Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek

Menciptakan Dapur Ramah Lingkungan

Pada  saat proses mendesain rumah, mulailah dengan konsep rumah hemat energi. Artinya lebih banyak memanfaatkan pengudaraan alami dan pencahayaan alami dengan tidak bergantung sepenuhnya pada AC dan lampu, terutama area dapur yang membutuhkan cahaya alami dan sirkulasi udara berlimpah.

Manfaat cahaya matahari secara cermat sebagai sumber listrik  yang diperlukan adalah terangnya sedangkan panasnya harus dihindari. Rancanakan jendela kaca berkanopi  (memiliki sun shading) di dapur dan ruang lainnya sehingga terpaan langsung cahaya matahari dapat diminimalkan. Bentuk sun shading ada yang vertikal dan ada yang horisontal. Pemanfaatan keduanya harus disesuaikan dengan posisi jendela, apakah menghadap timur-barat atau selatan – utara.

Untuk memanfaatkan udara alami perlu diperhatikan arah angin. Agar udara di dalam dapur dapat mengalir maka harus ada lubang ventilasi pada arah tegak lurus datangnya angin. Jika sejajar dengan arah angin maka sedikit sekali kemungkinan angin akan masuk ke ruang dapur.

Selain faktor perencanaan yang menyangkut ruang fisik, dapur juga harus memperhitungkan alur kegiatan yang ramah lingkungan, misalnya mengeset arus air keluar agar tidak banyak yang terbuang . Selain itu tata letak perlengkapan dapur juga harus diatur supaya mumudahkan pemilahan jenis sampah sisa bahan makanan yang dimasak. Begitu pula dengan penggunaan peralatan listrik sebisa mungkin gunakan hanya yang perlu-perlu saja agar konsumsi listrik dapat dihemat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


two + 2 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek