Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek

Gaya Bangunan Dalam Dasar Perancangan Fasad

Gaya Bangunan Dalam Dasar Perancangan Fasad

Gaya Bangunan Dalam Dasar Perancangan Fasad – Sebelum memulai mendesain fasad, tentukan terlebih dahulu gaya bangunan yang akan dipakai. Ada tiga gaya bangunan yang umum dipakai di Indonesia. yaitu minimalis, gaya klasik, gaya etnik. Dari ketiga gaya tersebut kemudian berkembang menjadi gaya-gaya turunan seperti gaya minimalis tropis, gaya klasik mediterania, gaya etnik jawa, bali, betawi dan sebagainya. Untuk rumah ala real estate gaya minimalis dan gaya klasik menjadi pilihan favorit. Terkadang ada pula yang menggabungkan menjadi gaya elektik (paduan dua gaya).

Gaya klasik banyak dipengaruhi oleh langgam arsitektur eropa pada masa lalu. Karakternya megah, mewah elegan dan banyak tampilan  berkesan sangat resmi. Gaya ini diaplikasikan melalui suatu permainan komposisi rumah yang cenderung simetris. Pada bagian tengah biasanya terdapat dua buah pilar . Untuk rumah dua lantai pilar ini akan menerus hingga lantai atas. Di belakang pilar lantai satu diletakkan teras  sedangkan di belakang pilar lantai dua terdapat balkon. Rumah bergaya klasik umumnya memiliki beberapa balkon sekaligus dalam satu muka.

Cirikhas gaya klasik lainnya terdapat detail yang cenderung memakai bentukan-bentukan lengkung seperti pada jendela, pintu, railing balkon, gapura, teras dan lain-lain. Kedinamisan rumah muncul pada penggunaan detail  ornamen  berupa profil pada bagian lis serta ornamen ukir pada bagian ujung  dan pangkal pilar beton. Atap bangunan klasik rata-rata berbentuk limasan.

Ragam gaya berikutnya yang berkembang adalah mediterania dan minimalis. gaya minimalis mengadopsi langgam arsitektur post modern.  Dengan meminimalkan penggunaan detail-detail dan bermain di kotak-kotak dan garis yang sangat kaku, sederhana tetapi mampu menampilkan karakter yang sangat kuat. Dalam langgam aslinya  rumah minimalis selalu identik  dengan atap datar sehingga massa bangunan keseluruhannya membentuk  box house. Namun aplikasi atap datar di Indonesia kurang diminati karena kurang cocok dengan kondisi iklim tropis. Dari sini kemudian muncul gaya minimalis tropis yaitu gaya minimalis yang memadukan antara langgam arsitektur minimalis  dengan prinsip-prinsip desain bangunan tropis. hasilnya  bidang-bidang kotakpun berpadu dengan atap miring serta kanopi lebar  khas bangunan tropis. Gaya Bangunan Dalam Dasar Perancangan Fasad

2 Responses to Gaya Bangunan Dalam Dasar Perancangan Fasad

  1. [...] fasad juga harus diperhatikan karena akan berhubungan dengan denahnya. Dinding luar dari ruang-ruang [...]

  2. Lia Aulia Susanti says:

    Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai seni
    Sungguh mengisnpirasi untuk orang-orang yang memiliki jiwa seni desain untuk para arsitek.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Arsitektur yang bisa anda kunjungi di Arsitektur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ two = 8

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Jasa Desain dan Bangun Rumah Arsitek