuk bahan dinding sebaiknya digunakan bata ekspos agar biaya dapat diminimalisir. Dengan bata ekspos dinding tidak perlu diplester. Selain itu penampilannya memiliki keteraturan dan menambah artistik suasana. Agar terlihat indah sebaiknya bata ekspos dilapisi pelitur.

* Gunakan atap pelana untuk berhemat.

* Gunakan plafon ekspos

* Gunakan pagar tanaman, selain mempercantik taman juga ramah lingkungan. Akan tetapi dari segi keamanan pagar tanaman tidak seaman pagar tembok dan besi. Sehingga pagar ini disarankan bagi anda yang tinggal di lingkungan yang aman seperti perumahan.

* Lakukan pengolahan dinding semen

* Gunakan pot gantung agar hemat lahan, karena selain praktis juga mudah dipindah-pindahkan.

Menyiasati Ruang Tamu

Menyiasati Ruang Tamu – Untuk ruang tamu sebenarnya area yang diperlukan tidak perlu terlalu besar. Cukup sediakan area setidaknya seluas 3 meter persegi, selebihnya lakukan penyiasatan ruang seperti berikut :

* Cat seluruh dinding dengan warna putih. Fungsinya adalah untuk memantulkan cahaya sebanyak mungkin sehingga ruangan lebih terang dan terasa lapang.

* Buat bukaan berukuran besar yang menghadap langsung  ke luar. Hal ini untuk memperluas pandangan manusia meskipun dalam ruangan sempit serta untuk memasukkan cahaya matahari sebanyak-banyaknya.

* Tempatkan cermin di seberang jendela . Cahaya yang masuk akan tergandakan serta matapun akan tertipu  dengan keberadaan ruang imajiner

* Tinggikan plafon. Untuk menjaga agar tetap berkesan hangat dan ramah. Pilih material kayu untuk plafon. Bisa juga ditambahkan lampu gantung berbentuk kurus memanjang.

* Tempatkan furnitur merapat pada dinding . Hal ini untuk menyediakan “ruang kosong”  sehingga tak terasa sumpek.

* Pilih furnitur yang berwarna senada dengan dinding . Fungsinya untuk menghilangkan garis batas yang tegas antara keduanya sehingga menimbulkan suatu kesatuan dalam ruangan

Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek