Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek

Pasca Gempa, Ini Indikasi Fisik Bangunan Yang Harus Diperhatikan

kondisi-fisik-bangunan-pasca-gempa

Indonesia termasuk negara dengan intensitas gempa cukup tinggi. Karenanya saat akan membuat bangunan atau rumah, struktur bangunan tahan gempa cukup perlu diperhatikan. Tujuannya agar bangunan tidak mudah roboh, serta untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan akibat gempa. Namun tak cukup hanya struktur dan konsep bangunan tahan gempa saja yang perlu diperhatikan, ternyata indikasi fisik bangunan pasca gempa terjadi juga tak kalah penting untuk diperhatikan lho!

Untuk Indikasi Fisik Bangunan Pasca Gempa Itu Harus Cek Kolomnya

Jika ingin melihat kondisi bangunan setelah terjadinya gempa, maka kolom atau tiang bangunan, termasuk salah satu indikasi fisik pertama yang harus kalian perhatikan. Jika kondisi atau bentuknya tidak ada yang berubah, maka kemungkinan tak ada masalah pada bangunan akibat gempa.

Namun jika ada retakan atau rekahan, maka kalian harus perhatikan dengan lebih teliti. Jika retakan tersebut hanya berada di permukaan, maka kemungkinan yang rusak hanya bagian finishing-nya saja. Namun jika retakan atau rekahan pada strukturnya tersebut besarnya lebih dari 5 mm, atau beberapa bagian terutama pada sambungan kolom dan balok tampak tertekuk dan bentuknya berubah, maka itu artinya indikasi fisik bangunan tak lagi aman untuk ditempati kembali.

Perhatikan Bagian Balok Bangunan

Umumnya unsur atau bagian struktur balok, berada melintang di atas kolom dan saling menghubungkan antara satu kolom dengan kolom lainnya.

Perhatikan jika terdapat retakan atau kondisinya ada yang berubah. Mengingat kerusakan balok termasuk salah satu ancaman yang berbahaya karena efeknya bisa membuat bangunan langsung roboh. Pastikan sambungan antara balok dan kolom bangunan, tetap berada dalam kondisi baik dengan tidak adanya retakan, pergeseran tumpuan atau perubahan bentuk setelah terjadinya gempa.

Kondisi Fondasi Bangunan Pasca Gempa Tak Kalah Penting

Pengecekan indikasi fisik fondasi bangunan pasca terjadinya gempa bisa kalian lakukan melalui permukaan lantai. Misalnya jika ada permukaan lantai yang tampak berubah seperti ambles atau pecah karena efek permukaan lantai yang meletup, artinya kondisi fondasi bangunan ada kemungkinan telah berubah nih. Jika hal ini terjadi, ada baiknya kalian kembali berkonsultasi kepada para ahli.

Atap, Juga Salah Satu Komponen Bangunan Yang Harus Dicek

Memperhatikan kondisi atap bangunan, umumnya tak lepas dari kondisi kolom dan balok bangunan. Mengingat jika kondisi kedua elemen tersebut tetap baik, maka kemungkinan kondisi atap bangunan pun tak memiliki masalah. Namun jika struktur rangka atap (kuda-kuda, gording, usuk) sebagian besar ikatan komponennya lepas atau bergeser, maka itu jadi indikasi fisik bangunan pasca gempa yang tak lagi baik dan tidak aman untuk ditempati.

Langit-langit atau plafon bangunan, juga termasuk dari bagian atap yang wajib kalian perhatikan ya. Karena retakan pada bagian langit-langit bisa membuat bangunan jadi mudah runtuh.

Bangunan Tampak Miring?

Jika setelah terjadinya gempa kondisi bangunan jadi tampak miring atau condong ke sisi kanan atau kiri, maka kalian tak boleh mengabaikannya. Baik itu pada bangunan bertingkat atau bangunan satu lantai. Karena jika itu terjadi, artinya kondisi bangunan sudah tidak lagi aman untuk ditempati.

Selain kondisi-kondisi fisik tersebut, kalian juga tak boleh lupa untuk memastikan kondisi sambungan kusen pintu dan jendela rumah dalam keadaan baik. Jika kalian memiliki rumah bertingkat, sambungan antara lantai dengan tangga juga harus dipastikan dalam keadaan baik. Secara keseluruhan, bagian-bagian rumah seperti kanopi, lemari, lampu dan lain-lain ada baiknya juga dipastikan aman ya.

2 Responses to Pasca Gempa, Ini Indikasi Fisik Bangunan Yang Harus Diperhatikan

  1. Info yang bermanfaat, kunjungi website kami juga di https://aik.co.id/

  2. Info yang bermanfaat, kunjungi website kami juga di https://jasakontraktor-architectjogja.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ one = 3

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek