Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek

Menata Koridor

Dalam sebuah rumah kadang kita menjumpai banyak lorong atau koridor sebagai jalur penghubung antara ruang satu  dengan yang lain. Koridor yang berfungsi sebagai jalur  sirkulasi ini kerap terabaikan atau tidak mendapat sentuhan desain sama sekali. Walaupun bukan ruang utama koridor  layak mendapatkan sentuhan desain yang apik. Anda bisa menambahkan pintu kaca sebagai penghubung.

Sedang koridor yang terlebatk di bagian luar bangunan menempel pada tembok terluar , anda bisa mendesain dengan semi terbuka. Untuk penutup atap bisa dipakai bilah-bilah kayu yang disusun menyerupai kisi-kisi. Atap yang tidak tertutup ini memungkinkan tumbuhnya rumput sebagai alas koridor. Petak-petak batu kali sebagai jalan setapak yang mengarahkan jalur sirkulasi ke garasi ataupun ke arah sebaliknya  yaitu dapur. Tak hanya atas dan bawah saja yang diperlakukan istimewa, bidang dinding yang membentuk koridorpun bisa diperhatikan dengan cermat. Dua jenis perlakuan diterapkan  pada tembok koridor. Yang pertama dinding semen ekspos yang diberi tekstur dari hasil teknik kamprot yaitu melemparkan campuran semen ke permukaan dinding yang akan dilapis. Dinding lain berupa bata ekspos yang disusun membentuk pola tertentu.

Terbukti koridor yang bagi sebagian orang dianggap tempat lewat biasa bisa tampil dengan menarik . jauh dari kesan gelap dan sempit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


four + 2 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek